Monthly Archives: Oktober 2010

Kemenangan Capung Lawan Kadal Terekam Dalam Fosil Berumur 100 Juta Tahun


Seekor capung dan kadal yang sedang berduel sekitar 100 juta tahun lalu, ditemukan di Myanmar dalam bentuk fosil. Kedua hewan itu ditemukan dalam kondisi tak utuh, capung ditemukan dalam kondisi tak berkaki sementara kadal ditemukan tanpa kaki depan dan ekornya.

George Poinar, penemu fosil yang juga ahli ilmu serangga dari Oregon State University, mengungkapkan, kaki capung yang hilang diperkirakan dimakan oleh kadal. Menurut prediksinya, kala itu kadal dan capung sedang terlibat pertengkaran yang sengit. Kadal berusaha memakan capung dengan melahap kepalanya lebih dulu.

Tapi sial, kadal tak bisa membawa capung itu pergi karena kakinya terjebak oleh getah pohon yang super lengket. Alhasil, kadal justru mati bersama capung yang hendak dilahapnya terbungkus getah pohon yang membatu hingga kini.

Sayangi, penemu tak menemukan fosil kadal dalam kondisi utuh, tanpa perut dan kepalanya. “Saya tak berhasil menemukan kadal dalam kondisi utuh, sayang sekali. Padahal, jika sampel itu ada, kita mungkin bisa menemukan kepala capung dalam mulut kadal,” kata Poinar.

Hal menarik dari penelitian ini adalah perilaku kedua hewan yang masih sama hingga kini. Seperti kadal masa kini, ungkap Poinar, mereka juga masih memakan capung dan serangga lainnya. Seperti juga capung masa kini, mereka harus super hati-hati kalau ada hewan macam kadal dan cicak berada di dekat mereka.

Hasil penemuan Poinar dipublikasikan dalam Jurnal Palaeodiversity, yang terbit baru-baru ini. Umur fosil 100 juta tahun merupakan fosil tertua di Myanmar yang ditemukan di pepohonan. Ia mengatakan, penelitian ini sangat berguna bagi pemahaman kita tentang perilaku hewan. “Kenyataan ini menunjukkan bahwa perilaku hewan bertahan dalam jangka waktu sangat panjang,” ujar Poinar.

Daftar dan Kronologi Tsunami Besar Dunia Sepanjang Masa


Gempa berkekuatan 7,2SR yang mengguncang Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Senin 25 Oktober 2010, menimbulkan serangan gelombang maut, tsunami. Seluruh pemukiman yang berada di pantai barat gugusan kepulauan itu diterjang tsunami sehingga menewaskan lebih dari 400 orang.

Indonesia tidak lagi asing dengan bencana itu. Pada Desember 2004, tsunami besar terjadi di Aceh. Lalu tiga bulan berikutnya terjadi di Nias. Setahun lagi, tepatnya 17 Juli 2006, tsunami juga terjadi di Pangandaran, Jawa Barat.

Rekam jejak tunami ternyata sudah terjadi sejak tahun 6.000 Sebelum Masehi. Laman media ilmiah Livescience.com mencatat daftar tsunami maha dahsyat yang pernah terjadi di bumi.

6.000 SM

Gugusan salju besar di Sisilia longsor dan jatuh ke laut. Longsor yang terjadi pada 8 ribu tahun lalu ini memicu bencana tsunami tersebar di Laut Mediterrania. Tidak ada catatan sejarah bencana ini. Hanya para ilmuwan geologi memperkirakan tsunami dengan kecepatan 320 kilometer per jam ini mencapai ketinggian gedung 10 lantai.

1 November 1755

Setelah gempa yang menghancurkan Lisbon, Portugal, dan mengguncang sebagian besar Eropa. Orang-orang banyak yang berlindung di perahu. Namun, tsunami justru terjadi. Tak pelak bencana ini menewaskan lebih dari 60 ribu orang.

