Informasi Tentang Dunia Teknologi Terkini

Mikoriza, Penolong Tanaman di Daerah Kering Karena Bisa Bersimbiosis

September 20, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Jamur jenis Mikoriza yang bersimbiosis dengan tumbuhan ternyata bermanfaat meningkatkan daya tahan tanaman hingga tidak sampai mati, atau layu akibat menipisnya persediaan air didalam tanah selama kemarau panjang.

“Penggunaan jamur mikoriza cocok diterapkan didaerah-daerah yang minus air seperti di Gunung Kidul, Yogyakarta dan NTB,” kata Yayat Rukiat, peneliti dari Balai Litbang Deptan, di Bekasi, Selasa.

Akar tumbuhan yang diselimuti muselium hasil simbiosis dengan mikoriza menjadikan tanaman tahan terhadap menipisnya persediaan air didalam tanah sementara unsur hara pada tanah tetap terpelihara.

Mikoriza sendiri bersimbiosis dengan dua kelompok jamur yaitu hektomikoriza yang biasa digunakan untuk farmasi, akasia dan tanaman perkebunan seperti Melinjo serta pinus. Ia mengatakan, sebanyak 93 persen tumbuhan di dunia berasosiasi dengan jamur mikoriza. Adanya mikoriza juga mempermudah penyerapan unsur hara oleh akar tanaman.

Dengan menggunakan mikoriza maka penggunaan pupuk untuk tanaman juga bisa dihemat seperti kelapa sawit yang membutuhkan banyak pupuk bisa dihemat setengahnya. Akar tanaman yang diselimuti mikoriza juga tahan terhadap serangan hama. “Penyakit akar tak bisa masuk, dan jamur itu juga membentuk unsur phospor pada tanaman,” ujarnya.

Dalam memanfaatkan mikoriza, cara yang tepat dilakukan menurut Yayat adalah ketika pembenihan melalui inkolasi bibit dengan mikoriza. Cara itu telah dikembangkan di balai penelitian dan selanjutnya hasil benih itu akan dipasarkan secara luas.

Jamur mikoriza sudah diterapkan di Gorontalo pada tanaman jagung dengan hasil memuaskan, tahan terhadap penyakit dan penggunaan pupuk lebih hemat.

→ Tinggalkan KomentarKategori: Environment · Genetics

Opera 5 Diluncurkan dan Makin Keren Saja

September 20, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Opera Mini 5 Beta bisa menjadi pilihan terbaik browser web untuk smartphone atau ponsel-ponsel berbasis Java. Software gratis ini sudah dilengkapi fitur-fitur akses internet secara mobile yang makin senyaman akses di komputer seperti menyediakan tab, speed dial, dan password manager.

Dengan tab, banyak alamat web dapat dibuka secara bersamaan misalnya membuka alamat Facebook, Twitter, KOMPAS.com, dan Google. Pengguna tinggal berpindah dari satu alamat ke alamat lain dengan bebas tanpa harus meninggalkan alamat yang dibuka sebelumnya. Apalagi tak ada batasan berapa halaman yang bisa dibuka.

Speed dial menampilkan 9 thumnail alamat web pilihan pengguna di halaman depan saat browser aktif. Fitur ini memudahkan akses ke halaman-halaman populer atau yang paling sering dikunjungi dengan lebih cepat karena hanya menge-klik thumbail tersebut tanpa harus mengetik alamat webnya.

Opera Mini 5 Beta juga sudah mendukung password manager yang akan menyimpan alamat login dan password pengguna ke berbagai situs. Dengan fitur ini, browsing ke situs yang meminta identitas dan password seperti email, situs sosial, dan forum dapat dilakukan lebih cepat tanpa mengetik ulang.

Selain fitur-fitur tersebut, Opera Mini 5 Beta juga hadir dengan penampilan baru yang lebih segar. Didesain untuk nyaman dipakai pada perangkat berbasis keypad maupun layar sentuh, navigasinya menggunakan panel khusus. Panel tersebut menyediakan tombol ke speed dial, back, next, reload, dan shut down. Pada bagian tengah juga terdapat menu untuk setting, bookmark, history, saved pages, find in page, dan help.

