Monthly Archives: Februari 2014

Manfaat Nontom Film Porno Untuk Pasangan


Hubungan seksual dan percintaan memang tak bisa dipisahkan. Namun, seiring dengan keseharian dan kesibukan, sering kali pasangan sulit menikmati kepuasan bercinta karena waktu yang sangat mepet. Saat ada waktu libur dari kesibukan, pasangan harus bisa memanfaatkan momen tersebut untuk mencukupi kebutuhan seksual mereka. Agar lebih efektif, menonton film syur dapat membantu Anda dan pasangan untuk mencapai hal tersbut. Berikut caranya:

1. Berbagi pengalaman
Bersama pasangan, berbagi hal-hal kecil akan semakin menyenangkan, terutama pengalaman seksual. Lewat film syur, pasangan akan lebih terbuka dan bertanya jika mereka penasaran atau tidak mengerti bagian dalam film sehingga ingin untuk diajari. Beberapa pasangan mengaku senang membicarakan hal tersebut saat menonton film dengan tema serupa.

2. Bereksperimen
Masih banyak orang yang malu mengungkap fantasi pada kekasihnya tentang hubungan seksual. Dengan menonton film syur, Anda memiliki kesempatan untuk mengaplikasikan secara langsung fantasi atau khayalan tersebut dengan pasangan Anda. Keuntungan lainnya, pasangan akan jadi lebih mengerti apa yang Anda inginkan saat berhubungan seksual sehingga percintaan pun semakin bahagia.

3. Dapat mempercepat foreplay
Lelah karena kesibukan yang dilakukan sepanjang hari membuat waktu bercinta semakin terbatas. Dengan menonton film syur, foreplay akan semakin cepat terjadi. Sebuah studi menemukan dengan film syur foreplay dapat dicapai dalam waktu 30 detik.

4. Lebih bergairah
Mungkin pasangan Anda pernah menjalin hubungan lain sebelumnya. Dan hal tersebut tidak menutup kemungkinan dia atau Anda berfantasi tentang orang lain saat bercinta. Tapi saat menonton film syur bersama pasangan akan meningkatkan gairah dan Anda tak perlu berfantasi lagi karena Anda dapat langsung membayangkan bercinta dengan pemain film syur tersebut dan juga merasakan langsung repson biologis dan fisik dari rangsangan yang dirasakan pasangan saat menonton film itu sehingga sensasi menjadi lebih tinggi.

5. Lebih intim
Setiap mereka yang berpasangan pasti membutuhkan hubungan seksual. Dengan menonton film syur, Anda bisa lebih terbuka dengan pasangan mengenai kebiasaan dan keinginan seksual tersebut. Anda juga tak perlu malu lagi untuk mengaku bahwa Anda suka dan sering sekali nonton film syur. Anda juga bisa mencoba berbagai hal-hal baru dalam film pada pasangan Anda. Hubungan seksual pun tidak akan jadi membosankan atau melelahkan.

Kebanyakan orang mengangap mereka yang menonton film syur adalah yang single atau jomblo. Namun, baru-baru ini lembaga survei dari Prancis IFOP dan situs dewasa Cam4 dot com menemukan bahwa pasangan yang sah juga perlu menonton bersama film syur. Mereka menilai menonton film syur bersama pasangan akan membuat hubungan Anda semakin bahagia dan harmonis.

Survei ini mengumpulkan 1.023 peserta dan mengajukan pertanyaan seputar kebiasaaan menonton film syur tersebut. Sebanyak 70 persen pria dan 85 persen wanita mengaku menonton film syur secara rutin. Di lain pihak, ditemukan 53 persen peserta menonton film syur bersama pasangannya dan 66 persen mau nonton bersama jika diajak.

Selain itu, ditemukan juga peserta yang sering menonton film syur akan semakin banyak melakukan hubungan seksual bersama pasangannya. Jika kebutuhan seksual terpenuhi, hubungan pasangan diyakini akan semakin harmonis. Hubungan seksual juga dipercaya bisa mencegah pasangan berselingkuh.

Setelah menonton film syur, sebanyak 54 persen di antaranya mengaku akan mencoba gerakan yang sama dalam film dengan pasangannya. Sedangkan 54 persen peserta melakukan hubungan seksual saat menonton film syur tersebut.

