Rahasia Otak Besar Manusia Dalam Konteks Evolusi


Ukuran otak manusia berkembang secara dramatis selama evolusi. Otak yang relatif besar dibanding anggota primata lain memberikan manusia kemampuan unik untuk menggunakan bahasa dan melakukan penghitungan yang rumit.

Namun bagaimana otak manusia bisa berkembang lebih besar daripada kerabat terdekat, simpanse, jika hampir semua gen kita sangat mirip? Tim ilmuwan dari Duke University Medical School di Durham, Carolina Utara, berhasil menguak rahasia di balik otak besar manusia. Mereka menemukan gen khusus yang berfungsi merangsang pertumbuhan otak manusia.

Gen yang disebut HARE5 ini sebenarnya juga ditemukan pada simpanse. Hanya saja, aktivitas gen unik itu mengakibatkan dampak yang berbeda pada otak manusia dan simpanse.

Menggunakan embrio tikus, para peneliti menyisipkan gen HARE5 untuk melihat perkembangan otak pada fase awal. Hasilnya, mereka menemukan embrio tikus yang disisipi gen HARE5 dari manusia mengalami pertumbuhan otak hingga 12 persen lebih besar dibanding yang mendapat suntikan gen dari simpanse.

“Temuan ini benar-benar menarik hal lain sebagai awal untuk lebih memahami keunikan otak manusia,” kata Debra Silver, pemimpin studi sekaligus asisten profesor genetika molekuler dan mikrobiologi di Duke University Medical School, seperti dikutip Esciencenews.com, Senin, 23 Februari 2015.

Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal online Current Biology edisi 19 Februari 2015. Silver menuturkan hasil risetnya dapat memberikan wawasan tentang keistimewaan otak manusia. Temuan ini juga bisa dimanfaatkan untuk riset lanjutan tentang alzheimer dan autisme, penyakit dan kelainan yang tidak pernah diderita oleh simpanse.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s