Kursus Makeup Glamour Party Workshop Sehari with Reza Azru


Glamour Party Make Up Workshop dan Kursus sehari bersama Makeup Artist Reza Azru

Glamour Party Make up Workshop with Reza Azru

Bagaimana mendapatkan hasil makeup yang glamour untuk ke pesta tanpa terlihat medok. Dibimbing secara ekslusif oleh Reza Azru. Tempat terbatas hanya untuk 30 Orang. Tempat duduk berdasarkan nomor pendaftaran.

Materi : Blending Foundation, Contouring, Perfect Brows, Bleding Eye Shadow, Lipstick Application.

Peserta wajib membawa model sendiri, makeup tool dan bulu mata.

Kursus seminar workshop diadakan di Jakarta Design Center – Slipi Lantai 6, Lotus 3 pada hari Jumat, 23 September 2016 (09:00 – 17:00)

Kisah dr Roebiono Kertopati Si Genuis Pembuat Sandi Untuk Lawan Belanda


Kesuksesan pembuatan sistem sandi tak lepas dari sosok dr Roebiono Kertopati. Ia ditunjuk langsung oleh Menteri Pertahanan Amir Sjarifoeddin untuk membuat sistem sandi. Ia dipilih meski tak memiliki latar belakang pendidikan formal di bidang persandian.

Tak banyak cerita yang mengungkap mengenai orang yang juga pernah menjadi dokter pribadi Presiden Soekarno ini. Namun, buku “Konsep Naskah Sejarah Persandian di Indonesia” yang ditulis oleh Tim Penulisan Sejarah Persandian Indonesia terbitan Jakarta 1986 menyebutkan, kecakapannya di dunia intelijen tak diperoleh melalui pendidikan formal, pun kemampuannya dalam menyusun sandi.

Semuanya berdasar pada pengalaman pribadi Roebiono saat bertugas sebagai dokter. “Memang tidak banyak referensi mengenai dr Roebiono, mungkin terkait dengan posisinya yang berkaitan dengan rahasia negara,” kata Tampil Chandra Noor Gultom, Subbag Infomed-Bagian Humas dan Kerja sama Museum Sandi, kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Roebiono lahir dari keluarga ningrat Raden Ngabehi Soewardjo Kertopati pada tanggal 11 Maret 1914. Ia telah memiliki keinginan besar untuk menjadi dokter sehingga melanjutkan belajar kedokteran di NIAS, Surabaya. Kariernya sebagai dokter dimulai pada tahun 1941 dengan bekerja sebagai dokter di GOW Indisch Arts.

Lalu ia kemudian pindah bekerja di Sydney, Australia, ia bertugas sebagai tenaga medis pada Allied Intelligence Bureau. Sedikit demi sedikit Roebiono bersentuhan dengan dunia intelijen. Ia banyak bertemu dengan orang-orang yang sedang melaksanakan operasi yang bersifat rahasia. Beberapa di antaranya bahkan menceritakan kepada Roebiono mengenai operasi yang mereka lakukan.

Hal itu membuat pengetahuannya mengenai intelijen makin banyak. Tampaknya itu cukup menjadi dasar bagi Menteri Pertahanan Amir Sjarifoeddin untuk menunjuk dr Roebiono untuk menyusun sebuah sistem sandi. Namun, sebenarnya pengetahuan dr Roebiono mengenai sandi masih minim. Meski begitu, ia tetap menerima penugasan yang diberikan kepadanya.

Hingga akhirnya dengan penuh ketelitian disusun sebuah buku sandi bernama Buku Code C yang berisi sekitar 10.000 kata termasuk tanda baca, awalan, dan akhiran, penamaan, serta bentuk lain yang dijumpai dalam teks berita. Sistem kode yang dipakai adalah sistem kode angka. Sistem kode ini berupa bilangan-bilangan yang dipakai sebagai penjumlah dari kode yang telah ada. Angka dari nol sampai sembilan dan pemakaiannya sebagai penjumlah dapat ditentukan sesuka pemakai.