Di halaman muka juga langsung tersedia menu pencarian Google untuk mempercepat melakukan pencarian. Namun, tak ada pilihan mengubah warna tema dasar seperti versi sebelumnya.

Untuk mendapatkan software ini download saja secara langsung dengan mengetik m.opera.com/next di browser web yang sudah Anda pakai. Opera Mini 5 Beta tidak akan me-replace versi sebelumnya sehingga Anda bisa membanding-bandingkan keandalannya

→ Tinggalkan KomentarKategori: Internet · Telecomunication

Awas, Serangan Matahari Terhadap Bumi Bisa Mematikan

Agustus 17, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Matahari bisa menyerang Bumi dengan angin kuat, yang dapat mengganggu komunikasi, penerbangan dan saluran listrik bahkan ketika Matahari berada dalam tahap tenang di lingkaran 11-tahunnya.

Beberapa pengamat sejak lama telah menggunakan jumlah titik surya di permukaan Matahari untuk mengukur kegiatannya. Jumlah titik Matahari mencapai puncak pada apa yang disebut maksimum surya, kemudian turun untuk mencapai minimum selama satu lingkaran.

Pada puncaknya, lidah api surya yang sangat kuat dan badai geomagnetik menyemburkan sangat banyak energi ke antariksa, menggilas ladang magnetik yang melindungi Bumi, merontokkan satelit, mengganggu komunikasi dan mengakibatkan pancaran cahaya warna-warni.

Namun para ilmuwan di National Center for Atmospheric Research di Amerika Serikat dan University of Michigan mendapati bahwa Bumi dibombardir dengan angin surya secara gencar tahun lalu kendati Matahari berada pada tahap yang sangat tenang.

“Matahari terus mengejutkan kita. Angin surya dapat menghantam Bumi seperti selang pemadam, bahkan ketika jelas-jelas tak ada bintik surya,” kata Sarah Gibson dari High Altitute Observatory di pusat itu dan pemimpin penulis studi tersebut.

Para ilmuwan sebelumnya mengira sebagian besar arus energi tersebut hilang saat lingkaran surya mendekati minimum.

Gibson dan timnya, yang juga meliputi para ilmuwan dari NOAA dan NASA, membandingkan pengukuran dari jeda minimum surya saat ini, yang diambil pada 2008, dengan pengukuran minimum terakhir surya pada 1996.

Penelitian itu, yang disiarkan di dalam Journal of Geophysical Research, terbitan paling akhir, mendapati kelaziman arus berkecepatan tinggi selama minimum surya pada 2008 tampaknya berkaitan dengan tatanan Matahari saat ini.

Saat jumlah bintik surya berkurang selama beberapa tahun belakangan ini, banyak lubang besar terbentuk di permukaan Matahari di dekat garis tengahnya.

Arus berkecepatan tinggi yang berhembus dari lubang itu menelan Bumi selama 55 persen masa studi pada 2008, dibandingkan dengan 31 persen pada masa studi 1996. Satu arus partikel yang terpancar dapat berlangsung selama 7 sampai 10 hari.

“Pengamatan baru dari tahun lalu mengubah pemahaman kami mengenai betapa jeda tenang surya mempengaruhi Bumi dan bagaimana serta mengapa ini mungkin mengubah dari satu lingkaran ke lingkaran lain,” kata penulis bersama studi itu Janet Kozyra dari University of Michigan.

→ Tinggalkan KomentarKategori: Astronomy

Teknologi Sepatu, Digital dan Jejaring Sosial Dalam Internet

Juli 17, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Dalam era globalisasi sekarang ini, terutama semakin maraknya jejaring sosial memanfaatkan akses kecepatan tinggi jaringan internet melalui Facebook atau Twitter, semakin banyak perusahaan tradisional yang mencari jalan untuk mengasosiasikan diri dengan kemajuan teknologi komunikasi informasi ini.

Banyak faktor yang ikut menentukan perubahan iklim bisnis yang terasosiasi dengan kemajuan teknologi komunikasi informasi. Salah satu faktor penting dari keseluruhan kemajuan ini adalah kehadiran iPod buatan Apple Inc yang belum lama ini memperkenalkan seri iPod baru.

