Cara Membuat Obat Nyamuk Elektrik Dari Alang Alang


Alang-alang (imperata cylindrika) yang banyak tumbuh liar dan mengganggu, dianggap orang tiada guna. Tetapi di tangan tiga siswi ini, gulma pengganggu tersebut berhasil disulap menjadi obat nyamuk. Hebatnya, produk yang dihasilkan bukanlah obat nyamuk bakar, tetapi obat nyamuk elektrik. Selain alami, obat nyamuk ini mempunyai nilai keekonomisan yang sangat terjangkau.

Ketiga siswi ini adalah Hazinatut Daulah, Syivana Mutiyastika, dan Rosyi Nur Firdausi. Mereka adalah siswa kelas 8 MTs NU Trate, Gresik. “Ide kami berawal dari banyaknya ilalang yang tumbuh liar. Saat kami mencari literatur tentang ilalang, kami menemukan bahwa ilalang mengandung asam sitrat danflavonoid,”ujar Rosyi di laboratorium sekolah, Rabu (19/10/2016).

Asam sitrat, kata Rosyi, diketahui merupakan musuh alami serangga. Senyawa asam sitrat yang dihasilkan alang-alang mampu merusak trakhea atau jalur pernapasan serangga yang akhirnya membuat serangga mati. Contoh sederhana penggunaan alang-alang untuk mengusir nyamuk adalah para peternak sapi sering membakar alang-alang di kandang ternaknya untuk mengusir nyamuk.

Tetapi bagi ketiga siswa ini, tidak mungkin membakar alang-alang hanya untuk mengusir nyamuk. Diperlukan sebuah rekayasa produksi agar tercipta produk yang bisa diaplikasikan secara praktis. Terbersitlah ide untuk membuat obat nyamuk. Ide tentang obat nyamuk bakar mentah karena asap yang dihasilkan dianggap sebagai polusi. Obat nyamuk elektrik kemudian dipilih karena lebih ramah lingkungan. Tetapi bagaimana menghasilkan obat nyamuk elektrik menggunakan alang-alang.

Obat nyamuk elektrik menggunakan mat (keping) sebagai sarana atau alat membunuh nyamuk. Bagaimana keping itu dihasilkan? Tiga siswi ini mempunyai caranya sendiri. Untuk membuat keping obat nyamuk elektronik, bahan dan alat yang diperlukan adalah alang-alang, soda kaustik (NaOH), tepung kanji, air, gunting, kompor, wajan, blender, screen sablon.

Pertama, alang-alang yang sudah dipetik dipotong dengan gunting. Potongan alang-alang kemudian diblender kering hingga menjadi halus. Hasilnya lalu dimasak. Alang-alang dimasukkan ke wajan berisi air. Soda kaustik lalu dicampurkan ke dalamnya.

Fungsi dari soda kaustik adalah melunakkan alang-alang. Setelah lunak, alang-alang kemudian ditiriskan. Alang-alang lalu dicampur dan dilumat bersama tepung kanji dalam suatu wadah. Fungsi kanji adalah untuk merekatkan alang-alang. Setelah cukup bercampur, alang-alang lalu dicetak di atas screen sablon hingga berbentuk kotak.

Selanjutnya cetakan alang-alang itu dijemur di panas matahari lebih kurang 6-7 jam. Ada ide untuk menggunakan oven, tetapi dikhawatirkan panas oven bisa menghilangkan kandungan asam sitrat. Setelah kering benar, cetakan besar itu dipotong-potong menjadi kepingan kecil. Kepingan kecil itulah yang digunakan sebagai mat pada alat obat nyamuk elektrik.

“Perbandingan membuatnya adalah 200 gram alang-alang, 10 gram soda kaustik, dan 10% kekentalan tepung kanji,”kat aRosyi. Tiga siswa MTs membuat obat nyamuk elektrik. Muhammad Faiq Rofiqi, guru pembina Karya Ilmiah Remaja (KIR) yang menjadi pembimbing ketiga siswi ini mengatakan obat nyamuk elektrik alang-alang ini mempunyai nilai keekonomisan yang jauh dibanding produk yang dijual bebas. Obat nyamuk eletrik alang-alang ini bisa hemat dua kali dalam hal penggunaan.