Sistem yang dibuat Roebiono ini termasuk sebagai sistem yang kuat dan dikenal sebagai sistem double encipherment. “Ia adalah jenius yang dimiliki oleh Indonesia. Kepintarannya tak diragukan lagi, ia menguasai empat bahasa serta mampu menulis dengan dua tangan dalam waktu bersamaan,” imbuh Tampil. Roebiono dikenal sebagai pendiri Dinas Kode pada Kementerian Pertahanan Bagian B yang berubah menjadi Jawatan Sandi dan sekarang menjadi Lembaga Sandi Negara.

Ia menjabat sebagai Ketua Lembaga Sandi negara selama 38 tahun sejak pertama kali berdiri tanggal 4 April 1946. Roebiono dianggap paling mampu mengelola persandian di Indonesia dan menjadi penentu kebijaksanaan persandian Indonesia. Pada tanggal 23 Juli 1984, Roebiono meninggal dunia karena sakit. Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Semasa hidupnya, ia telah mendapat 11 bintang jasa dari Pemerintah Indonesia.

Kemerdekaan Indonesia memang sudah dikumandangkan pada 17 Agustus 1945. Namun situasi di dalam negeri masih carut marut. Apalagi Belanda masih terus berusaha mengambil alih Republik sepanjang tahun 1946-1949. Di masa genting ini, pemerintahan yang sudah terbentuk merasa perlu menjaga informasi rahasia dari musuh.

“Indonesia merasa tidak aman, apalagi ada beberapa informasi yang bocor,” kata Tampil Chandra Noor Gultom, Subbag Infomed-Bagian Humas dan Kerja sama Museum Sandi. Saat itu Indonesia yang baru merdeka belum memiliki sistem pengamanan informasi yang baik. Termasuk soal belum adanya sistem sandi yang mampu mengamankan informasi yang bersifat rahasia. Tampil menjelaskan, Indonesia memang telah memiliki sistem persandian. Namun, itu dikelola oleh masing-masing kementerian.

Sistem persandian yang digunakan untuk menyembunyikan informasi itu pun masih sangat sederhana dan sama sekali tidak didukung dengan pengetahuan mengenai kriptologi. “Jika kurir tertangkap, Belanda dengan mudah memecahkan sandi-sandi tersebut,” terang Tampil. Informasi yang dibawa kurir berisi perintah-perintah untuk melaksanakan suatu operasi. Jika sampai terpecahkan, operasi bisa gagal

Kondisi yang mendesak untuk mengamankan informasi ini membuat Menteri Pertahanan saat itu Amir Syarifoeddin meminta Dr. Roebiono Kertopati untuk membuat sistem sandi atau kode yang akan digunakan oleh seluruh kementerian. Dr. Roebiono dipilih karena telah memiliki beberapa pengalaman di bidang intelijen. Kepintarannya tak diragukan lagi. Ia menguasai empat bahasa serta mampu menulis dengan dua tangan dalam waktu bersamaan.

Buku Konsep Naskah Sejarah Persandian di Indonesia terbitan Jakarta 1986 menyebut bahwa sistem sandi bikinan Dr Roebiono dapat dikategorikan sebagai sistem yang kuat. Dibutuhkan sebuah buku acuan untuk membaca sandi-sandi tersebut. Roebiono menulis Buku Kode C, berisi 10.000 kata termasuk tanda baca, awalan dan akhiran, penamaan serta bentuk lain yang dijumpai dalam teks berita.

Buku yang kemudian digandakan sebanyak 6 eksemplar tersebut yang menjadi acuan dalam pembuatan dan pembacaan sandi. Sandi akan sulit terpecahkan, kecuali Buku Code C jatuh ke tangan musuh. Kesuksesan pembuatan sandi ini akhirnya berhasil menghubungkan informasi rahasia di wilayah kedaulatan Indonesia serta delegasi Indonesia di berbagai negara.