Tidak ada perusahaan atau bisnis konvensional offline yang tidak berusaha mengaitkan diri dengan kehadiran iPod ini. Mulai industri otomotif, pakaian, dan lainnya berlomba mengikuti tren global abad ke-21 ini.

Maraknya penggunaan jejaring sosial internet, dengan pengguna ratusan juta orang di seluruh dunia, menjadi sasaran konsumen baru yang menjanjikan keuntungan bisnis bagi berbagai perusahaan. Dewasa ini tidak ada perusahaan yang tidak memanfaatkan jaringan internet, iPod, dan teknologi digital sebagai sasaran untuk melakukan pemasaran dan penjualan.

Fenomena iPod dan jejaring sosial memang menjadi sebuah kecenderungan baru yang mengubah keseluruhan paradigma bisnis dan industri di seluruh dunia. Dan, kata kunci paling penting di tengah fenomena ini semua adalah kehadiran teknologi yang terus- menerus diperbarui, lebih mudah digunakan, energik, futuristik, dan menyenangkan siapa saja.

Teknologi NASA

Tren ini dibaca oleh perusahaan sepatu olahraga Nike Inc yang berpusat di Oregon, AS, dengan memperkenalkan jenis sepatu baru disebut LunarGlide+ yang dirancang memanfaatkan teknologi canggih untuk keperluan ruang angkasa. Seperti pada seri Lunar Racer dan Lunar Trainer, sepatu baru buatan Nike ini menggunakan busa yang disebut Lunarlite yang sebelumnya digunakan sebagai teknologi Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA).

Lunarlite adalah konstruksi inovatif bagian sol dan teknologi Flywire pada bagian atas sepatu. Dengan berat sekitar 300 gram, LunarGlide+ memiliki bagian sol yang empuk dan kenyal, sedangkan teknologi Flywire memungkinkan penggunaan sepatu terbaru Nike ini menyatu dengan kaki bagian atas karena perbedaan menjahit bahan sepatu pada bagian atas yang tidak memiliki sambungan, memungkinkan untuk menggunakan sepatu ini tanpa kaus kaki.

Ketika digunakan berlari, Nike LunarGlide+ ini terasa sangat empuk, pelari menggunakan sepatu ini seperti menginjak sesuatu yang ringan dan membal. Yang menarik dari Nike LunarGlide+ ini adalah aksesori yang menyertainya, serta kemampuannya untuk membentuk jejaring sosial internet, khususnya di kalangan orang-orang yang berolahraga dengan berlari.

SportBand

Nike menyediakan sebuah perangkat disebut SportBand yang digunakan di pergelangan tangan dan mampu memberitahu pelari berapa jarak yang telah ditempuh, mengukur pacu lari, serta waktu lari, serta kalori yang telah terbakar. Perangkat ini pun bisa terhubung dengan iPod untuk mencatat semua ukuran tersebut sambil mendengarkan musik digital.

Nike SportBand juga berfungsi sebagai USB Flashdrive yang bisa terkoneksi dengan www.nikeplus.com, memungkinkan seluruh aktivitas lari direkam dan dimasukkan ke dalam situs web tersebut. Situs ini akan merekam jelajah yang telah ditempuh selama berlari dalam peta, melihat kemajuan olahraga lari setiap hari, menetapkan tujuan lari yang ingin dicapai, dan bersaing lari dengan orang lain yang juga menggunakan SportBand.

SportBand ini menjadi menarik membentuk komunitas pelari sendiri yang tidak mengenal satu sama lain dan menjadi tantangan menarik untuk meningkatkan target lari yang ingin dicapai seseorang. Kombinasi teknologi sepatu lari, aksesori digital, dan situs jejaring sosial, memang menjadi tren penting yang terus meningkat secara pesat pada masa yang akan datang.

