Daftar Negara Yang Warganya Puas Secara Seksual


Situs Alternet melakukan penelitian dari data yang dikumpulkan lewat berbagai penelitian. Lalu, telah disimpulkan 12 negara teratas yang penduduknya memiliki kepuasan tertinggi dalam kehidupan seksual. Secara berurutan, dari nilai tertinggi, berikut adalah negara dengan kepuasan seksual tertinggi:

1. Swiss
Negara ini menuai banyak kontroversi, mulai dari prostitusi yang dilegalkan hingga pendidikan seksual yang sejak taman kanak-kanak. Kenyataannya, Swiss menjadi negara dengan penduduk paling puas akan kehidupan seksualnya di dunia. Penelitian tahun 2013 mengungkap bahwa 21 persen penduduk Swiss mengaku kehidupan seksual mereka “luar biasa”.

2. Spanyol
Lewat studi yang dilakukan terhadap 9.850 penduduk Spanyol, terungkap bahwa 90 persen pria dan wanita Spanyol sangat puas akan kehidupan seksualnya.

3. Italia
Didukung dengan makanan dan anggur yang lezat, Italia menjadi negara posisi ketiga di mana penduduknya puas akan kehidupan seksualnya. Sebanyak 64 persen pria Italia mengaku bahwa kehidupan seksual mereka memuaskan dan penduduk wanita mengaku menikmati dua gelas anggur sehari untuk meningkatkan performa bercinta agar dapat mengimbangi hasrat para pria mereka.

4. Brasil
Penelitian mengklaim bahwa 82 persen penduduk Brasil pasti melakukan hubungan seksual sekali seminggu. Peneliti lainnya mengungkap, penduduk Brasil bercinta 145 kali dalam satu tahun (artinya tiga kali dalam seminggu). Lalu, diketahui pula bahwa penduduk Brasil adalah yang paling dini dalam melakukan hubungan seksual.

5. Yunani
Alasan penduduk Yunani puas akan kehidupan seksualnya karena seks tak dianggap sebagai topik tabu. Sebab, dari zaman sebelum Masehi, tokoh besar seperti Hippocrates tak malu membicarakan hubungan seksual. Sekarang, pada zaman modern, penduduk Yunani memiliki komunikasi seksual yang sangat terbuka. Durex mengklaim bahwa penduduk Yunani adalah penduduk di dunia yang paling banyak melakukan hubungan seksual. Dalam setahun, rata-rata penduduk Yunani bercinta 164 kali.

Tujuh negara lainnya yang memiliki penduduk dengan kepuasan seksual tertinggi yaitu:

Belanda
Meksiko
India
Australia
Nigeria
Jerman
China

Wanita Lebih Mudah Memiliki Hubungan Teman Tapi Mesra


Tak sedikit pendapat yang mengatakan bahwa persahabatan antara pria dan wanita sulit tidak bergulir menjadi hubungan yang romantis. Sebenarnya, pihak wanita bisa mempertahankan persahabatan secara platonis. Namun, umumnya pria lebih sulit mempertahankan persahabatan dengan teman wanita tanpa melibatkan perasaan.

Sebuah penelitian mengatakan bahwa 90 persen orang di dunia memiliki teman dekat dari lawan jenis. Kemudian, menurut riset yang dihelat oleh situs kencan, Canoodle.com, hanya 27 persen wanita yang mengaku, berharap bisa membawa pertemanan itu menjadi hubungan asmara.

Namun, presentasi lebih tinggi terjadi pada responden pria. Sebab, kaum pria cenderung mudah merayu teman-teman wanitanya. Separuh dari pria yang disurvei mengatakan bahwa mereka ingin persahabatannya dengan teman wanita bisa berlanjut ke hubungan asmara.

Ternyata, para pria ditemukan lebih mudah mengubah pertemanan menjadi hubungan cinta. “Umumnya, pria cenderung menganggap teman-teman wanitanya menarik, ketimbang sebaliknya. Namun, kadang-kadang, hal ini bisa menimbulkan perasaan khusus,” papar Sean Wood, Communications Director dari Cupid Plc, yang mengadakan riset ini.