Cara Mengurangi Bau Amis Pada Daging Kambing dan Domba


Daging domba memang tak berbau semenyengat daging kambing. Namun, tetap saja bau perengusnya cukup mengganggu. Tak usah bingung, baunya bisa dikurangi dengan bahan-bahan alami. Meat & Livestock Australia (MLA) membagikan tips menghilangkan bau pada daging domba. Cara ini juga bisa diterapkan untuk daging kambing.

1. Lobak
Rebus daging bersama beberapa potong lobak. Setengah jam kemudian angkat, lalu keluarkan lobak dari rebusan. Rebus kembali daging kambing atau domba hingga empuk.

2. Kacang hijau
Rebus satu kilogram daging bersama 1 sendok teh kacang hijau. Setelah 10 menit, angkat dan tiriskan kacang hijau. Masak kembali daging kambing atau domba.

3. Bubuk kari
Masak satu kilogram daging bersama 10 gram bubuk kari. Jika tak ingin aroma kari terlalu tajam, rebus beberapa menit saja. Angkat daging dan ganti air perebusnya. Aroma wangi rempah akan membuat aroma daging kambing dan domba jadi enak.

4. Tebu
Masak satu kilogram daging bersama 200 gram tebu yang sudah dipotong-potong. Rebus hingga daging setengah matang lalu angkat tebu. rasa manis tebu akan membuat aroma daging lebih segar.

5. Cuka
Didihkan satu liter air, lalu masukkan satu kilogram daging dan 50 ml cuka masak. Setelah mendidih lagi, tiriskan daging dan masak sesuai selera.

Operasi Pengencangan Pantat Wanita Paling Laris


Kebutuhan akan operasi plastik untuk menyempurnakan penampilan semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Bukan hanya wajah saja yang perlu diperbaiki, tapi juga bagian tubuh, termasuk bokong.

Menurut data dari Ikatan Bedah Plastik Amerika Serikat, salah satu prosedur bedah plastik yang sedang tren adalah pengencangan dan peninggian bokong (buttock enhancement). Tahun 2013 lalu prosedur ini sudah dilakukan sebanyak 10.000 kali. Jumlah tersebut naik 16 persen dibanding tahun 2012.

Buttock enhancement adalah salah satu cara untuk membentuk bokongyang bulat dan padat melalui bedah plastik. Tindakan ini dilakukan dengan mengangkat lemak bokong yang berlebih dan meninggikan bentuk bokong dengan implan.

Menurut Dr.Enrina Diah, Sp.BP, dalam bukunya Ultimate Beauty, ada dua macam tindakan yang bisa dilakukan untuk memiliki bentuk bokong idaman, yaitu dengan transfer lemak dan implan silikon.

Transfer lemak adalah penyedotan lemak di area lengan, paha dalam, dan perut, yang kemudian ditransfer dengan jumlah secukupnya dengan cara menyuntikkan lemak tersebut ke area bokong. Sedangkan implan silikon dilakukan dengan menambah volume bokong dengan pemasangan gel implan, seperti pada payudara.

Tindakan operasi ini biasanya berhasil menampakkan hasil yang sangat natural. Tetapi, tindakan ini harus dilakukan oleh dokter bedah plastik yang kompeten.

dr Helmy Djafar Temukan Mobil Bertenaga Angin


Inovasi mobil bertenaga angin buatan dr Helmy Djafar asal Surabaya mencuri perhatian pengunjung pameran otomotif Surabaya. Faton Nurdiansyah, mahasiswa Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya, mengaku takjub dengan inovasi tersebut. “Ternyata beneran bisa jalan,” kata Faton, yang merekam test drive mobil tersebut.

Bersama empat orang temannya, Faton sengaja ingin menyaksikan langsung mobil angin tersebut. Mobil dengan bahan bakar udara ini menjadi salah satu peserta Pameran Otomotif Surabaya di Grand City Surabaya, 27 November-1 Desember 2013. Bentuk dan namanya yang unik mengundang rasa penasaran banyak orang. Berbeda dengan mobil lainnya yang berjejer mewah di area pameran, mobil ciptaan Helmy itu memang terlihat berbeda. Mobil itu dibentuk layaknya helicak. Sebuah tabung udara berukuran 6 meter kubik itu menghiasi bagian belakang mobil.