→ Tinggalkan KomentarKategori: Internet

Menciptakan Energi Alternatif Lewat Rambut

Juni 2, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Penelitian tentang pembuatan energi yang murah, hemat dan ramah lingkungan terus dikembangkan. Seperti yang dilakukan Milan Karki (18). Remaja yang tinggal di sebuah desa di Nepal. Ia menemukan tipe panel solar baru yang terbuat dari rambut manusia. Dan ia meyakini penemuannya merupakan solusi untuk pemenuhan energi dunia.

Dituturkan Milan, rambut sangat mudah digunakan menjadi konduktor dalam sebuah panel solar dan bisa memperbarui energi yang dikeluarkannya.

“Awalnya saya ingin menyediakan listrik di kediaman saya, lalu di desa tempat tinggal saya. Kini saya berpikir untuk seluruh dunia,” ujar Milan yang bersekolah di ibukota Kathmandu.

Dijelaskan Milan, rambut tersebut menggantikan silikon, yang komponennya hampir sama digunakan pada panel solar. Artinya panel bisa dibuat dengan biaya rendah bagi mereka yang memiliki sambungan listrik.

Di Nepal, banyak area pedesaan yang tidak memiliki sambungan listrik. Meski di beberapa tempat sudah diterangi listrik, namun pemakaiannya hanya dibatasi 16 jam per hari. Nah, awalnya Milan dan empat temannya membuat panel solar tersebut sebagai sebuah percobaan. Mereka meyakini penemuan ini bisa diaplikasikan dan berkembang lebih lanjut.

“Saya mencoba memproduksinya secara komersial dan mendistribusikan di wilayah tempat tinggal saya. Saat ini tengah dilakukan percobaan agar bisa diketahui segala kemungkinannya,” jelas Milan.

Solar panel tersebut menghasilkan energi sebesar 9 V (18 W), dan untuk membuatnya butuh biaya sekitar Rp 379.500. Tapi jika diproduksi secara missal, menurut Milan, harga jualnya bisa mencapai separuh atau bahkan seperempat dari modal awal yang diperlukan untuk membuatnya.

Melanin, pigmen yang memberikan warna pada rambut, sangat sensitif terhadap cahaya. Ia juga bisa berfungsi sebagai konduktor. Apalagi rambut jauh lebih murah dibanding silikon, sehingga biaya untuk membuatnya bisa diminimalisir. Solar panel ini juga bisa untuk mengisi baterai ponsel maupun penyedia listrik sepanjang malam.

Milan mulai tertarik dengan bidang elektronika ketika ia masih kanak-kanak. Waktu itu ia tinggal Khotang, sebuah wilayah pedalaman di Nepal yang tidak tersentuh listrik sama sekali. Ketika ia menemukan panel solar tersebut, warga desa banyak yang meragukan keberhasilannya.

“Mereka lebih percaya keajaiban dibanding pengetahuan. Namun mereka kini percaya,” kata Milan.

Untungnya pihak keluarga terus mendukung keyakinan yang dimilikinya. Maklum saja, latar belakang keluarga Milan berasal dari kalangan terdidik. Sementara warga desa lainnya tidak mendapat pendidikan yang layak, bahkan dipaksa bekerja sejak anak-anak.

Milan mengaku penemuannya terinspirasi buku Stephen Hawking yang dibacanya. Dalam buku tersebut dijelaskan cara membuat energi statis dari rambut. Dan ia pun tergoda untuk mencobanya. “Ini merupakan solusi mudah atas krisis energi yang kami alami saat ini. Yang terpenting sekarang memikirkan masa depan sembari menjaga bumi ini tetap hijau dengan menggunakan bahan-bahan alami,” tegasnya.

→ Tinggalkan KomentarKategori: Bio Fuel · Biology · Energy

Akses Mobile Broadband Makin Banyak Penggemar

April 2, 2009 · & Komentar

Apa situs Internet yang paling banyak dibuka orang Indonesia? Jawabnya adalah Yahoo.com. Begitu menurut catatan Torsten Leibner (Global Network Solution Manager, Nokia Siemens Network) yang mengutip data situs Alexa.com tanggal 25 Maret 2009.

Urutan-urutan berikutnya berturut-turut adalah Google.co.id, diikuti oleh Facebook.com, Google.com, Blogger.com, Friendster.com, YouTube.com, dan WordPress.com. Sementara itu situs-situs lain, seperti detik.com, Windows Live, kompas.com, dan detiknews.com, dan klikbca ada di bawah situs-situs pertemanan sosial di atas.