Kemudian, riset juga membeberkan bahwa 52 persen pria mengatakan bahwa mereka tak masalah jika tetap berteman dengan wanita meskipun sudah melibatkan aktivitas seksual. Namun, pemikiran serupa tidak terjadi pada wanita. Wanita mengaku, tidak bisa berhubungan seksual dengan seseorang yang masih berstatus teman, para wanita ini lebih memilih berhubungan seksual dengan orang yang mereka suka baik yang sudah lama dikenal maupun baru dikenal.

Kapal Induk Termahal AS Dengan Senjata Laser Akan Segera Melaut


Kapal induk termahal yang pernah dibuat Amerika Serikat, USS Gerald R. Ford (CVN 78) akan segera melaut pada September tahun ini. Uji pelayaran dari kapal perang ini akan dilakukan pada Juli mendatang. Seperti diberitakan CNN, Kamis (7/4), “kapal induk super” ini dibuat dengan dana hampir US$13 miliar atau lebih dari Rp170 triliun. Sean J. Stackley, pejabat tinggi Angkatan Laut AS mengatakan, kapal induk yang telah dibangun sejak tahun 2009 itu telah 97 persen selesai.

Stackley dalam pemaparannya kepada Komisi Angkatan Bersenjata Senat AS menjelaskan, kapal induk berbobot 100 ribu ton dan panjang 335 meter itu akan melakukan uji pelayaran pada Juli mendatang dan dikirim ke galangan kapal Angkatan Laut dua bulan kemudian. Diharapkan, September kapal ini siap beroperasi.

Kapal itu disebut sebagai yang termahal yang pernah dibuat oleh AS. Nama kapal induk itu diambil dari presiden ke-38 AS yang meninggal dunia tahun 2006. Ford pernah menjabat sebagai perwira Angkatan Laut di kapal induk USS Monterey pada Perang Dunia II dan pensiun dengan pangkat letnan jenderal. Kapal Induk Gerald R. Ford mengalami peningkatan performa yang signifikan dibanding kapal induk sebelumnya dari kelas Nimitz.

Laksamana AL Jonathan Greenert saat memperkenalkan USS Ford tahun 2013 mengatakan kapal induk ini akan membawa pesawat tempur, drone, dan memiliki senjata laser. USS Ford memiliki teknologi baru yang lebih canggih dalam hal peluncuran pesawat. Pada kapal induk sebelumnya, jet tempur diluncurkan dengan sistem ketapel, namun pada USS Ford menggunakan Sistem Peluncuran Pesawat Tempur Elektromagnet, EMALS.

Berkat EMALS, geladak kapal tempat landasan pacu bisa dikurangi ukurannya. Dengan sistem ini juga, USS Gerald R. Ford bisa meluncurkan 25 persen pesawat tempur lebih banyak per hari ketimbang kelas Nimitz dan mengurangi jumlah awak hingga 25 persen. Angkatan laut memperkirakan, sistem ini akan membuat AL berhemat hingga US$4 miliar untuk ongkos operasi hingga 50 tahun ke depan.

Stackley mengatakan, kapal induk lainnya dari kelas Ford juga tengah dibuat. Di antaranya adalah USS John F. Kennedy (CVN 79), yang telah rampung 18 persen per Maret tahun ini dan akan melaut pada 2020. Kapal induk ketiga dari kelas Ford, USS Enterprise (CVN 80), akan mulai dibuat pada 2018. Stackley mengajukan anggaran Angkatan Laut untuk lima tahun ke depan kepada Senat. AL AS berencana menghabiskan dana hingga US$81,3 miliar dalam jangka waku lima tahun untuk membangun 38 kapal perang.

Armada baru diperlukan untuk mengganti kapal selam rudal balistik kelas-Ohio, sembilan kapal selam serang kelas-Virginia, 10 kapal perusak kelas-Burke, dan beberapa kapal kecil permukaan. Target AL AS adalah memiliki armada perang Angkatan Laut yang terdiri dari 308 kapal pada 2021, berdasarkan laporan Stackley

Tata Cara Administrasi Racun Sianida dan Penanggulangannya


Sianida merupakan senyawa kimia yang mengandung (C=N), terdapat dalam bentuk gas seperti hidrogen sianida (HCN) atau cyanogen chloride (CNCl), atau bentuk kristal seperti natrium sianida (NaCN) atau kalium sianida (KCN). Sianida adalah racun yang bekerja cepat dan mematikan. Akibat racun sianida tergantung pada jumlah paparan dan cara masuknya ke dalam tubuh, dapat melalui pernapasan atau pencernaan. Racun ini menghambat sel tubuh mendapatkan oksigen sehingga yang paling terpengaruh adalah jantung dan otak.

