Tehnik Mengencangkan Vagina Agar Kembali Seperti Perawan


Vaginal tightening atau proses pengencangan dinding vagina dengan teknik laser menjadi salah satu metode perawatan organ intim kewanitaan yang bisa dipilih wanita untuk mengencangkan vagina yang telah kendur. Teknik pengencangan vagina ini dilakukan dengan cara menghantarkan panas pada dinding vagina.

Dijelaskan oleh dr. Holly Banerjee, M.D dari 8th Avenue Clinic, laser tersebut ditembakkan ke dalam dinding vagina yang tidak menimbulkan rasa sakit dan efek samping apapun. Dengan menggunakan sinar laser yang berfrekuensi hingga 2.940 nanometer, tujuan perawatan area intim wanita ini untuk merangsang pertumbuhkan kolagen agar vagina lebih elastis dan kencang. Dengan durasi pengerjaan selama 15 – 30 menit, dokter 32 tahun itu mengatakan hasilnya sudah bisa dirasakan sejak pertama kali melakukan perawatan.

“Keunggulan vaginal tightening ini hanya dilakuan dalam satu kali treatment saja, setelah itu mereka sudah bisa beraktifitas seperti biasa. Tetapi saran saya sebaiknya jangan berhubungan intim dulu selama seminggu,” ujarnya saat ditemui di SKYE, Menara BCA, Jakarta Pusat, Senin (9/11/2015).

Dokter yang sudah 8 tahun menggeluti dunia kecantikan medis itu juga memaparkan, berhubungan intim sebenarnya sudah bisa dilakukan sejak tiga hari menjalani laser vaginal tightening. Tetapi agar lebih aman dan ideal, sebaiknya tunggu selama satu minggu agar area organ kewanitaan tetap steril dan bersih di bagian dalamnya. “Setelah melakukan vaginal tightening sebenarnya tidak ada pantangannya, tetapi agar lebih aman dan bersih, saran saya seminggu setelahnya baru berhubungan intim kembali,” katanya.

Vaginal tightening memiliki daya tahan yang cukup lama tergantung dari seberapa sering hubungan seksual dilakukan. Menurutnya, 95 persen wanita yang melakukan prosedur ini memiliki peningkatan kepuasan seksual dan 85 persen pasangannya merasakan perubahan.

Wanita lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara ini mengatakan, vaginal tightening dianjurkan untuk wanita yang sudah pernah menjalani proses bersalin secara normal meskipun usianya masih terbilang muda. Proses laser dinding vagina ini juga direkomendasikan untuk wanita yang sudah mengalami menopause dan sulit untuk mengontrol rasa ingin buang air kecil yang terus-menerus Banyak perempuan mengeluh soal vagina mereka yang terlalu sesak atau terlalu longgar. Tak sedikit laki-laki yang mempermasalahkan hal tersebut pada pasangan mereka.

Dikutip dari laman Psychologytoday, pengertian vagina terlalu kencang atau longgar penuh dengan mitos. Mitos tentang vagina yang berkembang di antaranya bahwa vagina perawan sangat ketat, hilangnya keperawanan secara permanen akan mengendurkan vagina, seks yang sering akan membuat vagina mengendur, proses persalinan membuat vagina kendur selamanya.

Jaringan otot terlipat vagina sangat elastis seperti akordeon atau mulut manusia. Coba lakukan ini, tarik sudut mulut Anda ke arah telinga kemudian lepaskan. Apa yang terjadi? Mulut akan segera kembali ke posisi asal karena jaringan elastis. Lakukan itu seratus kali. Tidak ada peregangan yang permanen. Mulut akan segera kembali ke posisi sebelum ditarik.Demikian halnya dengan vagina. Ketika dia dalam posisi istirahat, bukan ketika bergairah seksual atau proses persalinan, jaringan otot vagina akan tetap rapat seperti akordeon tertutup.

Kecemasan akan membuat otot-otot vagina mengepal lebih erat. Itu sebabnya para perempuan muda kesulitan memasukkan tampon.Saat perempuan terangsang secara seksual, jaringan otot vagina akan sedikit rileks. Secara biologis hal tersebut masuk akal. Evolusi terjadi untuk memfasilitasi reproduksi. Vagina yang ketat dapat menghambat hubungan seksual dan reproduksi. Tubuh perempuan akan berevolusi dengan memiliki gairah seksual yang dapat mengendurkan otot-otot vagina. Mengendurnya otot vagina memungkinan mudahnya penyisipan saat ereksi.

Ketika vagina terlalu ketat saat bercinta, perempuan akan merasa tidak tertarik untuk bercinta. Selain itu juga tidak punya cukup waktu untuk pemanasan yang memungkinkan otot vagina rileks saat penetrasi. Sebagian besar perempuan membutuhkan setidaknya 30 menit aktivitas sensual seperti ciuman, pelukan, atau saling pijat. Dengan pemanasan tersebut vagina akan cukup santai ketika harus melakukan penetrasi. Dengan kata lain, solusi untuk vagina yang sesak adalah pemanasan panjang. Jika membutuhkan pelumas, cobalah pelumas komersial.

Vagina longgar
Usai berhubungan seks, jaringan otot vagina secara alami akan mengencang kembali. Berhubungan seksual tidak secara permanen meregangkan vagina. Dalam proses berhubungan seksual, vagina akan melonggar selama bergairah, dan kembali mengencang sesudahnya, tidak peduli seberapa sering perempuan berhubungan seks.Vagina akan meregang banyak saat melahirkan, seperti halnya akordeon. Setelah persalinan bisakah vagina kembali ketat? Jawabannya adalah ya, setidaknya pada perempuan muda, yaitu perempuan di akhir usia belasan dan awal dua puluhan.

Dalam waktu enam bulan setelah melahirkan vagina pada perempuan muda akan kembali seperti saat dia belum melahirkan. Namun ada pengecualian, jika peregangan elastis yang besar terjadi berkali-kali maka vagina sulit terkunci seperti sedia kala. Ini terjadi pada perempuan muda setelah kelahiran ganda yang membuat otot vagina lelah. Namun saat ini banyak perempuan melahirkan setelah usia 30 tahun, beberapa bahkan memiliki anak setelah usia 40 tahun. Perempuan yang melahirkan setelah usia 30-an tahun akan melihat kelonggaran vagina yang tetap setelah persalinan satu anak.

Beberapa perbaikan cepat untuk vagina yang longgar di antaranya adalah melakukan hubungan intim dalam posisi laki-laki di atas. Pendekatan pengencangan vagina yang sering direkomendasikan oleh terapis adalah latihan kegel. Latihan kegel memperkuat otot-otot dasar panggul yang mengeliling vagina.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s