Tapi kali ini mobil yang semula terbuka di bagian belakang sudah tertutup dengan pelindung berbahan fiberglass. “Seperti belalang terbang,” ujar anggota tim mobil udara, Adang Mansur. Helmy mengatakan, sejak pameran mulai dibuka pukul 10.00 WIB, mobilnya terus-menerus dikunjungi. Banyak pengunjung yang penasaran dan tidak berhenti bertanya bagaimana udara bisa menggerakkan sebuah mobil. “Sampai siang ini, sudah ada ratusan. Mereka antusias menanyakan tentang mobil ini,” ujar Helmy.

Salah satu pengunjung, Hari Budianto, yang juga dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia, mengakui bahwa mobil udara buatan Helmy sangat kreatif. “Ini kreatif. Orang enggak akan nyangka.” Menurut dia, mobil tersebut memang ramah lingkungan sekaligus ramah uang. Ia pun menyarankan agar mobil ini dikembangkan lagi, terutama dari sisi kepraktisan. Apalagi, kata dia, yang nantinya menjadi persoalan adalah seberapa praktis pengisian ulang udara yang digunakan sebagai bahan bakar. “Kalau satu tabung jarak tempuhnya 4 kilometer, seberapa ribet nanti akan regenerate dalam waktu cepat,” katanya.

Mobil kreasi Helmy ini memang hanya berbahan bakar udara. Konsumsi bahan bakar yang dibutuhkan hanya Rp 100 untuk jarak tempuh 10 kilometer. Dengan tabung udara yang ada mampu melaju dengan kecepatan 70 kilometer/jam. Bahkan Helmy sudah menyempurnakan teknologinya, sehingga kemampuannya jauh lebih cepat dan lebih irit.

Belakangan, mobil ini juga mencuri perhatian Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan. “Iya, kami dijanjikan bertemu dengan Pak Dahlan,” ujar Helmy.

Cara Membuat Bahan Bakar Nabati Dari Buah Maja


Sekelompok siswa SMAN 5 Denpasar sukses memanfaatkan buah maja menjadi bahan bakar nabati. Mereka membuat bahan bakar dari tumbuhan sebagai upaya alternatif atas makin mahal dan langkanya bahan bakar minyak. “Dari buah-buahan itu kita bisa mendapat glukosa yang diolah menjadi bioetanol,” kata anggota kelompok siswa, Made Ayu Somantari, Kamis, 27 Februari 2014.

Temuan Made Ayu dan kawan-kawannya ditampilkan dalam Pameran Serangkaian HUT Kota Denpasar di Lumintang, Denpasar, hari ini. Penemuan ini bermula dari keikutsertaan mereka dalam lokakarya energi alternatif yang digelar Pertamina Foundation. Dari situ, kata Made Ayu, mereka melakukan uji coba sumber energi nabati dengan memanfaatkan aneka buah seperti mangga dan pepaya sebagai bahan dasar.

Tak puas dengan hasilnya, mereka kemudian melirik buah maja yang pohonnya tumbuh di halaman sekolah. Dari hasil uji laboratorium, diketahui daging buah yang punya nama ilmiah Aegle marmelos ini ternyata mengandung kadar glukosa yang cukup tinggi. Untuk mendapatkan bahan bakar nabati, daging buah harus difermentasi selama 4-7 hari menggunakan khamir Saccharomyces yang terdapat dalam ragi kue. “Proses ini akan mengubah glukosa menjadi alkohol,” ungkap siswa kelas 11 IPA 4 ini.

Setelah itu, dilakukan destilasi atau pemisahan campuran sesuai dengan titik didihnya sehingga dihasilkan bioetanol yang siap digunakan sebagai bahan bakar. Untuk menghasilkan 1 liter bioetanol, dibutuhkan sedikitnya 25 buah maja.

Hasil uji coba menunjukkan mendidihkan air dengan bahan bakar nabati ini hanya membutuhkan waktu sekitar 4 menit, sedangkan dengan minyak tanah membutuhkan waktu sekitar 7 menit. “Ini terobosan yang akan kita manfaatkan untuk mendukung program Denpasar sebagai Green City,” kata Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Mantra.