Paparan dalam jumlah kecil mengakibatkan napas cepat, gelisah, pusing, lemah, sakit kepala, mual dan muntah serta detak jantung meningkat. Paparan dalam jumlah besar menyebabkan kejang, tekanan darah rendah, detak jantung melambat, kehilangan kesadaran, gangguan paru serta gagal napas hingga korban meninggal (Utama, 2006). Dosis minimum yang dapat menyebabkan kematian berkisar 200 mg dari potasium atau sodum sianida, dan dapat diabsorpsi melalui kulit (Olson 2007 & Meredith 1993).

Di mana Sianida Ditemukan?
1. Sianida ditemukan pada bahan alami seperti singkong, dan almond. Bagian pangkal batang dan biji buah-buahan, seperti aprikot, apel, dan buah persik, mungkin memiliki sejumlah besar bahan kimia yang dimetabolisme untuk sianida, namun bagia yang biasa dimakan dari tanaman ini mengandung sianida dalam jumlah yang jauh lebih rendah.
2. Sianida juga terkandung dalam asap rokok dan produk pembakaran bahan sintetis seperti plastik.
3. Pada industri manufaktur, sianida digunakan untuk membuat kertas, tekstil, dan plastik.
4. Sianida digunakan pada proses pencetakan foto.
5. Garam sianida digunakan dalam metalurgi untuk elektroplating, pembersihan logam, dan menghapus emas dari bijih.
6. Gas sianida digunakan untuk membasmi hama di kapal dan bangunan.
7. Sianida dapat ditemukan dalam produk-produk berbasis asetonitril yang digunakan untuk menghapus kuku palsu.

Cara Kerja Sianida:
1. Sianida mencegah penggunaan oksigen oleh sel-sel tubuh sehingga terjadi kematian sel.
2. Sianida lebih berbahaya bagi jantung dan otak dari organ-organ lain karena jantung dan otak menggunakan banyak oksigen.
3. Keparahan keracunan yang disebabkan oleh sianida tergantung pada jumlah paparan sianida pada seseorang, rute keracunan, dan lamanya waktu terpapar.
4. Gas sianida yang terhirup melalui pernapasan paling berbahaya, tapi sianida yang tertelan dapat menjadi racun juga.

Tanda dan Gejala Paparan Sianida Langsung:
1. Dalam jumlah kecil, sianida yang terpapar melalui rute pernapasan atau diabsorpsi melalui kulit, atau melalui makanan yang mengandung sianida, dalam beberapa menit akan menimbulkan beberapa atau semua tanda-tanda berikut:

Pusing
Sakit kepala
Napas cepat
Denyut jantung cepat
Mual dan muntah
Kegelisahan
Kelemahan

2. Paparan sianida dalam jumlah besar melalui setiap rute di atas, dapat menyebabkan efek berikut:

Kejang
Hilang kesadaran
Tekanan darah rendah
Cedera paru
Gagal pernapasan menyebabkan kematian
Denyut jantung yang lambat

3. Namun tanda-tanda dan gejala-gejala ini tidak selalu berarti bahwa seseorang telah terkena sianida.

Bagaimana Anda bisa melindungi diri sendiri, dan apa yang harus dilakukan jika Anda terkena sianida

a. Bila kita diperkirakan bernapas di area/ruangan yang mengandung gas sianida, segera tinggalkan area tersebut dan berpindah ke area di mana udara segar cukup tersedia, hal ini angat efektif dalam mengurangi paparan gas sianida.

b. Menjauhlah dari area terbuka yang diperkirakan mengandung sianida.

c. Jika Anda tidak bisa keluar dari area di mana gas sianida diperkirakan ada, ambil posisi serendah mungkin, mendekati tanah.

d. Jika Anda berpikir Anda mungkin telah terpapar sianida, Anda harus mengganti pakaian Anda, cepat mencuci seluruh tubuh Anda dengan sabun dan air, dan mendapatkan perawatan medis secepat mungkin.