27 Agustus 1883

Letusan Gunung Krakatau di Selat Sunda, memicu tsunami yang menenggelamkan pesisir Sumatera, Jawa bagian utara, dan Kepulauan Seribu. Kekuatan gelombang bisa menyeret karang seberat 600 ton ke pantai. 36 ribu orang meninggal sia-sia.

15 Juni 1896

Gelombang setinggi 30 meter muncul sesaat setelah terjadi gempa di Jepang. Seluruh pantai timur disapu tsunami itu. 27 ribu orang meninggal.

1 April 1946

Gempa besar di Alaska menimbulkan gelombang besar di Hawaii. Bencana yang sering disebut sebagai misteri “April Fools Tsunami” itu menewaskan 159 orang.

9 Juli 1958

Gempa berkekuatan 8,3 SR di Alaska menyebabkan gelombang besar hingga 576 meter di Teluk Lituya, Alaska. Ini merupakan tsunami terbesar yang tercatat di zaman modern.

Untung saja, tsunami terjadi di tempat terisolir, sehingga tidak menimbulkan banyak korban. Tsunami ini hanya menyebabkan dua nelayan meninggal dunia, karena kapalnya  karam diterjang ombak.

22 Mei 1960

Gempa bumi terbesar yang pernah tercatat sebesar 8,6 SR di Chile. Gempa ini menciptakan tsunami yang menghantam Pantai Chile dalam waktu 15 menit. Gelombang tinggi terjadi hingga 25 meter. Tsunami ini menewaskan 1.500 orang di Chile dan Hawaii.

27 Maret 1964

Gempa Alaska “Good Friday” berkekuatan 8,4 SR, menimbulkan gelombang 67 meter di kawasan Valdez Inlet, Alaska. Gelombang dengan kecepatan 640 kilometer per jam ini menewaskan lebih dari 120 orang. Sepuluh orang di antaranya dari Crescent City, California, yang juga mendapat kiriman ombak setinggi 6,3 meter.

23 Agustus 1976

Tsunami di Filipina barat daya menewaskan 8 ribu orang. Gelombang besar ini juga dipicu gempa bumi di sekitar pantai.

17 Juli 1998

Gempa dengan kekuatan 7,1 SR menghasilkan tsunami di Papua Nugini. Gelombang besa dengan cepat membunuh 2.200 orang.

26 Desember 2004

Gempa maha dahsyat dengan kekuatan 9,3 SR mengguncang di Samudra Hindia, lepas pantai barat Aceh. Gempa paling besar sepanjang 40 tahun terakhir ini menimbulkan gelombang tinggi di Sumatera Utara, Pantai Barat Semenanjung Malaysia, Thailand, Pantai Timur India, Sri Lanka, bahkan sampai Pantai Timur Afrika.

Setidaknya 320 ribu orang dari delapan negara meninggal dunia. Bencana ini merupakan kematian terbesar sepanjang sejarah.

28 Maret 2005

Tiga bulan kemudian tsunami juga terjadi di Sumatera. Gempa di lepas pantai Nias yang berkekuatan 8,7 SR itu memicu tsunami besar yang menewaskan 1.300 orang di Pulau Nias, Sumatera Barat.

Gel Pencegah AIDS dan HIV Telah Ditemukan


Sejumlah kelompok tengah meneliti produk gel khusus guna melindungi perempuan dari infeksi HIV. Gel itu berisi, antara lain, obat tenofovir yang dalam sebuah uji coba mampu mengurangi infeksi HIV pada perempuan sekitar 39 persen selama 2,5 tahun di Afrika Selatan. Gel itu dianggap sebuah terobosan besar oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

”Food and Drug Administration masih menginginkan informasi lebih apakah gel ini benar-benar bekerja dan aman sebelum dilepas ke masyarakat. Tetapi, mereka akan mempercepat proses. Biasanya dibutuhkan sekitar enam bulan untuk menganalisis data,” ujar dr Henry Gabelnick, Direktur Executive CONRAD, salah satu kelompok yang mengembangkan produk itu, Kamis (28/10) di Inggris. CONRAD merupakan bagian dari Eastern Virginia Medical School yang berpartner dengan institusi lain.