Ia sempat menjajal langsung penggunaan bahan bakar nabati dari buah maja itu untuk menggoreng lumpia. Hasilnya, lumpia lebih cepat matang daripada digoreng dengan bahan bakar minyak. Atas keberhasilan itu, Rai Mantra langsung meminta Kepala PD Pasar Kota Denpasar untuk menjajaki kemungkinan kerja sama guna mengembangkan bioetanol dari buah-buahan yang lain. Sebab, selama ini banyak sekali buah yang tak terjual di pasar dibuang begitu saja. “Secara ilmiah, buah-buahan lain juga bisa diolah,” ujarnya.

Hal Yang Harus Dilakukan Untuk Memperbesar Penis Sebelum Umur 16 Tahun


Ada banyak faktor yang mempengaruhi kelamin pria, mulai dari keturunan hingga faktor tumbuh kembang. Jika ingin ukurannya optimal saat dewasa, maka ada beberapa hal yang perlu dilakukan sejak usia muda.

Pada usia 15-16 tahun, perkembangan kelamin pria mencapai ukuran yang sama dengan dewasa. Setelah itu, ukuran penis tidak dapat bertambah lagi. Perkembangan penis dipengaruhi oleh hormon seks. Jika terjadi hambatan atau gangguan hormon seks, maka perkembangan kelamin terganggu sehingga ukuran penis dan bagian kelamin lain terhambat.

“Jadi dapat ditemukan, seorang pria pada usia 16 tahun tetapi ukuran penisnya belum mencapai stadium V menurut Tanner,” jelas Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS, seksolog dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana pada Rabu (26/2/2014).

Dalam keadaan demikian, lanjut Prof Wimpie, dengan pengobatan hormon penis masih dapat berkembang menjadi normal, walaupun testisnya tidak dapat berkembang. Hanya dalam keadaan demikian ukuran penis dapat ditambah. “Pria harus diberi pengertian bahwa tidak ada cara yang ilmiah dan signifikan untuk menambah ukuran penis yang telah berkembang normal. Jadi pria yang mengalami perkembangan normal tetapi terobsesi mempunyai penis lebih besar, seharusnya tidak memerlukan pengobatan,” tegas Prof Wimpie.

Penis memang tidak akan bertambah besar ketika pria sudah dewasa. Tapi hal tersebut masih bisa diusahakan jika kondisinya terdeteksi sejak memasuki masa pubertas. “Jika masih remaja dan masih mengalami pubertas, usahakan sering melakukan evaluasi, misalnya dengan mengunjungi dokter, menanyakan hal-hal agar kita bisa tahu penis kita itu normal atau tidak,” tutur dr Heru H. Oentoeng, M.Repro, SpAnd, dari RS Siloam Kebon Jeruk, saat dihubungi terpisah.

Menurut dr Heru, selagi masa pubertas, kelamin pria masih bisa bertambah ukurannya. Namun jika lewat dari masa pubertas, biasanya pertambahan tidak akan terjadi lagi. “Yang paling penting, jangan pernah sekalipun termakan iklan yang mengatakan dapat menambah ukuran penis. Itu semua bohong,” tegas dr Heru.

Namun akan beda halnya dengan orang yang kegemukan. Olahraga menjadi salah satu kegiatan yang bisa dilakukan orang dengan berat badan besar atau kegemukan untuk membuat ukuran penisnya terlihat lebih besar. Sebab, pada pria yang kegemukan biasanya penis akan terlihat lebih kecil atau bahkan bisa juga terlihat ‘tersembunyi’ karena tertutup oleh lemak di sekitar perut dan kelamin. Nah, olahraga akan membantu tubuh menjadi lebih kurus, ramping, sehingga bisa kembali ‘memperlihatkan’ penisnya.

“Dan untuk yang mengalami pubertas, olahraga akan membantu memperlancar pertumbuhan penisnya,” pesan dr Heru.

Ukuran rata-rata kelamin pria bisa berbeda di tiap negara. Karena itu ada yang menganggap ukuran penis dipengaruhi oleh faktor ras dan keturunan. Benarkah demikian?