“Kalau yang dijual bebas kan hanya bisa digunakan selama semalam kemudian diganti. Kalau produk siswa kami bisa digunakan selama dua malam. Bila sudah berwarna coklat, itu indikator bahwa asam sitratnya sudah habis,” ujar Faiq. Bila dinominalkan, kata Faiq, produk siswa bimbingannya juga lebih murah. Produk yang dijual bebas dijual seharga Rp 6 ribu ke atas untuk 25 keping. Sementara obat nyamuk elektrik alang-alang ini bila dijual hanya seharga RP 5 ribu per 25 keping.

“Produk ini juga tidak berbau karena terbuat dari bahan alami,” lanjut Faiq.

Namun untuk keefektifannya, kata Faiq, obat nyamuk berbahan alami ini kalah dengan produk yang dijual bebas yang terbuat dari bahan kimia. Setidaknya diperlukan waktu satu jam untuk obat nyamuk ini agar dapat membunuh nyamuk. “Kan alami, jadi reaksinya tidak secepat bahan kimia. Jadinya harus dinyalakan setidaknya satu jam sebelum tidur,” kata Faiq.

Faiq mengakui sudah membuat survei yang melibatkan 30 responden tentang keefektifan obat nyamuk elektrik berbahan alang-alang ini. Dan menurut survei yang respondennya adalah pegawai internal sekolah tersebut, mereka puas dengan produk ini. Tentu saja Faiq ingin agar produk ini bisa diproduksi massal. Tetapi menurutnya itu belum waktunya. Namun Faiq sudah memassalkan produk ini di internal sekolah dengan merek One-Lang. Para guru serta pegawai sekolah adalah pelanggannya.

Obat nyamuk elektrik alang-alang ini sebenarnya merupakan karya ilmiah yang dilombakan dalam National Creativity Competition (NCC) 2016 di SMA Darul Ulum I Unggulan BPPT Jombang. Di kompetisi tersebut produk ini berhasil menjadi juara 2 untuk tingkat SMP/MTs Sederajat Tingkat Nasional cabang lomba LKTI.

“Para siswi ini masih kelas VIII. Kami berharap karya mereka bisa dilanjutkan ke jenjang atau tingkat yang lebih tinggi. Ini masih awal dan bisa jadi modal ke jenjang yang lebih tinggi,” tandas Faiq.

Kursus Makeup Glamour Party Workshop Sehari with Reza Azru


Glamour Party Make Up Workshop dan Kursus sehari bersama Makeup Artist Reza Azru

Glamour Party Make up Workshop with Reza Azru

Bagaimana mendapatkan hasil makeup yang glamour untuk ke pesta tanpa terlihat medok. Dibimbing secara ekslusif oleh Reza Azru. Tempat terbatas hanya untuk 30 Orang. Tempat duduk berdasarkan nomor pendaftaran.

Materi : Blending Foundation, Contouring, Perfect Brows, Bleding Eye Shadow, Lipstick Application.

Peserta wajib membawa model sendiri, makeup tool dan bulu mata.

Kursus seminar workshop diadakan di Jakarta Design Center – Slipi Lantai 6, Lotus 3 pada hari Jumat, 23 September 2016 (09:00 – 17:00)

Kisah dr Roebiono Kertopati Si Genuis Pembuat Sandi Untuk Lawan Belanda


Kesuksesan pembuatan sistem sandi tak lepas dari sosok dr Roebiono Kertopati. Ia ditunjuk langsung oleh Menteri Pertahanan Amir Sjarifoeddin untuk membuat sistem sandi. Ia dipilih meski tak memiliki latar belakang pendidikan formal di bidang persandian.

Tak banyak cerita yang mengungkap mengenai orang yang juga pernah menjadi dokter pribadi Presiden Soekarno ini. Namun, buku “Konsep Naskah Sejarah Persandian di Indonesia” yang ditulis oleh Tim Penulisan Sejarah Persandian Indonesia terbitan Jakarta 1986 menyebutkan, kecakapannya di dunia intelijen tak diperoleh melalui pendidikan formal, pun kemampuannya dalam menyusun sandi.

Semuanya berdasar pada pengalaman pribadi Roebiono saat bertugas sebagai dokter. “Memang tidak banyak referensi mengenai dr Roebiono, mungkin terkait dengan posisinya yang berkaitan dengan rahasia negara,” kata Tampil Chandra Noor Gultom, Subbag Infomed-Bagian Humas dan Kerja sama Museum Sandi, kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Roebiono lahir dari keluarga ningrat Raden Ngabehi Soewardjo Kertopati pada tanggal 11 Maret 1914. Ia telah memiliki keinginan besar untuk menjadi dokter sehingga melanjutkan belajar kedokteran di NIAS, Surabaya. Kariernya sebagai dokter dimulai pada tahun 1941 dengan bekerja sebagai dokter di GOW Indisch Arts.