“Social network adalah yang paling populer, seperti juga di negara-negara lain di seluruh dunia,” kata Torsten.

Jika ditilik dari Top 10 Mobile Internet, tambah, Torsten, tetap saja jaringan pertemanan sosial yang populer. Untuk kategori ini, urutan pertama diduduki oleh friendster.com. Urutan-urutan berikutnya, begitu dikutip dari Opera, State of Mobile Web (02/09) adalah google.com, facebook.com, yahoo.com, waptrick.com. peperonity.con, gamejump.com, getjar.com, wikipedia.org, dan digg.com.

Sementara itu chatting menjadi kegiatan yang paling banyak dilakukan oleh para pengguna aplikasi mobile. “Ini termasuk bagi pengguna berat Internet yang mengaksesnya setiap hari, dengan lebih 3 jam sekali akses, maupun bagi pengguna ringan yang mengakses Internet 2x – 3x per minggu dan melakukannya sekitar 1 – 2 jam setiap kali akses,” papar Torsten.

Perilaku di atas – selalu ingin terhubung dengan teman – itulah yang juga membuat kian banyak pengguna yang memilih broadband Internet ketimbang mobile Internet saat ini. “Bisa membuat hidup lebih nyaman dan menyenangkan,” kata Torsten. “Lebih efisien bagi kehidupan profesional, juga hemat uang dan meningkatkan kehidupan sosial untuk kehidupan pribadi,” urainya.

Menurut Torsten, setelah beralih ke broadband Internet yang cepat, biasanya para pengguna akan lebih sering lagi mengakses Internet. “50% akses setiap hari di rumah, 15% akses setiap hari secara mobile untuk mereka yang bekerja maupun yang tidak bekerja.” Ia mengatakan bahwa mobile broadband kini penting secara ekonomi.

→ 3 CommentsKategori: Internet · Telecomunication · Web Development

Waspadai Jebakan Conficker, Jangan Terkecoh Patch Palsunya Yang Merupakan Conficker Itu Sendiri

April 2, 2009 · 1 Komentar

Masih ingat Conficker bukan? Worm ini diperkirakan telah menjangkiti 9 juta komputer di seluruh dunia, dan dikategorikan sebagai ancaman serius oleh para pakar sekuriti. Serangan terbarunya dijanjikan akan berlangsung hari ini, 1 April.
Salah satu teknik yang digunakan worm Conficker adalah mem-patch komputer berbasis Microsoft yang sudah diinvasinya agar ia bisa bersembunyi dan mencegah malware lain menyusup. Menurut salah satu vendor, Qualys, scanner-nya yang telah di-upgrade Selasa kemarin mampu membedakan patch Microsoft yang asli dengan patch susupan Conficker.

“Minggu lalu para peneliti dari University of Bonn mendapatkan bahwa begitu meng-install dirinya sendiri, worm menutup kelemahan (terkait dengan MS08-067] karena ia tidak ingin orang lain mengambil alih mesin,” kata Wolfgang Kandek (CTO, Qualys). “Tetapi patch Conficker tampak berbeda.”

Karya peneliti Bonn yang membedakan patch asli Microsoft dari patch palsu milik Conficker telah memungkinkan Qualys meng-upgrade scanning engine-nya agar bisa membedakan kedua patch tersebut. Begitu kata Kandek seperti dikutip networkworld. “Patch Conficker tampak berbeda. Sebelumnya, kita akan mengatakan, Anda kelihatannya sudah di-patch,” katanya.Scan ini dapat mengungkap mesin-mesin yang tidak diduga terinfeksi oleh Conficker.

Lalu bagaimana dengan pemilik komputer di rumah? Bagaimana ia tahu kalau komputernya sudah disusupi Conficker? Sederhana saja. Jika ia tidak mampu terkoneksi ke situs Web solusi sekuritinya atau tidak dapat mengunduh detection/removal tools yang gratis, berarti komputernya terinfeksi Conficker.
Nah, agar komputer Anda tidak melambat atau kacau gara-gara infeksi Conficker, silakan jalankan tool-tool untuk mendeteksi dan juga membasmi Conficker yang ditawarkan oleh beberapa vendor antimalware, di antaranya versi free trial dari Symantec dan McAfee, maupun Microsoft.