Melepas Pakaian Anda:

1. Cepat melepas pakaian yang mungkin terpapar sianida.

2. Jika Anda membantu orang lain melepas pakaiannya, setiap pakaian yang harus melalui kepala harus digunting di badan dan tidak dilepas melalui kepala. Hindari menyentuh daerah yang terkontaminasi, dan
melepas pakaian secepat mungkin.

Mencuci Bagian yang Terpapar:

1. Secepat mungkin, mencuci sianida yang terpapar di kulit dengan sejumlah besar sabun dan air. Mencuci dengan sabun dan air akan membantu melindungi dari setiap bahan kimia yang terpapar pada tubuh kita.
2. Jika mata Anda terbakar atau penglihatan Anda kabur, bilas mata Anda dengan air biasa selama 10 sampai 15 menit. Jika Anda memakai kontak lens, lepas dan satukan dengan pakaian yang terkontaminasi. Jangan memakai kembali kontak lens tersebut, Jika Anda mengenakan kacamata, cucilah dengan sabun dan air, kemudian dapat dipakai kembali setelah dicuci.
3. Jika Anda mengenakan perhiasan, jika perhiasannya dapat dicuci, cucilah dengan sabun dan air, dan dapat dipakai kembali. Namun jika tidak dapat dicuci, maka satukan dengan pakaian yang terkontaminasi.

Membuang Pakaian yang Terkontaminasi Sianida:
1. Tempatkan pakaian yang terkontaminasi dalam kantong plastik. Hindari menyentuh daerah yang terkontaminasi menyentuh pakaian. Gunakan sarung tangan saat mengemas atau hindari kontak langsung dengan pakaian yang terkontaminasi, dengan menggunakan penjepit atau sarung tangan plastik atau sekadar plastik untuk melindungi tangan. Kemudian alat bantu apa pun yang menyentuh pakaian yang terkontaminasi juga harus dimasukkan ke dalam tas.

2. Segel tas dan kemudian masukkan tas dalam kantong plastik yang lain. Membuang pakaian Anda dengan cara ini akan membantu melindungi Anda dan orang lain dari setiap bahan kimia yang mungkin terpapar di pakaian Anda.

Bagaimana Perlakuan Pasien Keracunan Sianida?

Keracunan sianida diperlakukan dengan penangkal spesifik dan perawatan medis di rumah sakit.Penangkal untuk keracunan sianida diberikan sesegera mungkin setelah paparan. Dokter harus segera menangani dan tidak menunggu konfirmasi laboratorium. Hal yang paling penting adalah bagi korban untuk mendapat perawatan medis sesegera mungkin.

DAFTAR PUSTAKA

Olson, K. R., 2007, Poisoning and Drug Overdose, 2nd edition, 145-147, Prentice-Hall International Inc., USA

Henry, J.A., H.M., Wiseman, 1997, Management of Poisoning : A handbook for health care workers, World Health Organization, Geneva

Olson, K. R., 2007, Poisoning and Drug Overdose, 2nd edition, 145-147, Prentice-Hall International Inc., USA

Nio, 1989, Zat-zat Toksik yang Secara Alamiah Ada pada Bahan Makanan Nabati, Cermin Dunia Kedokteran.

*) Keri Lestari Dandan, Departemen Farmakologi dan farmasi Klinik, Fak Farmasi UNPAD

Daftar Mobil Yang Paling Sedikit Bermasalah Atau Bandel Di Indonesia


JD Power telah mengukur kualitas mobil-mobil baru di Indonesia yang mengalami peningkatan melalui Indonesia Initial Quality StudySM 2015 (IQS). Rata-rata masalahnya turun dari tahun ke tahun. Bahkan, kualitasnya naik 5 persen jika dibandingkan tahun lalu. Lantas, mobil apa yang paling jarang dikeluhkan pada masa awal kepemilikan konsumen?

JD Power membuat klasifikasi menjadi beberapa segmen. Toyota menerima dua model penghargaan, yakni untuk Agya, kendaraan segmen entry compact, dengan angka 59 masalah per 100 kendaraan (59 PP100) dan Rush pada segmen entry SUV dengan angka 53 PP100. Mitsubishi Pajero Sport (37 PP100) mendapatkan peringkat tertinggi pada segmen SUV, sedangkan Honda Mobilio (80 PP100) mendapatkan peringkat tertinggi pada segmen entry MPV. Sementara itu, Nissan Grand Livina (53 PP100) mendapatkan peringkat tertinggi pada segmen MPV.