Lalu ia kemudian pindah bekerja di Sydney, Australia, ia bertugas sebagai tenaga medis pada Allied Intelligence Bureau. Sedikit demi sedikit Roebiono bersentuhan dengan dunia intelijen. Ia banyak bertemu dengan orang-orang yang sedang melaksanakan operasi yang bersifat rahasia. Beberapa di antaranya bahkan menceritakan kepada Roebiono mengenai operasi yang mereka lakukan.

Hal itu membuat pengetahuannya mengenai intelijen makin banyak. Tampaknya itu cukup menjadi dasar bagi Menteri Pertahanan Amir Sjarifoeddin untuk menunjuk dr Roebiono untuk menyusun sebuah sistem sandi. Namun, sebenarnya pengetahuan dr Roebiono mengenai sandi masih minim. Meski begitu, ia tetap menerima penugasan yang diberikan kepadanya.

Hingga akhirnya dengan penuh ketelitian disusun sebuah buku sandi bernama Buku Code C yang berisi sekitar 10.000 kata termasuk tanda baca, awalan, dan akhiran, penamaan, serta bentuk lain yang dijumpai dalam teks berita. Sistem kode yang dipakai adalah sistem kode angka. Sistem kode ini berupa bilangan-bilangan yang dipakai sebagai penjumlah dari kode yang telah ada. Angka dari nol sampai sembilan dan pemakaiannya sebagai penjumlah dapat ditentukan sesuka pemakai.

Sistem yang dibuat Roebiono ini termasuk sebagai sistem yang kuat dan dikenal sebagai sistem double encipherment. “Ia adalah jenius yang dimiliki oleh Indonesia. Kepintarannya tak diragukan lagi, ia menguasai empat bahasa serta mampu menulis dengan dua tangan dalam waktu bersamaan,” imbuh Tampil. Roebiono dikenal sebagai pendiri Dinas Kode pada Kementerian Pertahanan Bagian B yang berubah menjadi Jawatan Sandi dan sekarang menjadi Lembaga Sandi Negara.

Ia menjabat sebagai Ketua Lembaga Sandi negara selama 38 tahun sejak pertama kali berdiri tanggal 4 April 1946. Roebiono dianggap paling mampu mengelola persandian di Indonesia dan menjadi penentu kebijaksanaan persandian Indonesia. Pada tanggal 23 Juli 1984, Roebiono meninggal dunia karena sakit. Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Semasa hidupnya, ia telah mendapat 11 bintang jasa dari Pemerintah Indonesia.

Kemerdekaan Indonesia memang sudah dikumandangkan pada 17 Agustus 1945. Namun situasi di dalam negeri masih carut marut. Apalagi Belanda masih terus berusaha mengambil alih Republik sepanjang tahun 1946-1949. Di masa genting ini, pemerintahan yang sudah terbentuk merasa perlu menjaga informasi rahasia dari musuh.

“Indonesia merasa tidak aman, apalagi ada beberapa informasi yang bocor,” kata Tampil Chandra Noor Gultom, Subbag Infomed-Bagian Humas dan Kerja sama Museum Sandi. Saat itu Indonesia yang baru merdeka belum memiliki sistem pengamanan informasi yang baik. Termasuk soal belum adanya sistem sandi yang mampu mengamankan informasi yang bersifat rahasia. Tampil menjelaskan, Indonesia memang telah memiliki sistem persandian. Namun, itu dikelola oleh masing-masing kementerian.

Sistem persandian yang digunakan untuk menyembunyikan informasi itu pun masih sangat sederhana dan sama sekali tidak didukung dengan pengetahuan mengenai kriptologi. “Jika kurir tertangkap, Belanda dengan mudah memecahkan sandi-sandi tersebut,” terang Tampil. Informasi yang dibawa kurir berisi perintah-perintah untuk melaksanakan suatu operasi. Jika sampai terpecahkan, operasi bisa gagal

Kondisi yang mendesak untuk mengamankan informasi ini membuat Menteri Pertahanan saat itu Amir Syarifoeddin meminta Dr. Roebiono Kertopati untuk membuat sistem sandi atau kode yang akan digunakan oleh seluruh kementerian. Dr. Roebiono dipilih karena telah memiliki beberapa pengalaman di bidang intelijen. Kepintarannya tak diragukan lagi. Ia menguasai empat bahasa serta mampu menulis dengan dua tangan dalam waktu bersamaan.