→ 1 CommentKategori: Computer · Internet

Jaringan Mata-Mata Internet Terbesar GoshNet Berhasil Dibongkar

Maret 30, 2009 · & Komentar

Sebuah jaringan mata-mata siber yang berbasis di China terbongkar. Jaringan itu berhasil membobol dokumen rahasia milik pemerintah dan organisasi swasta dari 1.295 komputer yang ada di 103 negara, di antaranya milik pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama.

Para peneliti Kanada, Sabtu (28/3), mengatakan, jaringan mata-mata siber, yang mereka sebut ”GoshNet” itu juga menyusupi komputer Kementerian Luar Negeri Iran, Banglades, Latvia, Indonesia, Filipina, Brunei, Barbados, dan Butan. Komputer di sejumlah kedutaan besar, seperti India, Korea Selatan, Indonesia, Romania, Siprus, Malta, Thailand, Taiwan, Portugal, Jerman, dan Pakistan, juga dibobol.

Penyelidikan terhadap jaringan mata-mata siber itu berlangsung selama 10 bulan oleh Monitor Perang Informasi (IWM) yang terdiri atas peneliti dari SecDev Group yang berbasis di Ottawa dan Pusat Kajian Internasional Munk di University of Toronto. Mereka melakukan penyelidikan atas permintaan kantor pribadi Dalai Lama.

”Kami menemukan bukti program perusak yang menyusupi sistem komputer Tibet, mengekstrak dokumen sensitif dari kantor pribadi Dalai Lama,” kata Greg Walton, salah satu peneliti.

Awalnya penyelidikan itu difokuskan pada dugaan mata-mata siber China terhadap komunitas Tibet di pengasingan. Dari situ ditemukan jaringan yang lebih luas.

Para peneliti yakin sistem itu difokuskan pada pemerintah negara-negara di Asia. Meskipun analisis mengarah pada China sebagai sumber utama jaringan, identitas dan motivasi pembobol itu belum bisa disimpulkan.

Peneliti juga tidak memiliki bukti konklusif bahwa Pemerintah China berada di balik jaringan mata-mata tersebut. Beijing juga membantah terlibat dalam jaringan mata-mata siber.

Aktivis Mahasiswa untuk Tibet Merdeka, Bhutila Karpoche, mengatakan, komputer di organisasinya sering disusupi selama 4-5 tahun terakhir. Dia sering menerima surat elektronik berisi virus yang merusak komputer.

Terbesar

Dengan memasang program perusak pada jaringan komputer, pembobol bisa mengendalikan komputer itu untuk mengirim dan menerima data rahasia kepada mereka. Dalam kasus ini, perangkat lunak juga memberi pembobol kemampuan untuk menggunakan alat rekaman video dan audio untuk memonitor ruangan di mana komputer-komputer itu berada.

Dua peneliti pada Cambridge University di Inggris, Shishir Nagaraja dan Ross Anderson, mengatakan, serangan menggunakan program perusak bukan hal yang baru. Namun, serangan dari ”GoshNet” ini harus diwaspadai karena kemampuannya mengumpulkan tindakan atau aksi-aksi intelijen yang digunakan polisi dan aparat keamanan di negara represif. Konsekuensinya sangat fatal apabila tindakan tersebut diekspos.

Menurut surat kabar The New York Times, jaringan mata-mata ini merupakan yang terbesar yang pernah dibongkar dalam hal jumlah negara yang terkena dampaknya.

Nagaraja dan Anderson mengatakan, pencegahan serangan siber sangat sulit karena pertahanan tradisional terhadap program perusak di badan pemerintah memerlukan langkah yang mahal, mulai dari kontrol akses hingga prosedur keamanan operasional yang panjang

→ 24 CommentsKategori: Internet · Telecomunication · War Machine · Web Development

Spesies Baru Yang Tahan Radiasi dan Mampu Hidup Dalam Air Mendidih Ditemukan

Maret 28, 2009 · 1 Komentar

Beberapa ilmuwan India menemukan mikroorganisme baru dinamai “extremophiles” yang dapat bertahan hidup dalam air mendidih dan radiasi sinar ultraviolet, lapor tabloid Mail Today baru-baru ini.