Kehadiran gel itu akan bermanfaat dalam pencegahan penularan HIV/AID, mengingat salah satu cara penularan terbanyak ialah melalui hubungan seksual perempuan dan laki-laki, terutama di Afrika. Sekitar 33 juta orang terinfeksi HIV/AIDS di dunia. Tidak ada vaksin pencegahnya. Pemakaian kondom dapat mencegah, tetapi banyak laki-laki di Afrika yang tidak mau memakainya dan adakalanya perempuan menginginkan keturunan.

Sebuah gel, krim, atau cincin yang dapat melepaskan obat dapat membantu melindungi dari HIV, perempuan tetap dapat hamil, dan bisa digunakan tanpa sepengetahuan laki-laki dan cocok digunakan bagi yang memiliki suami gay atau biseksual.

Sejumlah Vertebrata Dunia Diambang Kepunahan


Sejumlah spesies vertebrata menghadapi ancaman kepunahan serius. Rata-rata 50 spesies mamalia, burung, amfibi, reptil, dan ikan mendekati kepunahan setiap tahun.

Hal itu mengemuka dalam UN Convention on Biological Diversity di Nagoya, Jepang, 18-29 Oktober 2010. Para perwakilan negara berkumpul di Jepang untuk menetapkan target dan pencapaian di bidang pelestarian keanekaragaman hayati.

Laporan mengenai ancaman kepunahan tersebut merupakan hasil studi International Union for the Conservation of Nature (IUCN).

Studi yang diluncurkan dalam pertemuan dunia itu juga dipublikasikan di jurnal Science baru-baru ini.

Studi itu menggunakan Red List of Threatened Species IUCN. Studi berbasis 25.000 data spesies yang diikuti dengan ketat statusnya, khususnya vertebrata, itu menyebutkan, 41 persen amfibi dan 13 persen burung paling terancam. Red List of Threatened Species IUCN merupakan pusat informasi status konservasi global paling komprehensif di dunia.

”Tulang punggung dari keragaman hayati sedang terkikis,” ujar pakar ekologi, Profesor Edward O Wilson dari Universitas Harvard, Amerika Serikat, Kamis (28/10). Kondisi itu pun baru sebatas spesies yang diamati teratur dan dikategorikan statusnya oleh IUCN.

Kepunahan terbesar terjadi di Asia Tenggara, lokasi terjadinya pembalakan dan pembukaan hutan untuk lahan pertanian. Hutan merupakan habitat berbagai spesies. Selain itu, eksploitasi berlebihan dan adanya pemangsa merupakan faktor lainnya.

Menurut penelitian IUCN, proporsi dari spesies yang menghadapi kepunahan meningkat. Namun, upaya intensif konservasi akan mengembalikan keadaan.

Ketua Divisi Species Survival Commission dari (IUCN) Simon Stuart mengatakan, dengan memahami ancaman yang ada, disertai upaya konservasi serius, keadaan dapat dipulihkan.

Spesies yang pernah hampir punah kemudian berhasil dipulihkan, antara lain, burung kondor California (Gymnogyps californianus), kakaktua kaki hitam (Mustela nigripes) di Amerika, dan kuda Przewalski (Equus ferus) di Mongolia.

Pelarangan penangkapan paus komersial secara perlahan meningkatkan populasi paus berpunuk (Megaptera novaeangliae) sehingga spesies itu benar-benar keluar dari daftar merah.

Contoh lainnya ialah populasi global burung Seychelles Magpie-robin (Copsychus sechellarum) yang semula kurang dari 15 ekor pada 1965 meningkat menjadi 180 ekor pada 2006 dengan cara mengontrol pemangsa burung tersebut.