Ikan Hiu Tertua Berumur 211 Tahun Yang Sudah Buta Ditemukan Di Greenland


Seekor hiu besar dan memiliki mata hampir buta yang hidup di perairan dingin Atlantik utara kini ditetapkan oleh para ilmuwan sebagai hewan vertebrata tertua di dunia yang masih hidup. Jenis Hiu Greenland (Somnious microcephalus) itu diperkirakan berusia 272 tahun. Para ilmuwan meyakini, umur hiu itu bisa mencapai 500 tahun.

Dengan umur tersebut, hiu tersebut lahir sejak abad pertama penjajahan Belanda di Indonesia, lahir pada tahun yang sama dengan surat kabar Bataviasche Nouvelles yang menandai awal sejarah pers di Indonesia. Usia hiu tersebut melebihi usia seekor paus bowhead (Balena mysticetus) yang berusia 211 tahun dan ikan Koi betina bernama Hanako yang sebelumnya diyakini sebagai vertebrata tertua, berusia 226 tahun.

Peter Bushnell, ahli fisiologi kelautan yang juga meneliti hiu itu, mengatakan, para ilmuwan kelautan sudah mengetahui bahwa hiu Greenland memiliki umur yang panjang. Hiu Greenland dalam penelitian ini punya panjang 6 meter. Para peneliti percaya, hiu itu bisa tumbuh lebih panjang lagi. Studi pada tahun 1963 mengungkap bahwa hiu Greenland tumbuh hanya 1 cm per tahun.

“Hiu Greenland memiliki tubuh yang sangat besar tetapi tumbuh dengan lambat. Ini menandakan bahwa mereka memiliki usia hidup yang panjang,” kata Bushnell. Pengukuran usia dalam riset ini dilakukan dengan level radiokarbon-14 pada lensa mata hiu. Pengukuran merefleksikan level radiokarbon-14 di lautan ketika lensa mata tersebut terbentuk.

Pengukuran pada rentang waktu 2010-2013 terhadap 28 spesies hiu Greenland betina mengungkap bahwa hiu terbesar dengan panjang 5,02 meter dari sejumlah 28 hiu tersebut memiliki usia antara 272 dan 512 tahun.

Apa rahasia umur panjang hiu itu? Bushnel seperti dikutip Nature pada 11 Agustus 2016 lalu mengungkapkan bahwa itu terkait energi dan lingkungan.

“Usia panjang hiu Greenland itu kemungkinan disebabkan karena spesies tersebut mengeluarkan jumlah energi yang sangat sedikit berkat suhu tubuhnya yang dingin dan ukurannya yang besar,” ujar Bushnell.

Fakta Menarik Seputar Bunglon Jika Dimasukan Dalam Ruangan Penuh Cermin


Bunglon sudah lama dikenal sebagai si jago menyamar, dengan kemampuannya berubah warna kulit sesuai situasi dan kondisi di sekitarnya. Kemampuan kamuflase bunglon menarik minat para ilmuwan untuk meneliti hewan tersebut. Di antara pertanyaan-pertanyaan tentang bunglon, ada satu yang unik dan menggelitik: apa warna bunglon jika berada di dalam ruangan penuh cermin?

Bunglon jantan. “Warna bunglon bukan sekedar untuk kamuflase,” kata Eli Greenbaum, ahli genetik evolusioner Universitas Texas di El Paso. Warna tersebut juga berubah seiring perubahan suhu atau emosi. Bunglon jantan menjadi emosional ketika mereka melihat pejantan lain yang berpotensi menjadi saingannya di habitat atau dalam perebutan betina.

“Bunglon jantan, dalam banyak kasus, akan berubah warna dalam sekejap sebagai respon ketika ia melihat pejantan lain, termasuk ketika melihat pantulan bayangannya di cermin,” kata Daniel F. Hughes, peneliti di lab Greenbaum. Bunglon jantan yang melihat “saingannya” dalam cermin akan berubah warna dari hijau menjadi kuning, oranye, atau bahkan merah. Demikian ungkap Michel C. Milinkovitch, ahli biofisika di Universitas Jenewa.

Bagaimana kulit bunglon jantan bisa berubah warna?