Para ilmuwan menemukan mikroorganisme itu pada ketinggian 40 kilometer di atas permukaan Bumi.

Upaya itu pelopori ilmuwan dari Pusat Sel dan Mikrobiologi di kota Hyderabad, India Selatan, S. Shivaji, yang telah meneliti bakteri di Antartika, Kutub Utara dan Gletser Himalaya.

“Ketiga spesies baru yang ditemukan sekarang dapat dibedakan dari semua spesies yang sejauh ini dilaporkan ada dalam catatan ilmiah,” kata surat kabar itu mengutip Shivaji.

Bakteri itu dapat bertahan pada dosis lebih tinggi radiasi ultravioalet, tumbuh dalam kondisi gizi rendah, dan memiliki susunan asam lemak yang memungkinkan mereka bertahan hidup dalam kondisi ekstrem.

Spesies baru itu diisolasi setelah analisis luas mengenai contoh udara yang dikumpulkan dari atmosfir daerah yang lebih tinggi. Semua contoh dikumpulkan dari ketinggian antara 20 – 41,4 kilometer pada April 2005, tapi temuan baru terjadi belum lama ini.

Para ilmuwan mengatakan sulit untuk meramalkan bagaimana bakteri dapat bertahan hidup di lingkungan yang rendah oksigen semacam itu.

Penelitian “extremophile” ini sendiri menimbulkan pertanyaan mengenai kelangsungan hidup bentuk kehidupan dan dapat mengarah kepada pengenalan lebih lanjut mengenai rangkaian baru dan menemukan beragam penerapan produk yang berlandaskan bioteknologi

→ 1 CommentKategori: Biology · Genetics

Ibu Menyusui Jarang Terkena Kanker Payudara dan Sangat Baik Untuk Menambah Kecerdasan

Maret 19, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Selain baik bagi kecerdasan otak anak, menyusui juga dapat mengurangi risiko terkena kanker payudara bagi sang ibu, kata dr Dradjat R Suardi, spesialis kanker payudara.

“Ibu menyusui dapat mengurangi risiko tekena kanker payudara sebesar 10-15 persen,” katanya pada peresmian Yayasan Kanker Payudara Jawa Barat di Bandung, Rabu.

“Pupuk” kanker adalah hormon estrogen dalam tubuh. Ketika masa hamil dan menyusui, muncul hormon progesterone. Hormon ini kemudian meningkat dan melakukan proteksi, sehingga hormon estrogen tidak lagi dominan,katanya.

Ia menjelaskan, jika sang ibu menyusui setelah melahirkan, maka terdapat jangka waktu 27 bulan bagi sang ibu dimana hormon estrogen tidak dominan dalam tubuh. Dikatakannya, bahwa dalam jangka waktu tersebut, risiko ibu terkena kanker payudara berkurang.

Meskipun pupuk kanker berasal dari hormon estrogen, tidak berarti kaum pria terhindar dari risiko kanker payudara.

Dalam tubuh pria juga terdapat hormon estrogen meskipun kadarnya tak sebanyak yang terkandung dalam tubuh wanita.

“Laki-laki itu juga punya kelenjar payudara, hanya saja tidak berkembang seperti perempuan,” katanya lagi.

Risiko pria terkena kanker payudara adalah sebesar 1 persen. Gejala-gejala yang timbul pada pria yang terkena kanker ini serupa dengan wanita, seperti munculnya benjolan di payudara dan keluar cairan dari puting.

Umumnya gejala kanker payudara pada pria lebih mudah dikenali dibandingkan dengan wanita.

“Kalau ada benjolan pada payudara lelaki akan lebih muddah terlihat, karena payudara mereka tidak berkembang seperti perempuan,” tambahnya

→ Tinggalkan KomentarKategori: Health