Perkembangan normal ukuran penis terjadi bersamaan dengan perkembangan organ seksual lainnya, seperti testis, kelenjar kelamin, dan perkembangan tanda karakteristik seksual sekunder.

“Kalau penis telah berkembang normal menurut 5 stadium Tanner, ukuran penis sebenarnya tergolong normal,” jelas Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS, seksolog dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Menurut Prof Wimpie, beberapa penelitian menunjukkan bahwa ukuran penis berbeda pada etnik yang berbeda. Tetapi jumlah sampel pada penelitian tersebut tidak seimbang antar etnik, sehingga hasilnya tidak dapat diterima.

Hal tersebut diamini oleh dr Heru H. Oentoeng, M.Repro, SpAnd. Menurutnya, memang ada perbedaan rata-rata ukuran kelamin di antara pria Asia, Eropa, dan Afrika, namun angkanya tidak terlalu besar dan hanyalah data statistik.

“Kalau untuk ras, itu tidak sepenuhnya. Seperti yang saya sebutkan tadi, yaitu ada nilai-nilai statistik normal untuk Asia. Namun hal itu hanya sebatas statistik saja. Itu juga hanya rata-rata. Kalau pun ada perbedaan untuk orang Asia, Afrika, dan Eropa, ya memang ada, namun biasanya tidak besar. Tapi sekali lagi, hal itu hanyalah statistik saja,” jelas dr Heru H. Oentoeng, M.Repro, SpAnd, dari RS Siloam Kebon Jeruk, saat dihubungi terpisah.

Lantas bagaimana dengan faktor keturunan? Untuk pertanyaan ini, dokter memiliki jawaban yang pasti. “Iya, betul. Faktor genetik itu memang berpengaruh pada ukuran penis, karena biasanya juga keturunan,” tegas dr Heru H. Oentoeng, M.Repro, SpAnd, dari RS Siloam Kebon Jeruk, saat dihubungi terpisah. Namun ukuran kelamin pria tidak semata-mata hanya dipengaruhi faktor genetik. Selain genetik, tambah dr Heru, faktor tumbuh kembang juga sangat berpengaruh. Biasanya kondisi ini berhubungan dengan kesehatan.

Contohnya, ada orang tua yang kurus tapi memiliki anak bertubuh gemuk. Nah, biasanya orang gemuk itu mempunyai penis yang lebih kecil. “Jadi, faktor tumbuh kembang juga ikut berpengaruh,” katanya. Banyak pria di belahan dunia manapun, entah itu di Asia atau di negara-negara Barat sama-sama pernah mengidap ‘penis anxiety’, cemas dan tak puas dengan ukuran penisnya, sekalipun ukuran penis mereka di atas rata-rata. Lalu penis seperti apa yang dikategorikan normal di mata dokter?

“Ukuran normal penis dari sisi medis itu sesuai dengan rata-rata statistik. Biasanya untuk orang Asia itu statistik normalnya 9,7 hingga 15,1 cm,” ungkap Dr Heru H. Oentoeng, M.Repro., SpAnd., dari RS Siloam Kebon Jeruk Jakarta. Namun Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Denpasar tak menampik jika ukuran penis normal memang sering diperdebatkan.

“Penis dengan ukuran lebih pendek dari 4 cm dalam keadaan lemas dan lebih pendek dari 7 cm dalam keadaan ditarik, dapat dianggap di bawah normal. Tetapi ukuran 4 dan 7 cm jangan dianggap sebagai nilai absolut sebagai suatu kondisi untuk mendapat pengobatan. Kondisi ini harus dikaitkan juga dengan variabel lain seperti Indeks Massa Tubuh (BMI) dan perkembangan organ seksual lainnya seperti testis dan kelenjar kelamin,” tegasnya.

Agar tidak simpang siur, patokan standar ukuran penis normal telah ditetapkan oleh National Academy of Surgery di Prancis yang menetapkan bahwa standar penis normal adalah jika panjangnya antara 9 cm hingga 9,5 cm dalam kondisi lemas dan 12,8 hingga 14,5 cm dalam keadaan ereksi. Di luar rentang tersebut, barulah penis dapat dikatakan terlalu kecil atau terlalu besar.