Para ilmuwan berpikir bahwa sel pembawa pigmen di permukaan kulit bunglon mengontrol perubahan warna tersebut. Sementara ruang di antara nanokristal dalam lapisan kulit yang lain berfungsi memantulkan cahaya secara berbeda.

Ketika bunglon dalam kondisi tenang, nanokristal-nanokristal tersebut saling berdekatan dan memantulkan warna biru dan hijau, yang membuat warna kulit reptil tersebut berwarna hijau.

Ketika merasa terganggu, ruang antar nanokristal meluas. Hal ini menyebabkan lebih banyak cahaya dengan panjang gelombang lebih besar, seperti merah cerah dan oranye dapat dipantulkan, dan membuatnya tampak mencolok bagi kompetitor.

Pejantan yang dikalahkan akan berubah warna menjadi lebih gelap, yang bisa diartikan sebagai “Tolong tinggalkan aku sendiri”, menurut studi yang dilakukan oleh tim ilmuwan Arizona State University. Ini adalah kemampuan penting, mengingat bahwa reptil lamban ini akan kesulitan untuk melarikan diri.

Bunglon betina

Lantas, apa yang terjadi jika bunglon betina ditempatkan dalam ruangan penuh cermin?

“Bunglon betina mengubah warna kulit untuk mengkomunikasikan status seksual mereka pada para pejantan,” ujar Hughes. Bunglon mediterania betina, contohnya, menampilkan warna kuning sebagai sinyal penerimaan ajakan kawin, menurut studi pada 1998.

Sinyal sosial bunglon betina mungkin lebih sedikit karena mereka memilih, sedangkan para pejantan berkompetisi agar bisa dipilih.

Ketika bunglon betina menatap pantulan bayangan dirinya, reaksinya kemungkinan lebih halus dibanding reaksi pejantan.

“Komunikasi antar betina pada bunglon secara umum tak begitu dipahami, dan mungkin tampak kurang jelas jika dibandingkan dengan komunikasi antar pejantan,” pungkas Hughes

Ikan Jantan Aneh Yang Bertelur Ditemukan Di Australia


Profesor Tim Berra dari University of Ohio selama ini giat meneliti ikan-ikan “aneh” di wilayah Australia Utara. Sejak 2001 silam, dia menghabiskan banyak waktunya berburu ikan yang disebut nurseryfish (Kurtus gulliveri) yang terdapat di Sungai Adelaide River di Northern Territory.

Profesor emeritus di bidang evolusi ekologi dan biologi ini menjelajah kawasan Top End di Australia Utara untuk meneliti ikan nurseryfish ini. “Ini merupakan ikan asli yang sangat aneh, jantannya yang membawa telur, yang disimpan di kait yang ada di kepalanya,” kata Prof Berra.

“Tak ada ikan lain di dunia yang seperti ini, hanya hidup di utara Australia dan selatan New Guinea,” katanya. Prof Berra menyebut ikan ini sebagai salah satu jenis paling aneh yang pernah dia lihat. “Saya diundang ke seluruh Amerika Serikat dan dunia untuk memberi kuliah mengenai nurseryfish dan semua orang tercengang dengan keanehan ikan ini dalam banyak hal,” katanya.

“Anatominya aneh, perilakunya aneh, dan kami tak pernah bisa mengakhiri proyek (penelitian) ini sebab semakin kami pelajari, semakin banyak yang kami tahu, semakin banyak (pertanyaan) yang harus diajukan,” ujarnya. Penelitian di Top End terpenting dalam kariernya

Profesor Berra mengatakan, penelitian mengenai nurseryfish di Sungai Adelaide River bukannya tanpa tantangan, tetapi mengakui bahwa hal itu merupakan yang terpenting dalam 45 tahun kariernya sebagai pakar perikanan. “Ada beberapa masalah, seperti adanya buaya air asin besar yang berenang di sungai. Begitu pula arus yang bedanya antara arus kuat dan rendah bisa delapan meter,” katanya.