Dalam pertemuan di Nagoya, utusan negara-negara mempunyai ambisi berbeda dalam upaya konservasi dan berdebat mengenai siapa yang akan membiayai upaya tersebut.

Pendanaan yang ada sekarang untuk memerangi hilangnya keragaman hayati, yakni sekitar 3 miliar dollar AS dalam satu tahun, dirasa kurang oleh negara berkembang. Jepang menawarkan 2 miliar dollar AS kepada negara berkembang untuk tiga tahun mulai 2010

Sarjana Fisika Asal Kenya Membuat Pesawat Terbang Hanya Dengan Berpaduan Wikipedia


Setelah menempuh studi fisika di universitas sebelum kemudian menggeluti bisnis perangkat keras komputer, warga Nairobi, Kenya, bernama Gabriel Nderitu kini menatap ke angkasa lepas.

Dia berhasil merakit sendiri pesawat bertempat duduk dua setelah membaca prinsip-prinsip aeronotika dari Internet.

Dalam laporan khusus pada Citizen TV Kenya, Nderitu mengungkapkan inspirasi dari misinya itu.

“Minat masa kecilku adalah dunia penerbangan, maka itu mungkin ini adalah karir yang tak kesampaian yang saya coba lagi ciptakan,” katanya.

Ahli pesawat Kenya ini kini tengah menyelesaikan sentuhan-sentuhan akhir untuk pesawat buatanya yang akan berberat 800 kg dan diciptakan dari mesin Toyota NZE.

Sayapnya tercipta dari lembar alumunium dan yang menutup hidung pesawat adalah propelar sepanjang 74 inci yang menghasilan putara 4.000 rotasi per menit.

Konstruksi pesawat ini dimulai sejak setahun lalu, dibantu oleh lima orang asisten yang hanya diupah 8.000 dolar AS (Rp72 juta).

Kepada the Guardian, Inggris, Nderitu bercerita bahwa untuk merancang pesawat itu dia mesti mengunduh dulu 5 GB data, dengan Wikipedia menjadi referensi utama untuk informasinya itu.

“Ini agak seperti menemukan kembali roda, bukan mencontoh dan menjiplak…ini adalah perkara membaca sains mengenai pesawat,” kata Nderitu kepada Citizen TV Kenya.

Kendati begitu, semua upaya keras Nderitu tidak dijamin berakhir bahagia seperti kisah-kisah Hollywood.

Sepertinya liputan media yang luas atas inovasinya itu juga menarik perhatian Otoritas Penerbangan Sipil Kenya yang kemudian menyarankan Nderitu menghentikan proyeknya itu. Ternyata kemampuan BJ Habibie untuk membuat pesawat terbang sampai sekolah ke Jerman dan menghabiskan triliunan rupiah tidak ada artinya apa-apa. Hanya meninggalkan hutang bagi rakyat.

Mahasiswi Penemu Kulkas Tenaga Matahari Mendapat Penghargaan Dari Juri Nobel


Seorang Mahasiswi berusia 23 tahun asal inggris menjadi satu-satunya perempuan yang mendapat penghargaan dari juri yang beranggotakan para pemenang Nobel.

Seperti dikutip Dailymail, Emily Cummins adalah satu dari 10 kaum muda luar biasa. Dia menerima dua penghargaan besar atas penemuannya yaitu lemari es bertenaga surya dan alat pengangkut air yang dirancang khusus untuk digunakan di Africa.

Lulusan Universitas Leeds tersebut terpilih sebagai penerima penghargaan Oslo Business for Peace yang jurinya adalah para pemenang penghargaan Nobel.

Penghargaan tersebut, yang tahun ini adalah untuk kedua kalinya, bertujuan untuk menjaring karya etis para pebisnis.

Cummins juga akan menerima penghargaan di Jepang setelah ia terpilih sebagai salah satu dari 10 muda luar biasa menurut Junior Chamber International.

