Monthly Archives: September 2009

Mikoriza, Penolong Tanaman di Daerah Kering Karena Bisa Bersimbiosis


Jamur jenis Mikoriza yang bersimbiosis dengan tumbuhan ternyata bermanfaat meningkatkan daya tahan tanaman hingga tidak sampai mati, atau layu akibat menipisnya persediaan air didalam tanah selama kemarau panjang.

“Penggunaan jamur mikoriza cocok diterapkan didaerah-daerah yang minus air seperti di Gunung Kidul, Yogyakarta dan NTB,” kata Yayat Rukiat, peneliti dari Balai Litbang Deptan, di Bekasi, Selasa.

Akar tumbuhan yang diselimuti muselium hasil simbiosis dengan mikoriza menjadikan tanaman tahan terhadap menipisnya persediaan air didalam tanah sementara unsur hara pada tanah tetap terpelihara.

Mikoriza sendiri bersimbiosis dengan dua kelompok jamur yaitu hektomikoriza yang biasa digunakan untuk farmasi, akasia dan tanaman perkebunan seperti Melinjo serta pinus. Ia mengatakan, sebanyak 93 persen tumbuhan di dunia berasosiasi dengan jamur mikoriza. Adanya mikoriza juga mempermudah penyerapan unsur hara oleh akar tanaman.

Dengan menggunakan mikoriza maka penggunaan pupuk untuk tanaman juga bisa dihemat seperti kelapa sawit yang membutuhkan banyak pupuk bisa dihemat setengahnya. Akar tanaman yang diselimuti mikoriza juga tahan terhadap serangan hama. “Penyakit akar tak bisa masuk, dan jamur itu juga membentuk unsur phospor pada tanaman,” ujarnya.

Dalam memanfaatkan mikoriza, cara yang tepat dilakukan menurut Yayat adalah ketika pembenihan melalui inkolasi bibit dengan mikoriza. Cara itu telah dikembangkan di balai penelitian dan selanjutnya hasil benih itu akan dipasarkan secara luas.

Jamur mikoriza sudah diterapkan di Gorontalo pada tanaman jagung dengan hasil memuaskan, tahan terhadap penyakit dan penggunaan pupuk lebih hemat.

Iklan

Opera 5 Diluncurkan dan Makin Keren Saja


Opera Mini 5 Beta bisa menjadi pilihan terbaik browser web untuk smartphone atau ponsel-ponsel berbasis Java. Software gratis ini sudah dilengkapi fitur-fitur akses internet secara mobile yang makin senyaman akses di komputer seperti menyediakan tab, speed dial, dan password manager.

Dengan tab, banyak alamat web dapat dibuka secara bersamaan misalnya membuka alamat Facebook, Twitter, KOMPAS.com, dan Google. Pengguna tinggal berpindah dari satu alamat ke alamat lain dengan bebas tanpa harus meninggalkan alamat yang dibuka sebelumnya. Apalagi tak ada batasan berapa halaman yang bisa dibuka.

Speed dial menampilkan 9 thumnail alamat web pilihan pengguna di halaman depan saat browser aktif. Fitur ini memudahkan akses ke halaman-halaman populer atau yang paling sering dikunjungi dengan lebih cepat karena hanya menge-klik thumbail tersebut tanpa harus mengetik alamat webnya.

Opera Mini 5 Beta juga sudah mendukung password manager yang akan menyimpan alamat login dan password pengguna ke berbagai situs. Dengan fitur ini, browsing ke situs yang meminta identitas dan password seperti email, situs sosial, dan forum dapat dilakukan lebih cepat tanpa mengetik ulang.

Selain fitur-fitur tersebut, Opera Mini 5 Beta juga hadir dengan penampilan baru yang lebih segar. Didesain untuk nyaman dipakai pada perangkat berbasis keypad maupun layar sentuh, navigasinya menggunakan panel khusus. Panel tersebut menyediakan tombol ke speed dial, back, next, reload, dan shut down. Pada bagian tengah juga terdapat menu untuk setting, bookmark, history, saved pages, find in page, dan help.

Di halaman muka juga langsung tersedia menu pencarian Google untuk mempercepat melakukan pencarian. Namun, tak ada pilihan mengubah warna tema dasar seperti versi sebelumnya.

Untuk mendapatkan software ini download saja secara langsung dengan mengetik m.opera.com/next di browser web yang sudah Anda pakai. Opera Mini 5 Beta tidak akan me-replace versi sebelumnya sehingga Anda bisa membanding-bandingkan keandalannya