Cara Berpuasa Yang Dapat Hilangkan Racun dan Toksin


Ahli Gizi yang juga menjadi dosen Fakultas Ekologi Institut Pertanian Bogor (IPB), Achmad Sulaeman, mengimbau masyarakat, terutama umat muslim, agar tidak takut sakit dan akan menurunkan produktivitasnya karena menjalankan puasa pada Ramadan mendatang. Pasalnya, berdasarkan penelitian yang dia lakukan serta peneliti asing, terbukti bahwa berpuasa itu merupakan proses detoksifikasi yang sangat efektif.

“Dalam tubuh kita banyak racun dan toksin mengendap serta dapat mengakibatkan berbagai penyakit. Tapi dengan berpuasa racun dan toksin ini bisa hilang,” kata dia.

Menurut dia, dengan kondisi berpuasa, manusia dapat menekan jumlah radikal bebas, membersihkan lambung dan usus, memperbaiki fungsi hati, melancarkan aliran darah, meningkatkan imunitas, menjernihkan pikiran, serta dapat menstabilkan emosi. “Karena nafsu yang timbul dalam diri manusia semua bersumber pada energi yang dihasilkan oleh makanan dan racun-racun dalam tubuh,” kata dia.

Untuk itu, kata Sulaeman, untuk menghilangkan semua racun tersebut, dalam satu tahun dianjurkan berpuasa selama 30-40 hari. “Dengan puasa selama 30 hari dapat membuang racun yang menumpuk di dalam tubuh yang berasal dari sisa makanan, sisa metabolisme tubuh, polusi, obat-obatan, hingga aktivitas otak, yang mengendap dalam tubuh kita,” kata dia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s