Indonesia Initial Quality Study (IQS) 2015 didasarkan pada evaluasi dari 2.902 pemilik kendaraan yang baru membeli kendaraan mereka antara September 2014 dan Agustus 2015. Studi ini meliputi 11 merek kendaraan berbeda, termasuk 41 model kendaraan penumpang dan utilitas yang berbeda. Studi dilaksanakan antara Mei dan November 2015.

Temuan penting
Dari penelitian itu, ada beberapa temuan penting JD Power, antara lain:
1. Pemilik kendaraan SUV melaporkan jumlah masalah yang paling sedikit (42 PP100), sedangkan pemilik entry MPV melaporkan jumlah masalah tertinggi (87 PP100).

2. Dua masalah yang paling sering dilaporkan ada pada kategori interior kendaraan, yakni karpet sering tergeser dari tempatnya (3,5 PP100) dan karpet renggang atau tidak pas (2,8 PP100).

3. Tujuh dari 10 masalah yang sering dilaporkan pada 2015 masih sama dari tahun 2014. Empat dari masalah ini berhubungan dengan pengalaman berkendara, dan tiga lainnya berhubungan dengan ventilasi dan pendingin udara.

4. Hampir dua pertiga (65 persen) dari pemilik kendaraan yang senang dengan kualitas kendaraan mereka (memberikan rating 8 hingga 10 pada skala poin 10) mengatakan, mereka ”pasti akan” merekomendasikan kendaraan mereka kepada teman dan keluarga. Sementara itu, hanya 36 persen dari mereka yang kecewa (rating dari 1 hingga 7) mengatakan hal yang sama.

Persoalan Matematika Yang Jawabannya Hanya Dipahami 1 Orang Ahli Dari Jepang


Dua pekan lalu, puluhan matematikawan top dari pelbagai kampus di dunia berkumpul di Universitas Oxford, Inggris. Mereka datang jauh-jauh ke Inggris hanya demi satu hal: memahami jawaban soal matematika, a + b = c.

Bagi yang pengetahuan matematikanya pas-pasan, soal itu tampak seperti materi pelajaran anak-anak yang baru belajar mengenal bilangan. Padahal, soal yang lebih dikenal sebagai Konjektur ABC ini merupakan salah satu misteri terbesar dalam matematika.

Konjektur ABC dilontarkan oleh matematikawan Prancis, Joseph Oesterle, dan David Masser, profesor matematika di Universitas Basel, Swiss, sekitar 30 tahun lalu. Ada sejumlah matematikawan yang mengajukan proposal jawaban atas soal itu, tapi tak satu pun diterima dan terbukti benar.

Suatu pagi pada 30 Agustus 2012, Shinichi Mochizuki mengunggah empat artikel sepanjang 500 halaman ke Internet. Doktor matematika pada umur 23 tahun dari kampus kondang Universitas Princeton, Amerika, ini bekerja di Institut Riset untuk Sains Matematika di Universitas Kyoto, Jepang. Di artikel panjang itu, Shinichi mengklaim telah menemukan jawaban atas Konjektur ABC.

Shinichi tak mengirim artikelnya ke jurnal matematika. Dia hanya memajang artikelnya di Internet, tanpa berkoar-koar kepada matematikawan lain. Hingga seorang temannya di kantor, Akio Tamagawa, menemukannya dan mengirimkan jawaban Shinichi kepada matematikawan lain di sejumlah kampus, salah satunya Ivan Fesenko dari Universitas Nottingham, Inggris.

Ivan segera mengunduh artikel Shinichi dan buru-buru membacanya. Dahinya segera berkerut-kerut. “Tak mungkin untuk memahami jawaban Shinichi,” kata Ivan kepada Scientific American. Merasa penasaran, Ivan mengirim jawaban Shinichi kepada sejumlah matematikawan spesialis geometri aritmatika, bidang yang ditekuni Shinichi.

Tapi reaksi mereka kurang-lebih serupa dengan Ivan Fesenko. “Mencermati jawaban Shinichi, kamu akan merasa tengah membaca artikel dari masa depan atau dari luar angkasa,” kata Jordan Ellenberg, matematikawan dari Universitas Wisconsin, Madison, Amerika Serikat. Di artikelnya penuh bertebaran istilah baru dan tool matematika yang dibuat oleh Shinichi untuk menopang argumentasinya. “Dia benar-benar membuat dunianya sendiri,” kata Moon Duchin, matematikawan dari Universitas Tuft, Amerika.

