Cara Membuat Obat Nyamuk Elektrik Dari Alang Alang


Alang-alang (imperata cylindrika) yang banyak tumbuh liar dan mengganggu, dianggap orang tiada guna. Tetapi di tangan tiga siswi ini, gulma pengganggu tersebut berhasil disulap menjadi obat nyamuk. Hebatnya, produk yang dihasilkan bukanlah obat nyamuk bakar, tetapi obat nyamuk elektrik. Selain alami, obat nyamuk ini mempunyai nilai keekonomisan yang sangat terjangkau.

Ketiga siswi ini adalah Hazinatut Daulah, Syivana Mutiyastika, dan Rosyi Nur Firdausi. Mereka adalah siswa kelas 8 MTs NU Trate, Gresik. “Ide kami berawal dari banyaknya ilalang yang tumbuh liar. Saat kami mencari literatur tentang ilalang, kami menemukan bahwa ilalang mengandung asam sitrat danflavonoid,”ujar Rosyi di laboratorium sekolah, Rabu (19/10/2016).

Asam sitrat, kata Rosyi, diketahui merupakan musuh alami serangga. Senyawa asam sitrat yang dihasilkan alang-alang mampu merusak trakhea atau jalur pernapasan serangga yang akhirnya membuat serangga mati. Contoh sederhana penggunaan alang-alang untuk mengusir nyamuk adalah para peternak sapi sering membakar alang-alang di kandang ternaknya untuk mengusir nyamuk.

Tetapi bagi ketiga siswa ini, tidak mungkin membakar alang-alang hanya untuk mengusir nyamuk. Diperlukan sebuah rekayasa produksi agar tercipta produk yang bisa diaplikasikan secara praktis. Terbersitlah ide untuk membuat obat nyamuk. Ide tentang obat nyamuk bakar mentah karena asap yang dihasilkan dianggap sebagai polusi. Obat nyamuk elektrik kemudian dipilih karena lebih ramah lingkungan. Tetapi bagaimana menghasilkan obat nyamuk elektrik menggunakan alang-alang.

Obat nyamuk elektrik menggunakan mat (keping) sebagai sarana atau alat membunuh nyamuk. Bagaimana keping itu dihasilkan? Tiga siswi ini mempunyai caranya sendiri. Untuk membuat keping obat nyamuk elektronik, bahan dan alat yang diperlukan adalah alang-alang, soda kaustik (NaOH), tepung kanji, air, gunting, kompor, wajan, blender, screen sablon.

Pertama, alang-alang yang sudah dipetik dipotong dengan gunting. Potongan alang-alang kemudian diblender kering hingga menjadi halus. Hasilnya lalu dimasak. Alang-alang dimasukkan ke wajan berisi air. Soda kaustik lalu dicampurkan ke dalamnya.

Fungsi dari soda kaustik adalah melunakkan alang-alang. Setelah lunak, alang-alang kemudian ditiriskan. Alang-alang lalu dicampur dan dilumat bersama tepung kanji dalam suatu wadah. Fungsi kanji adalah untuk merekatkan alang-alang. Setelah cukup bercampur, alang-alang lalu dicetak di atas screen sablon hingga berbentuk kotak.

Selanjutnya cetakan alang-alang itu dijemur di panas matahari lebih kurang 6-7 jam. Ada ide untuk menggunakan oven, tetapi dikhawatirkan panas oven bisa menghilangkan kandungan asam sitrat. Setelah kering benar, cetakan besar itu dipotong-potong menjadi kepingan kecil. Kepingan kecil itulah yang digunakan sebagai mat pada alat obat nyamuk elektrik.

“Perbandingan membuatnya adalah 200 gram alang-alang, 10 gram soda kaustik, dan 10% kekentalan tepung kanji,”kat aRosyi. Tiga siswa MTs membuat obat nyamuk elektrik. Muhammad Faiq Rofiqi, guru pembina Karya Ilmiah Remaja (KIR) yang menjadi pembimbing ketiga siswi ini mengatakan obat nyamuk elektrik alang-alang ini mempunyai nilai keekonomisan yang jauh dibanding produk yang dijual bebas. Obat nyamuk eletrik alang-alang ini bisa hemat dua kali dalam hal penggunaan.

“Kalau yang dijual bebas kan hanya bisa digunakan selama semalam kemudian diganti. Kalau produk siswa kami bisa digunakan selama dua malam. Bila sudah berwarna coklat, itu indikator bahwa asam sitratnya sudah habis,” ujar Faiq. Bila dinominalkan, kata Faiq, produk siswa bimbingannya juga lebih murah. Produk yang dijual bebas dijual seharga Rp 6 ribu ke atas untuk 25 keping. Sementara obat nyamuk elektrik alang-alang ini bila dijual hanya seharga RP 5 ribu per 25 keping.

“Produk ini juga tidak berbau karena terbuat dari bahan alami,” lanjut Faiq.

Namun untuk keefektifannya, kata Faiq, obat nyamuk berbahan alami ini kalah dengan produk yang dijual bebas yang terbuat dari bahan kimia. Setidaknya diperlukan waktu satu jam untuk obat nyamuk ini agar dapat membunuh nyamuk. “Kan alami, jadi reaksinya tidak secepat bahan kimia. Jadinya harus dinyalakan setidaknya satu jam sebelum tidur,” kata Faiq.

Faiq mengakui sudah membuat survei yang melibatkan 30 responden tentang keefektifan obat nyamuk elektrik berbahan alang-alang ini. Dan menurut survei yang respondennya adalah pegawai internal sekolah tersebut, mereka puas dengan produk ini. Tentu saja Faiq ingin agar produk ini bisa diproduksi massal. Tetapi menurutnya itu belum waktunya. Namun Faiq sudah memassalkan produk ini di internal sekolah dengan merek One-Lang. Para guru serta pegawai sekolah adalah pelanggannya.

Obat nyamuk elektrik alang-alang ini sebenarnya merupakan karya ilmiah yang dilombakan dalam National Creativity Competition (NCC) 2016 di SMA Darul Ulum I Unggulan BPPT Jombang. Di kompetisi tersebut produk ini berhasil menjadi juara 2 untuk tingkat SMP/MTs Sederajat Tingkat Nasional cabang lomba LKTI.

“Para siswi ini masih kelas VIII. Kami berharap karya mereka bisa dilanjutkan ke jenjang atau tingkat yang lebih tinggi. Ini masih awal dan bisa jadi modal ke jenjang yang lebih tinggi,” tandas Faiq.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s