Jepang Berhasil Jadikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Sebagai Tempat Wisata


Penggunaan panel solar kini sudah sampai ke rumah-rumah pribadi. Memanfaatkan panas matahari pun mulai dikenal luas mampu berfungsi dengan baik sebagai pengganti tenaga listrik. Namun, panel solar seringkali dipandang hanya sekadar “tempelan”.

Untuk itulah, Archdaily mempertanyakan pandangan tersebut setelah Kagoshima Nanatsujima Mega Solar Power Plant di Jepang menempatkan panel solar sebagai inti konstruksi. Kagoshima Nanatsujima Mega Solar Power Plant merupakan pembangkit listrik bertenaga 70 megawatt yang mampu mengalirkan listrik pada 22.000 rumah.

Saat ini, dengan hadirnya panel solar raksasa itu, Jepang berhasil “menyulap” pembangkit listrik tersebut menjadi tujuan wisata (Baca: Edan… Jepang Bikin Panel Surya Raksasa!). Seperti dikutip dalam Metropolismag.com, pembangkit listrik ini merupakan infrastruktur luar biasa yang tampak seperti lapangan terbang alien, lengkap dengan dek observasi, ruang melihat pemandangan, dan ruang pamer ilmu mengetahuan. Semua fitur unik ini seolah menjadi pigura bagi pemandangan cantik di dekat gunung berapi Sakurajima.

Kagoshima Nanatsujima Mega Solar Power Plant juga merupakan fasilitas solar terbesar di Jepang. Fasilitas tersebut dibangun oleh raksasa perusahaan elektronik Kyocera sebagai respon simbolis bencana nuklir Fukushima 2011 lalu. Sebelum bencana, nuklir berpotensi menjadi salah satu sumber energi ramah lingkungan bagi negara tersebut. Namun, Jepang kini terpaksa beralih dari solusi tersebut.

Sayangnya, pembangkit listrik ini memiliki kemampuan terbatas. Maka itu, keberadaan tidak benar-benar mengubah keadaan. Hanya saja, dengan dibangunnya fasilitas pembangkit listrik ini, Bloomberg mencatat, Jepang berhasil mengukuhkan diri sebagai pasar solar yang berkembang tercepat di dunia.

Gempa bumi dan tsunami di lepas Pantai Jepang pada 2011 lalu merupakan bencana yang juga membawa kecelakaan nuklir monumental ke kota-kota yang terkena dampaknya. Karena itulah, Jepang memiliki motivasi tinggi untuk mempertimbangkan dan melaksanakan produksi energi surya.

Baru-baru ini, produsen elektronik Jepang, Kyocera, meluncurkan pembangkit listrik tenaga surya terbesar di negara itu. Dengan kekuatan 70 megawatt, Kyocera membangun panel surya tersebut di perfektur Kagoshima sebagai fasilitas sangat berguna dalam skala terbesar di negara itu.

Memang, program restrukturisasi yang diluncurkan oleh Pemerintah Jepang telah menetapkan persyaratan utilitas lokal membeli 100 persen daya dari instalasi surya lebih dari 10 kilowatt untuk jangka waktu 20 tahun. Promosi untuk penggunaan energi terbarukan ini dimulai pada Juli 2012 lalu dan akhirnya mulai beroperasi pada 1 November 2013.

Panel surya yang dinamai dengan Kagoshima Nanatsujima itu berada di lepas pantai Jepang selatan. Posisinya menghadap langsung ke Teluk laut dan gunung berapi Sakurajima.

Sangat besar, memang. Panel surya ini menempati areal seluas 1,27 juta meter persegi atau sama dengan 27 stadion bisbol. Saking besarnya, tampilannya dari udara tampak seperti bandar udara.

Publik pun bisa menikmati panel surya ini sebagai “hiburan” baru. Pasalnya, fasilitas tur disediakan untuk pengunjung, pelajar, dan wisatawan dengan panorama luas di sekilingnya. Pengunjung bisa berkeliling menikmati fasilitas berupa ruang-ruang informasi yang relevan tentang isu-isu lingkungan serta stimulus dalam pemahaman sumber daya energi terbarukan untuk ruang publik Jepang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s