Standar baku untuk ukuran penis normal tidak hanya dilihat dari panjangnya, melainkan juga keliling atau lingkar penisnya. Lingkar penis normal adalah 8,5 cm hingga 9 cm dalam kondisi lemas dan 10 cm hingga 10,5 cm saat mengalami ereksi penuh.

Namun para pria Indonesia patut berbangga karena termasuk sebagai negara dengan penis terpanjang, setidaknya di wilayah Asia Tenggara. Hal ini didasarkan sebuah peta interaktif yang menggambarkan peringkat negara-negara di seluruh dunia berdasarkan ukuran penisnya yang beredar di tahun 2011.

Sebagai perbandingan, berikut rata-rata ukuran penis beberapa negara di Asia Tenggara dan Penis pria Indonesia Yang Paling besar:
– Kamboja (10,04 cm)
– Thailand (10,16 cm)
– Myanmar (10,7 cm)
– Filipina (10,85 cm)
– Vietnam (11,47 cm)
– Malaysia (11,49 cm)
– Singapura (11,53 cm)
– Indonesia (11,67)

Kandungan Gizi Telur Setengah Matang Serta Keuntungan dan Kerugiaan Mengkonsumsinya


Masyarakat mengenal telur sebagai makanan yang mengandung protein tinggi, sehingga dipilih sebagai asupan energi sehari-hari. Cara mengonsumsinya pun beragam, ada yang digoreng hingga matang, setengah matang, direbus, dan ada pula yang langsung ditelan mentah.

Salah satu penyajian telur yang cukup populer di kalangan masyarakat adalah dengan memasaknya setengah matang. Cara ini dipercaya dapat menghasilkan kandungan nutrisi lebih banyak di banding metode memasak lainnya.

Ahli Gizi dan Peneliti Pangan dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi dan Makanan Departemen Kesehatan Bogor, Dr Mien Karmini Mahmud, Msc. mengakui, salah satu keuntungan penyajian telur setengah matang adalah tidak terjadinya koagulasi protein atau penggumpalan protein ketika telur tersebut dimasak. Dengan begitu, nilai protein yang didapat jauh lebih tinggi dibanding cara penyajian lainnya.

“Selain itu, warna dari telur tersebut masih bagus dan rasanya pun manis,” ujar Mien Karmini.

Namun demikian, lanjut dia, mengonsumsi telur setengah matang juga memiliki risiko bagi kesehatan. Utamanya, jika telur yang hendak dikonsumsi mengandung bakteri salmonella akibat terkontaminasi kotoran ketika masih berada di dalam kandang. Bakteri tersebut dapat mengganggu saluran pencernaan dan mengakibatkan diare, muntah, kejang perut, serta demam.

“Makannya telur harus dicuci terlebih dahulu sebelum diolah. Selain itu, pastikan alat memasak dan alat makan juga higienis,” saran Mien Karmini.

Terkait pola konsumsi telur, dia menuturkan, untuk ukuran anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan sebaiknya dalam sehari cukup satu butir telur. Beda halnya dengan atlet yang membutuhkan banyak telur guna membentuk dan menjaga tubuh agar lebih terlihat atletis.

Sedangkan bagi orang yang memiliki riwayat kesehatan seperti kolesterol tinggi atau tekanan darah tinggi, sebaiknya membatasi konsumsi telur. “Dalam satu minggu cukup 1 sampai 3 butir telur dengan memperhatikan kadar kolesterolnya,” ucap Mien Karmini.

Terkait dengan cara penyajian telur yang baik, ia menekankan, semuanya tergantung kondisi dari orang yang akan mengonsumsi telur tersebut. Bagi orang produktif yang masih memiliki daya cerna bagus, tidak masalah jika mengonsumsi telur matang. Namun perlu diingat, matangnya pun tidak sampai kering karena bisa mengurangi kandungan nutrisi atau protein pada telur.

Sementara bagi orang tua atau usia lanjut lebih bagus mengonsumsi telur setengah matang. “Hal ini kembali lagi karena jika terlalu matang akan terjadi koagulasi protein,” terang Mien Karmini.

“Tapi prinsipnya,” lanjut dia, “selama proses memasak telur itu benar, apapun sajian atau cara mongonsumsinya, telur tidak akan berdampak buruk bagi kesehatan.”