“Itulah sebabnya ikan ini belum diteliti. Makalah terakhir sebelum saya menelitinya berasal dari tahun 1913. Sejak 2001, kami mulai memublikasikan mengenai ikan ini setelah semakin banyak yang diketahui,” kata Prof Berra. “(Selama) 15 tahun hidup saya, saya fokuskan pada ikan nurseryfish di Darwin. Saya suka dengan petualangan ini,” katanya.

Memancing tanpa air. Ikan nurseryfish mungkin yang paling aneh yang ditemui Profesor Berra. Namun, dia mengakui pengalaman memancing paling aneh yang dilakukannya melibatkan ikan salamander, sekop, dan mobil pemadam. “Ikan salamander di Australia Barat juga aneh dalam arti bahwa mereka hidup di kolam yang kering selama musim panas,” katanya.

“(Saya ingin tahu) di mana ikan-ikan itu ketika tidak ada air? Saya bawa mobil pemadam ke lapangan dan menyirami kolam kering dengan air sebanyak 2.700 liter,” ujarnya.

“Tiba-tiba ada ikan, cukup beri air, kemudian gali dengan sekop,” katanya. “Memancing dengan sekop dan mobil pemadam, sepertinya bukan cara memancing biasa.”

Profesor Berra mengatakan, jika tidak berada di perahunya berburu nurseryfish, dia biasanya turun ke lapangan meneliti kembali kehidupan ilmuwan besar Charles Darwin.

Fenomena Yang Terjadi Pada Otak Manusia Saat Tidur


Mengapa manusia menghabiskan sepertiga waktu hidupnya (8 jam per hari) untuk tidur? Apakah kita makhluk malas? Christoph Nissen, psikiatri dari Universitas Freiburg di Jerman mengungkap bahwa tidur bukan sekadar istirahat dan bukan membuang waktu. Menurut risetnya yang dipublikasikan di Nature Communication pada Selasa (23/8/2016), tidur memberi kesempatan pada otak untuk menata dan mengendapkan memori serta mencegah kejenuhan sinyal.

“Studi ini menunjukkan pada kita bahwa tidur adalah aktivitas otak yang sangat aktif dan bukan buang-buang waktu. Tidur dibutuhkan untuk mendukung fungsi otak yang baik,” jelas Nissen. Hasil penelitian Nissen megonfirmasi hipotesis homeostatis sinapsis yang dikemukakan oleh profesor kedokteran dan tidur dari University of Wisconsin-Madison, Giulio Tononi, pada tahun 2003.

Menurut hipotesis tersebut, saat terbangun, jaringan saraf otak manusia penuh dengan informasi yang harus diproses. Proses tersebut membuat otak jenuh sinyal. Tidur membantu otak manusia mengendapkan informasi dan menata diri sehingga siap digunakan lagi keesokan harinya.

Tidur seperti me-reset otak. Semalam saja manusia bergadang dan kurang tidur, otak akan jenuh sinyal dan kurang siap menerima dan mengirim informasi baru. Hasilnya, bergadang akan membuat manusia kurang konsentrasi, sulit memberikan reaksi dengan cepat, serta sulit menyimpan memori baru.

Diberitakan The Guardian, Selasa (23/8/2016), Nissen memperoleh kesimpulannya tentang manfaat tidur bagi otak dengan meneliti respon 11 laki-laki dan 11 perempuan berusia 19-25 tahun setelah tidur cukup maupun bergadang.

Nissen mengungkap bahwa setelah bergadang, obyek riset punya sinyal saraf lebih rendah untuk menggerakkan otot serta respon neuron yang juga lebih rendah, tanda kesulitan menyimpan memori.

Hasil riset ini membuka peluang baru untuk mengatasi depresi. Alih-alih diatasi dengan anti-depreasan, depresi bisa disembuhkan dengan tidur.

Menanggapi temuan ini, Tononi mengungkapkan bahwa studi ini “elegan dan kuat” serta mengonfirmasi pandangan yang selama ini hanya bisa dibuktikan pada hewan.