Lemari es bertenaga surya itu, yang dirancangnya ketika masih menjadi siswa sekolah, kini bisa membantu kehidupan keluarga di Namibia,Afrika Selatan, Zambia,Botswana dan Zimbabwe.

Kulkas itu bekerja dengan jalan penguapan dan dapat digunakan untuk menjaga benda yang mudah busuk seperti susu dan daging selama berhari-hari.Alat itu mampu menjaga temperatur tetap sekitar 6 derajat celcius dan tanpa listrik.

Lemari es itu terdiri dari dua silinder – satu berada dalam silinder lainnya. Silinder terdalam dibuat dari bahan metal tetapi silinder terluarnya dapat dibuat dari apapun dengan tangan, termasuk dari bahan kayu dan plastik.

Ia juga merancang sebuah sistem pengairan dengan menggunakan banyak wadah guna membantu orang mendapatkan air secara efektif menyeberangi Afrika utara.

Cummins mengatakan “Saya terus-menerus mengagumi pengembangan lebih lanjut atas proyek teknologi di sekolah.”

“Pengakuan atas karya saya di Norwegia dan Jepang merupakan kehormatan yang besar. Saya berhasrat untuk mendorong anak muda mencapai potensi kreatifnya, terutama dalam bidang rancangan yang berkelanjutan.”

“Mudah mudahan penghargaan ini akan menginspirasi anak muda lain agar berpikir bagaimana mereka bisa berkontribusi kepada komunitas global dengan jalan yang positif.”

Membuat mainan, kandang kelinci dan pemanggang bersama kakek membantu Cummins berkembang meraih berbagai penghargaan atas rancangan inovatif dari produk untuk negara dunia ketiga, meskipun faktanya ia belum jadi i insinyur.

Gelar Cummins di universitas Leeds adalah sarjana manajemen bisnis, dengan pendalaman pada aspek teknologi dan keberlanjutan.

Ia tak pernah mengikuti pendidikan sarjana mesin karena ia merasa tak memiliki kualifikasi yang tepat.

“Saya dikenal sebagai insinyur mesin karena berbagai penghargaan yang saya menangi, padahal saya bukan insinyur.”

“Memalukan sekali jika berbagai persyaratan membuat kita batal mengejar impian kita. Anda harus fokus pada yang anda sukai lalu kejarlah dengan segala cara.”

Fenomena Aneh Pelangi Kembar Di Langit Inggris


Setelah tujuh tahun dan membuat 2.000 foto, seorang fotografer Inggris berhasil memotret fenomena alam yang langka: dua pelangi yang muncul bersamaan. Pelangi dobel ini muncul di Darmouth, Devon, Inggris.

Andy Kyle, 53 tahun, fotografer itu setiap hari memotret pemandangan dari jendela kantornya. Andy melakukan kebiasaan ini selama 7 tahun terakhir. Sampai akhirnya sebuah pelangi ganda beberapa hari lalu muncul dan menciptakan sebuah “jembatan” yang indah.
Andy yang juga mengelola sebuah situs bernama The View From Dartmouth telah memotret setidaknya 2.000 foto. Dia melakukan itu setiap hari.
Pelangi adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan. Pelangi juga dapat dilihat di sekitar air terjun yang deras.
Fenomena dua pelangi ini memang peristiwa langka. Kadang-kadang kedua atau ‘pelangi sekunder’ yang redup dapat dilihat di luar pelangi utama.
Pelangi sekunder disebabkan oleh refleksi ganda dari sinar matahari di dalam air hujan, dan muncul pada sudut 50-53 derajat.
Jika Anda melihat dekat Anda dapat melihat warna pelangi sekunder yang terbalik, dengan biru di luar dan merah di dalam. Pelangi sekunder lebih lemah dari pelangi yang utama karena mendapat cahaya yang lebih sedikit.