Studi : Orang Yang Tidur Larut Malam Suka Berbohong


Penelitian terbaru menunjukan orang yang biasa bangun pagi atau ‘morning people’ lebih mungkin untuk menipu dan berperilaku tidak etis pada malam hari. Para psikolog menemukan perbedaan antara ‘morning people’ dan orang yang aktif malam atau ‘night owls’ memiliki beberapa tingkat kejujuran tergantung pada waktu.

Studi ini menemukan hubungan antara pilihan etis dan jam internal. Profesor Sunita Sah, peneliti dari Harvard University, Amerika Serikat memiliki asumsi mengenai ‘implikasi terhadap tempat kerja’. Peneliti mengamati perilaku hampir 200 orang dengan memberi tes pemecahan masalah dan permainan. Saat melakukan hal tersebut, peserta tidak menyadari kejujuran mereka sedang diukur.

Studi ini mempelajari hubungan antara pengambilan keputusan etis dan chronotype. Singkatnya, chronotype adalah waktu ‘aktif’ manusia baik pagi ataupun malam. Ternyata terdapat hubungan yang signifikan antara orang-orang lebih mungkin untuk jujur ketika waktu aktif mereka cocok dengan chronotypenya.

“Ini berarti bahwa perilaku ‘morning person’ lebih etis di pagi hari dan sebaliknya ‘night owl’ lebih mungkin berperilaku jujur ​​pada malam,” kata Sah seperti dikutip dari BBC, Kamis (17/7/2014). Penelitian ini mengiming-imingi imbalan USD 10 untuk relawan yang menyelesaikan suatu te. Ditawarkan pula kontes dengan hadiah yang lebih besar. Tapi sebenarnya para peneliti sedang memantau perilaku orang-orang itu.

Ketidakjujuran ditemukan meningkat ketika orang-orang berada di luar waktu mereka beraktivitas. Penelitian ini melaporkan, di pagi hari, orang-orang malam akan berperilaku lebih tidak etis daripada orang-orang pagi dan sebaliknya. Kecenderungan perilaku etis nyatanya muncul ketika mereka berhadapan dengan situasi yang sesuai dengan jam aktifnya.

Sah mengatakan temuan ini memiliki implikasi besar untuk tempat kerja yang bergantung pada sikap etis dan kejujuran para pekerjanya. Pada studi selanjutnya akan dilihat apakah jam dan struktur hari kerja memengaruhi pengambilan keputusan yang ditentukan oleh chronotype mereka. Sebab, membuat pilihan yang etis, tampaknya tergantung jam internal tubuh seseorang dan perbedaan waktu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s