Tiga tahun sudah “jawaban” soal a + b = c itu dipelototi para matematikawan, tapi tak satu pun yang bisa sungguh-sungguh memahami atau menyimpulkan apakah jawaban Shinichi itu benar atau salah. Tak aneh jika Shinichi pun hampir frustrasi melihat tak ada satu pun sejawatnya yang memahami artikelnya. Menurut Shinichi, paling tidak butuh waktu 500 jam untuk memahami artikel 500 halaman itu. Untuk memahami artikelnya, kata Shinichi seperti dikutip Nature, matematikawan lain harus “menonaktifkan” pola pikir yang selama ini mereka ikuti.

“Sungguh mengecewakan, tak ada satu orang pun yang bisa menyimpulkan apakah jawaban itu benar atau salah,” kata Minhyong Kim, matematikawan dari Universitas Oxford, kepada New Scientist. Kim sudah sangat lama kenal dengan Shinichi, sejak masih kuliah di Princeton. Tapi Kim juga bersimpati kepada para matematikawan yang mengkritik gaya eksentrik Shinichi.

Dia enggan meninggalkan Kyoto. Jenius matematika dari Jepang itu menolak menjelaskan artikelnya dalam forum terbuka di luar Jepang. Kendati sangat lancar berbahasa Inggris, dia juga menolak memberikan kuliah soal artikelnya dengan bahasa Inggris. Kepada wartawan, Shinichi juga sangat irit bicara.

Gayanya mirip sekali dengan jenius lain, Grigori Perelman, matematikawan dari Rusia. Perelman adalah satu-satunya orang yang berhasil memecahkan “Tujuh Soal Matematika Abad Ini” dari Institut Clay, yakni Konjektur Poincare. Tapi Perelman menolak hadiah US$ 1 juta yang diberikan oleh Institut Clay. “Aku sudah punya semua yang aku butuhkan,” Perelman memberi alasan.

Menurut Kim, Shinichi bukan orang yang sangat tertutup. “Dia hanya sangat berfokus pada matematika.” Satu hal lagi yang membedakan Shinichi dengan Perelman, dia orang yang ramah dan sangat rapi. “Kantornya paling rapi di antara semua kantor matematikawan yang pernah aku saksikan seumur hidupku,” kata Ivan Fesenko.

Lokakarya di kampus Oxford dua pekan lalu kembali menemui jalan buntu. Kendati Shinichi bersedia menjelaskan jawabannya lewat Skype, matematikawan yang hadir dalam pertemuan selama beberapa hari itu tetap tak benar-benar paham.

“Tak ada yang paham apa yang sebenarnya terjadi,” kata Felipe Voloch dari Universitas Texas, Amerika. Shinichi dan sejawatnya sama-sama frustrasi. “Aku tak mengerti mengapa dia membuatnya sedemikian abstrak,” kata matematikawan dari Universitas Purdue, Arthur Jackson. Minhyong Kim, sahabat lama Shinichi dan ketua panitia lokakarya, mengatakan dia mengerti ide besar Shinichi, tapi belum paham penjelasannya.

Amerika Serikat Telah Berhasil Kembangkan Senjata Laser Seperti Film Star War


Tiga puluh tiga tahun lalu, lima tahun setelah George Lucas merilis film Star Wars: A New Hope, Presiden Amerika Serikat Ronald Reagan menyampaikan pidato soal anggaran pertahanan dan ancaman nuklir dari Uni Soviet. Menurut Presiden Reagan, pada saat Amerika menahan diri untuk mengembangkan senjata, Uni Soviet malah melipatgandakan kekuatan militernya.

Dalam pidatonya yang belakangan dikenal sebagai pidato “Star Wars” itu, Presiden Reagan mengusulkan Amerika membangun sistem pertahanan strategis. Salah satu ide dalam sistem pertahanan ini, seperti yang diusulkan oleh mantan Direktur Lawrence Livermore National Laboratory Edward Teller kepada Presiden Reagan, adalah menembak misil yang mengancam wilayah Amerika dengan laser sinar-X dari satelit yang berada di orbit bumi.