Buku Konsep Naskah Sejarah Persandian di Indonesia terbitan Jakarta 1986 menyebut bahwa sistem sandi bikinan Dr Roebiono dapat dikategorikan sebagai sistem yang kuat. Dibutuhkan sebuah buku acuan untuk membaca sandi-sandi tersebut. Roebiono menulis Buku Kode C, berisi 10.000 kata termasuk tanda baca, awalan dan akhiran, penamaan serta bentuk lain yang dijumpai dalam teks berita.

Buku yang kemudian digandakan sebanyak 6 eksemplar tersebut yang menjadi acuan dalam pembuatan dan pembacaan sandi. Sandi akan sulit terpecahkan, kecuali Buku Code C jatuh ke tangan musuh. Kesuksesan pembuatan sandi ini akhirnya berhasil menghubungkan informasi rahasia di wilayah kedaulatan Indonesia serta delegasi Indonesia di berbagai negara.

Ikan Hiu Tertua Berumur 211 Tahun Yang Sudah Buta Ditemukan Di Greenland


Seekor hiu besar dan memiliki mata hampir buta yang hidup di perairan dingin Atlantik utara kini ditetapkan oleh para ilmuwan sebagai hewan vertebrata tertua di dunia yang masih hidup. Jenis Hiu Greenland (Somnious microcephalus) itu diperkirakan berusia 272 tahun. Para ilmuwan meyakini, umur hiu itu bisa mencapai 500 tahun.

Dengan umur tersebut, hiu tersebut lahir sejak abad pertama penjajahan Belanda di Indonesia, lahir pada tahun yang sama dengan surat kabar Bataviasche Nouvelles yang menandai awal sejarah pers di Indonesia. Usia hiu tersebut melebihi usia seekor paus bowhead (Balena mysticetus) yang berusia 211 tahun dan ikan Koi betina bernama Hanako yang sebelumnya diyakini sebagai vertebrata tertua, berusia 226 tahun.

Peter Bushnell, ahli fisiologi kelautan yang juga meneliti hiu itu, mengatakan, para ilmuwan kelautan sudah mengetahui bahwa hiu Greenland memiliki umur yang panjang. Hiu Greenland dalam penelitian ini punya panjang 6 meter. Para peneliti percaya, hiu itu bisa tumbuh lebih panjang lagi. Studi pada tahun 1963 mengungkap bahwa hiu Greenland tumbuh hanya 1 cm per tahun.

“Hiu Greenland memiliki tubuh yang sangat besar tetapi tumbuh dengan lambat. Ini menandakan bahwa mereka memiliki usia hidup yang panjang,” kata Bushnell. Pengukuran usia dalam riset ini dilakukan dengan level radiokarbon-14 pada lensa mata hiu. Pengukuran merefleksikan level radiokarbon-14 di lautan ketika lensa mata tersebut terbentuk.

Pengukuran pada rentang waktu 2010-2013 terhadap 28 spesies hiu Greenland betina mengungkap bahwa hiu terbesar dengan panjang 5,02 meter dari sejumlah 28 hiu tersebut memiliki usia antara 272 dan 512 tahun.

Apa rahasia umur panjang hiu itu? Bushnel seperti dikutip Nature pada 11 Agustus 2016 lalu mengungkapkan bahwa itu terkait energi dan lingkungan.

“Usia panjang hiu Greenland itu kemungkinan disebabkan karena spesies tersebut mengeluarkan jumlah energi yang sangat sedikit berkat suhu tubuhnya yang dingin dan ukurannya yang besar,” ujar Bushnell.

Fakta Menarik Seputar Bunglon Jika Dimasukan Dalam Ruangan Penuh Cermin


Bunglon sudah lama dikenal sebagai si jago menyamar, dengan kemampuannya berubah warna kulit sesuai situasi dan kondisi di sekitarnya. Kemampuan kamuflase bunglon menarik minat para ilmuwan untuk meneliti hewan tersebut. Di antara pertanyaan-pertanyaan tentang bunglon, ada satu yang unik dan menggelitik: apa warna bunglon jika berada di dalam ruangan penuh cermin?

Bunglon jantan. “Warna bunglon bukan sekedar untuk kamuflase,” kata Eli Greenbaum, ahli genetik evolusioner Universitas Texas di El Paso. Warna tersebut juga berubah seiring perubahan suhu atau emosi. Bunglon jantan menjadi emosional ketika mereka melihat pejantan lain yang berpotensi menjadi saingannya di habitat atau dalam perebutan betina.

