Cara Memilih Ikan Lele Yang Sehat Untuk Dimakan


Meski dikabarkan mengandung racun penyebab kanker, lele tetap diakui sebagai sumber nutrisi. Namun harus dipastikan, lele yang dikonsumsi adalah lele yang sehat. “Ikan lele yang baik dapat dilihat dari ukuran, pergerakan, dan fisiknya,” kata Febri Nanda dari Asosiasi Pembudidaya Lele Seluruh Indonesia (Aplesi), seperti ditulis pada Sabtu (24/10/2015).

Menurut Febri, ikan lele yang baik harus punya pergerakan yang aktif. Begitu pula ukurannya, harus memenuhi standar tertentu. Tekstur dagingnya keras, tidak lembek. “Sebaliknya, ikan lele yang tidak sehat akan lambat pada pergerakan. Posisinya nggantung, dan dagingnya lembek. Itu biasanya karena lele diberi makan jeroan,” lanjut Febri.

Lele yang sehat, menurut Febri diperoleh dari budidaya di tempat yang memenuhi syarat. Pakan untuk lele budidaya sangat diperhatikan, ikan-ikan tersebut tidak sembarangan boleh mengonsumsi limbah seperti di habitat asalnya. “Kemudian juga diberi probiotik, itu semacam bakteri yang membantu pencernaan lele. Usus lele lebih rapuh dibanding ikan yang lain,” jelas Febri.

Asalkan dipelihara dengan baik di lingkungan yang juga terjamin kesehatannya, ikan lele bisa diandalkan sebagai sumber protein dan asam lemak yang baik untuk kesehatan. Jadi, tidak perlu takut makan lele ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s