Pemilik Akun Linkedin 84% Puas Dengan Pekerjaannya


Apakah Anda seorang pekerja yang benar-benar puas dengan karir atau pekerjaan yang sudah diraih hingga sekarang? Pertanyaan ini terungkap melalui sebuah survei terbaru yang dilakukan LinkedIn beberapa waktu lalu.

Linkedln, merupakan jaringan profesional terbesar sedunia dengan lebih dari 277 juta anggota di dunia. Untuk Indonesia, lebih dari 2 juta anggotanya. Dari hasil riset terbaru yang dilakukan Linkedln, menemukan sikap dari para profesional terhadap pencarian kerja, kepuasan kerja, dan evaluasi karir.

Melalui survei yang dilakukan pada lebih dari 18.000 profesional di 26 negara, termasuk Indonesia, menunjukkan bahwa kandidat aktif maupun pasif di Indonesia, profesional yang memiliki tingkat kepuasan kerja tertinggi di dunia.

Sebanyak 84 persen profesional di Indonesia mengatakan bahwa mereka puas dengan pekerjaan mereka saat ini. Angka ini lebih tinggi dari rata-rata dunia (72%), dan negara seperti Swedia (83%), Norwegia (81%), Hongkong (67%), Italia (67%), Jepang (65%), serta Turki (63%).

Pada hasil survei ini, sekitar 54 persen profesional di Indonesia menyatakan, mereka cukup bahagia dengan pekerjaannya saat ini. Sehingga mereka bisa disebut sebagai kandidat pasif atau approachable yaitu profesional yang tidak secara aktif mencari pekerjaan, tetapi mau menerima dan mempertimbangkan pekerjaan baru jika ada perekrut yang menawarkan langsung ke mereka.

Selanjutnya, persentase kandidat aktif yaitu 77 persen adalah mereka yang puas dengan pekerjaan yang cukup tinggi. Artinya adalah kepuasan kerja ternyata tidak menghentikan mereka untuk tetap aktif dalam mencari peluang pekerjaan baru.

Dengan demikian, tidak menjamin kesetiaan karyawan terhadap perusahaan, khususnya bila ada tawaran karier yang lebih baik seperti kompensasi dan tunjangan pekerjaan yang lebih tinggi juga tantangan baru.

Pada kandidat aktif ini, memiliki pemikiran untuk keseimbangan antara kehidupan profesional dan personal yang lebih baik. Termasuk kesempatan yang lebih baik untuk meningkatkan karier dan perusahaan dengan kualitas yang lebih baik.

Selama ini, kandidat aktif di Indonesia menyatakan bahwa hubungan adalah penyebab atau alasan utama mereka pindah kerja. Dari berbagai kasus atau masalah yang terjadi penyebabnya seputar hubungan yang buruk antara bawahan dan atasan, lalu ketidakcocokan dengan rekan kerja, merupakan suara terbanyak alasan menyatakan pindah kerja.

Sementara pada kandidat pasif di Indonesia, penyebab utama untuk mendapatkan pekerjaan baru adalah jabatan dan lokasi kantor yang lebih terjangkau.

Berdasarkan profesional dari seluruh negara yang disurvei, mengungkapkan bahwa reputasi perusahaan merupakan faktor terpenting dalam memilih pekerjaan. Sebab itu banyak pegawai yang kemudian mempertimbangkan apakah perusahaan tersebut merupakan tempat yang baik untuk bekerja. Dan sebanyak 44 persen profesional di Indonesia setuju dengan hal ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s