Kala itu, ide senjata laser Dr Teller ini seperti kisah dalam film sains-fiksi belaka. Sebab, di laboratorium pun, walaupun sudah ada sejumlah penelitian, laser sinar-X ini belum ada kala itu. Tapi mimpi itu tinggal sejengkal lagi jadi kenyataan. Bahkan Tiongkok, membuntuti Amerika, turut membuat senjata laser ala Star Wars. Sudah beberapa tahun penguasa di Beijing menugasi Akademi Rekayasa Fisika dan Jiuyuan Hi-Tech Equipment Corporation merancang senjata laser.

Persis setahun lalu, Angkatan Laut Amerika Serikat memamerkan hasil uji coba senjata laser yang dipasang di kapal perang USS Ponce. Dalam video pendek itu, meriam Laser Weapon System buatan Raytheon Company berhasil menembak jatuh pesawat tanpa awak. Beberapa pekan lalu, giliran militer Negeri Panda unjuk gigi. Di layar televisi CCTV, senjata laser Low Altitude Guardian II (LAG II) berhasil menembak jatuh target di udara.

“Kami tak mengetesnya lagi. Ini sudah bisa bekerja,” kata Laksamana Muda Matthew L. Klunder, Direktur Pusat Riset Angkatan Laut Amerika, dikutip Guardian. Senjata laser energi tinggi itu, menurut Laksamana Klunder, dikembangkan sebagai upaya mereka mencari jenis teknologi senjata baru masa depan. Selama uji coba, meriam laser di USS Ponce berhasil menghancurkan seluruh sasaran selama 12 kali uji coba. “Masa depan itu ada di sini,” kata Peter Morrison, peneliti di Kantor Riset Angkatan Laut Amerika.

Tak seperti cahaya yang dihasilkan lampu yang menyebar ke pelbagai arah dengan banyak panjang gelombang, laser hanya terdiri atas satu panjang gelombang dan bergerak satu arah, sehingga energi yang dipancarkan benar-benar terfokus, membuatnya bisa menjadi senjata. Ada pelbagai jenis laser, bergantung pada sumber energi dan proses menghasilkannya. Mid-Infrared Advanced Chemical Laser (MIRACL), yang dikembangkan oleh Angkatan Udara Amerika misalnya, menggunakan sumber energi dari reaksi deuterium florida.

Keunggulan dari senjata laser ini adalah kecepatan tembakan, sangat jauhnya jangkauan, keleluasaan mengatur kekuatan, dan tidak adanya jejak. Ketika meriam sudah menembakkan laser, hampir tak mungkin targetnya berkelit karena laser melesat secepat kecepatan cahaya. Jika sumber energinya mencukupi, meriam laser bisa menembakkan “amunisi” nyaris tak terbatas. “Harga satu kali tembakan bisa kurang dari US$ 1,” kata Laksamana Klunder. Bandingkan dengan harga satu misil, yang bisa mencapai ratusan ribu dolar AS.

Namun laser bukan tanpa nilai minus. Untuk menghasilkan laser dengan kekuatan weapon-grade, perlu sumber energi sangat besar. Karena laser ini panas, perlu pendingin untuk mesinnya. Yang pasti, meriam laser tak bisa menembak target tersembunyi atau sasaran yang terhalang bukit. Memasang senjata laser di kendaraan tempur di darat atau kapal barangkali tak kelewat sulit. Lantaran butuh sumber energi sangat besar, yang paling pelik adalah memasang senjata laser pada pesawat jet tempur. Masalah lain, turbulensi dan atmosfer di atas sana membuat energi laser tersebar, sehingga kekuatan tembakan tak optimal.

Tapi Laboratorium Riset Angkatan Udara America Serikat (AFRL) yakin mereka bisa mengatasi masalah itu dalam lima tahun. Pada 2020, peneliti di AFRL yakin mereka bisa memasang senjata laser pada jet tempur, seperti F-16 atau F-22 Raptor. “Kami lihat teknologinya terus berubah dan makin matang. Ini titik balik bagi pertahanan nasional,” kata Kelly Hammett, Kepala Insinyur AFRL, kepada CNN, beberapa hari lalu. Menurut Jenderal Herbert “Hawk” Carlisle, Komandan Komando Tempur Angkatan Udara Amerika, senjata laser akan mengubah konsep perang dalam 20 atau 25 tahun mendatang.