“Bunglon jantan, dalam banyak kasus, akan berubah warna dalam sekejap sebagai respon ketika ia melihat pejantan lain, termasuk ketika melihat pantulan bayangannya di cermin,” kata Daniel F. Hughes, peneliti di lab Greenbaum. Bunglon jantan yang melihat “saingannya” dalam cermin akan berubah warna dari hijau menjadi kuning, oranye, atau bahkan merah. Demikian ungkap Michel C. Milinkovitch, ahli biofisika di Universitas Jenewa.

Bagaimana kulit bunglon jantan bisa berubah warna?

Para ilmuwan berpikir bahwa sel pembawa pigmen di permukaan kulit bunglon mengontrol perubahan warna tersebut. Sementara ruang di antara nanokristal dalam lapisan kulit yang lain berfungsi memantulkan cahaya secara berbeda.

Ketika bunglon dalam kondisi tenang, nanokristal-nanokristal tersebut saling berdekatan dan memantulkan warna biru dan hijau, yang membuat warna kulit reptil tersebut berwarna hijau.

Ketika merasa terganggu, ruang antar nanokristal meluas. Hal ini menyebabkan lebih banyak cahaya dengan panjang gelombang lebih besar, seperti merah cerah dan oranye dapat dipantulkan, dan membuatnya tampak mencolok bagi kompetitor.

Pejantan yang dikalahkan akan berubah warna menjadi lebih gelap, yang bisa diartikan sebagai “Tolong tinggalkan aku sendiri”, menurut studi yang dilakukan oleh tim ilmuwan Arizona State University. Ini adalah kemampuan penting, mengingat bahwa reptil lamban ini akan kesulitan untuk melarikan diri.

Bunglon betina

Lantas, apa yang terjadi jika bunglon betina ditempatkan dalam ruangan penuh cermin?

“Bunglon betina mengubah warna kulit untuk mengkomunikasikan status seksual mereka pada para pejantan,” ujar Hughes. Bunglon mediterania betina, contohnya, menampilkan warna kuning sebagai sinyal penerimaan ajakan kawin, menurut studi pada 1998.

Sinyal sosial bunglon betina mungkin lebih sedikit karena mereka memilih, sedangkan para pejantan berkompetisi agar bisa dipilih.

Ketika bunglon betina menatap pantulan bayangan dirinya, reaksinya kemungkinan lebih halus dibanding reaksi pejantan.

“Komunikasi antar betina pada bunglon secara umum tak begitu dipahami, dan mungkin tampak kurang jelas jika dibandingkan dengan komunikasi antar pejantan,” pungkas Hughes

Ikan Jantan Aneh Yang Bertelur Ditemukan Di Australia


Profesor Tim Berra dari University of Ohio selama ini giat meneliti ikan-ikan “aneh” di wilayah Australia Utara. Sejak 2001 silam, dia menghabiskan banyak waktunya berburu ikan yang disebut nurseryfish (Kurtus gulliveri) yang terdapat di Sungai Adelaide River di Northern Territory.

Profesor emeritus di bidang evolusi ekologi dan biologi ini menjelajah kawasan Top End di Australia Utara untuk meneliti ikan nurseryfish ini. “Ini merupakan ikan asli yang sangat aneh, jantannya yang membawa telur, yang disimpan di kait yang ada di kepalanya,” kata Prof Berra.

“Tak ada ikan lain di dunia yang seperti ini, hanya hidup di utara Australia dan selatan New Guinea,” katanya. Prof Berra menyebut ikan ini sebagai salah satu jenis paling aneh yang pernah dia lihat. “Saya diundang ke seluruh Amerika Serikat dan dunia untuk memberi kuliah mengenai nurseryfish dan semua orang tercengang dengan keanehan ikan ini dalam banyak hal,” katanya.

“Anatominya aneh, perilakunya aneh, dan kami tak pernah bisa mengakhiri proyek (penelitian) ini sebab semakin kami pelajari, semakin banyak yang kami tahu, semakin banyak (pertanyaan) yang harus diajukan,” ujarnya. Penelitian di Top End terpenting dalam kariernya

Profesor Berra mengatakan, penelitian mengenai nurseryfish di Sungai Adelaide River bukannya tanpa tantangan, tetapi mengakui bahwa hal itu merupakan yang terpenting dalam 45 tahun kariernya sebagai pakar perikanan. “Ada beberapa masalah, seperti adanya buaya air asin besar yang berenang di sungai. Begitu pula arus yang bedanya antara arus kuat dan rendah bisa delapan meter,” katanya.

