Gejala dan Cara Mengatasi Food Coma


Food coma terjadi karena terlalu banyak melahap makanan. Akibatnya, seseorang akan merasa sangat ngantuk atau lemas setelah makan. Selain kedua gejala diatas, terdapat beberapa gejala umum bila seseorang mengalami food coma.​Keadaan ini banyak dialami oleh orang terutama di hari-hari libur lebaran. Umumnya mereka melahap makanan berlemak dan manis hampir sepanjang hari. Tak hanya mengantuk atau lemas, food coma ditandai dengan beberapa gejala seperti berikut ini.

1. Mengantuk
Gejala food coma yang paling umum adalah mengantuk. Ini terjadi karena setelah makan banyak, tubuh akan mengalami lonjakan gula darah. Akibatnya, tubuh memproduksi hormon insulin guna melawan lonjakan gula darah tersebut. Peningkatan insulin ternyata merangsang otak untuk menghasilkan lebih banyak serotonin dan melatonin yang menyebabkan rasa kantuk.

2. Badan menjadi dingin
Semakin banyak makanan yang dikonsumsi, maka semakin aktif pula kerja sistem saraf parasimpatis. Ini membuat tubuh memfokuskan sebagian besar energi untuk sistem pencernaan. Sirkulasi darah pun menjadi tidak lancar sehingga menyebabkan tubuh terasa dingin.

3. Lemas
Selain menyebabkan badan terasa dingin, konsentrasi energi berlebih pada sistem pencernaan membuat seseorang merasa lemas, lesu, ataupun tidak produktif.

4. Kembung
Rasa kembung terjadi karena konsumsi makanan yang terlalu banyak dalam waktu singkat. Apalagi jika jenis makanan yang dikonsumsi adalah makanan berlemak. Tubuh memerlukan lebih banyak waktu untuk mencerna lemak dibandingkan protein dan karbohidrat.

5. Gas di perut
Rasa kembung biasanya dibarengi dengan produksi gas berlebih dalam perut. Ini terjadi karena ketika mencerna makanan, bakteri dalam usus memproduksi gas untuk membantu proses pencernaan. Sebagian besar gas juga masuk dalam perut dari udara yang tertelan saat melahap makanan. Akibatnya, perut akan terasa tidak nyaman.

Mengalami ngantuk, lemas, atau kembung setelah makan terlalu banyak tentu sangat tidak nyaman. Terdapat beberapa cara untuk mengindarkan Anda dari gejala food coma seperti mengatur porsi makan dan mengunyah makanan pelan-pelan. Selain mengatur porsi makan dan mengunyah makanan secara perlahan, beberapa cara ini juga efektif menghindarkan Anda dari food coma.

1. Sering makan dalam porsi kecil
Food coma bisa dihindari dengan mengatur porsi dan waktu makan. Agar tidak terlalu kenyang, makan dalam porsi kecil namun sering lebih dianjurkan daripada makan dalam porsi besar dalam sekali waktu. Untuk membantu mengurang porsi makan, makanlah dengan piring berukuran kecil dan berwarna kontras dengan makanan.

2. Hindari makanan tinggi karbohidrat dan gula
Untuk mencegah lonjakan gula darah yang umum terjadi saat food coma, hindari konsumsi makanan tinggi karbohidrat dan gula seperti nasi putih atau sereal. Sebaiknya pilih makanan berprotein dan tinggi serat seperti buah dan sayur.

3. Kunyah makanan perlahan
Mengunyah makanan secara perlahan dapat membuat tekstur makanan lebih halus. Ini akan mempermudah tubuh dalam menyerap zat gizi makanan. Anda pun merasa lebih kenyang walaupun makan dalam porsi yang tidak terlalu besar. Kunyahlah makanan minimal 10 kali sebelum ditelan. Cara ini juga dapat meminimalisir rasa kembung yang muncul setelah makan banyak.

4. Tambahkan kayu manis
Penelitian menunjukkan kayu manis dapat mempertahankan kadar gula darah tetap rendah. Karenanya, tambahkan kayu manis dalam hidangan gurih. Konsumsi setengah sendok makan kayu manis tiap hari bahkan dapat menurunkan gula darah hingga 20 persen

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s