Dia pun menegaskan, “Tidur itu penting. Salah satu alasannya adalah memungkinkan otak mempelajari hal baru sekaligus menyimpan dan menata memori yang ada.”

Indonesia Tidak Jadi Dilewati Gerhana Matahari Cincin


Fenomena Gerhana Matahari cincin memang akan terjadi pada Kamis (1/9/2016) besok. Namun, warga Indonesia akan menyaksikan fenomena yang berbeda, berupa Gerhana Matahari sebagian. Jadi, jangan berharap bisa melihat matahari dalam bentuk cincin esok hari.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) lewat keterangan persnya pada Selasa (30/8/2016) menjelaskan bahwa Kamis besok, bulan memang akan berada di antara bumi dan matahari. Kebetulan, bulan juga sedang berada pada salah satu titik terjauhnya dengan bumi atau apogee.

Konfigurasi tersebut secara teoretis memang akan menghasilkan Gerhana Matahari cincin. Namun, seperti halnya Gerhana Matahari lainnya, wilayah yang berpeluang menyaksikan sangat kecil. Hanya wilayah yang berada di bawah naungan umbra bulan atau garis semu gerhana yang akan menyaksikan Gerhana Matahari cincin.

Untuk Kamis besok, wilayah yang berpeluang menyaksikan Gerhana Matahari cincin hanya Samudra Atlantik, Afrika bagian tengah, Madagaskar, dan Samudra Hindia. Situs astronomi Langitselatan menyatakan, lokasi terbaik untuk menyaksikan gerhana besok ialah Tanzania.

Di sana, Gerhana Matahari cincin akan terjadi selama 3 menit 6 detik.

Indonesia sendiri berada di luar garis gerhana. Jadi, Indonesia tidak akan mengalami Gerhana Matahari cincin, tetapi hanya Gerhana Matahari sebagian. Menurut informasi BMKG, Gerhana Matahari sebagian itu akan melintasi 124 kota.

Kota-kota yang berpeluang menyaksikan Gerhana Matahari sebagian besok tersebar di 10 provinsi, yaitu Sumatera Barat bagian selatan, Bengkulu, Sumatera Selatan bagian tenggara, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur bagian barat.

Seberapa spesial Gerhana Matahari sebagian besok? Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, Indonesia sendiri bisa dikatakan berada di wilayah paling luar yang dilintasi gerhana. Jadi, persentase piringan matahari yang tertutup pun sangat kecil.

“Paling besar jika diamati di Ujung Genteng, Sukabumi. Pada saat matahari terbenam (pukul 17.53.27 WIB), persentase piringan matahari yang tertutupi bulan adalah 4,428 persen. Selain di Ujung Genteng, persentasenya lebih kecil dari angka tersebut,” kata peneliti astronomi BMKG, Rukman Nugraha.

Kedua, soal waktu kejadian. Gerhana Matahari besok akan terjadi pada saat senja. Sejumlah kota di Indonesia sebenarnya tak bisa menyaksikan puncak gerhana. Jakarta, misalnya, hanya bisa menyaksikan kontak pertama gerhana pada pukul 17.30 WIB. Puncak gerhana terjadi saat matahari telah tenggelam.

Gerhana yang terjadi saat senja juga menjadi tantangan, apalagi bagi penduduk kota. Komunikator astronomi dari Langitselatan, Avivah Yamani), mengatakan, ketika hampir terbenam, matahari sudah sangat rendah di ufuk. Pengamatan gerhana menjadi sulit.

Tertarik mengamati? Boleh saja. Jangan lupa prinsip umum saat pengamatan gerhana, yaitu selalu memakai alat bantu, seperti kacamata gerhana ataupun pinhole. Karena gerhana besok adalah gerhana sebagian, pengamat harus terus memakai alat bantu sepanjang pengamatan.

Bagi yang ingin menyaksikan Gerhana Matahari cincin, jangan khawatir, ada waktunya bagi Indonesia. Menurut Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat, Sumatera dan Sulawesi akan mengalami Gerhana Matahari cincin pada 26 Desember 2019. Jadi, hanya tiga tahun dari saat ini.