“Itulah sebabnya ikan ini belum diteliti. Makalah terakhir sebelum saya menelitinya berasal dari tahun 1913. Sejak 2001, kami mulai memublikasikan mengenai ikan ini setelah semakin banyak yang diketahui,” kata Prof Berra. “(Selama) 15 tahun hidup saya, saya fokuskan pada ikan nurseryfish di Darwin. Saya suka dengan petualangan ini,” katanya.

Memancing tanpa air. Ikan nurseryfish mungkin yang paling aneh yang ditemui Profesor Berra. Namun, dia mengakui pengalaman memancing paling aneh yang dilakukannya melibatkan ikan salamander, sekop, dan mobil pemadam. “Ikan salamander di Australia Barat juga aneh dalam arti bahwa mereka hidup di kolam yang kering selama musim panas,” katanya.

“(Saya ingin tahu) di mana ikan-ikan itu ketika tidak ada air? Saya bawa mobil pemadam ke lapangan dan menyirami kolam kering dengan air sebanyak 2.700 liter,” ujarnya.

“Tiba-tiba ada ikan, cukup beri air, kemudian gali dengan sekop,” katanya. “Memancing dengan sekop dan mobil pemadam, sepertinya bukan cara memancing biasa.”

Profesor Berra mengatakan, jika tidak berada di perahunya berburu nurseryfish, dia biasanya turun ke lapangan meneliti kembali kehidupan ilmuwan besar Charles Darwin.

Fenomena Yang Terjadi Pada Otak Manusia Saat Tidur


Mengapa manusia menghabiskan sepertiga waktu hidupnya (8 jam per hari) untuk tidur? Apakah kita makhluk malas? Christoph Nissen, psikiatri dari Universitas Freiburg di Jerman mengungkap bahwa tidur bukan sekadar istirahat dan bukan membuang waktu. Menurut risetnya yang dipublikasikan di Nature Communication pada Selasa (23/8/2016), tidur memberi kesempatan pada otak untuk menata dan mengendapkan memori serta mencegah kejenuhan sinyal.

“Studi ini menunjukkan pada kita bahwa tidur adalah aktivitas otak yang sangat aktif dan bukan buang-buang waktu. Tidur dibutuhkan untuk mendukung fungsi otak yang baik,” jelas Nissen. Hasil penelitian Nissen megonfirmasi hipotesis homeostatis sinapsis yang dikemukakan oleh profesor kedokteran dan tidur dari University of Wisconsin-Madison, Giulio Tononi, pada tahun 2003.

Menurut hipotesis tersebut, saat terbangun, jaringan saraf otak manusia penuh dengan informasi yang harus diproses. Proses tersebut membuat otak jenuh sinyal. Tidur membantu otak manusia mengendapkan informasi dan menata diri sehingga siap digunakan lagi keesokan harinya.

Tidur seperti me-reset otak. Semalam saja manusia bergadang dan kurang tidur, otak akan jenuh sinyal dan kurang siap menerima dan mengirim informasi baru. Hasilnya, bergadang akan membuat manusia kurang konsentrasi, sulit memberikan reaksi dengan cepat, serta sulit menyimpan memori baru.

Diberitakan The Guardian, Selasa (23/8/2016), Nissen memperoleh kesimpulannya tentang manfaat tidur bagi otak dengan meneliti respon 11 laki-laki dan 11 perempuan berusia 19-25 tahun setelah tidur cukup maupun bergadang.

Nissen mengungkap bahwa setelah bergadang, obyek riset punya sinyal saraf lebih rendah untuk menggerakkan otot serta respon neuron yang juga lebih rendah, tanda kesulitan menyimpan memori.

Hasil riset ini membuka peluang baru untuk mengatasi depresi. Alih-alih diatasi dengan anti-depreasan, depresi bisa disembuhkan dengan tidur.

Menanggapi temuan ini, Tononi mengungkapkan bahwa studi ini “elegan dan kuat” serta mengonfirmasi pandangan yang selama ini hanya bisa dibuktikan pada hewan.

Dia pun menegaskan, “Tidur itu penting. Salah satu alasannya adalah memungkinkan otak mempelajari hal baru sekaligus menyimpan dan menata memori yang ada.”