Informasi Tentang Dunia Teknologi Terkini

Entries categorized as ‘Telecomunication’

Virus Mengancam Facebook

Desember 20, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Ancaman virus ditengarai memicu perlambatan koneksi jaringan operator jejaring sosial dan pencari data di internet, seiring tingginya jumlah pengguna jasa layanan seperti “facebook”, “yahoo”, “google”, “twitter”, dan sejenis itu di dunia.

“Kecepatan akses data yang tidak sesuai harapan kemungkinan karena serangan `Denial of Services/DOS` dari penyusup atau virus, sehingga berakibat kinerja layanan drop,” kata Kepala Laboratorium Komputasi Berbasis Jaringan, Jurusan Teknik Informatika, FTIF Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS), M. Husni, Selasa.

Menurut dia, biasanya waktu yang diperlukan untuk memperbaiki lemahnya akses tersebut tidak sampai 12 jam.

“Perbaikan selama itu mengingat tenaga Teknologi Informasi (TI) harus menganalisis dan melakukan `scanning` terhadap semua `port`,” ujarnya.

Namun, jelas dia, pada umumnya data-data yang disimpan di sejumlah operator seperti “yahoo”, “google”, “facebook”, “twitter”, cukup aman atau tidak hilang, bahkan ada kemungkinan operator tersebut menggunakannya untuk keperluan sendiri.

“Untuk itu, ada baiknya secara berkala pengguna jasa layanan itu rajin mem-`back up` datanya. Jangan sampai menyimpan data rahasia dalam operator tanpa adanya jaminan,” katanya.

Terkait ketidakstabilan akses sejumlah operator beberapa waktu lalu, ia mengaku, kondisi itu bisa disebabkan tingginya jumlah pengguna layanan itu di dunia dan penggunaan untuk “mailing list” meluas.

“Kejadian ini juga bisa dikarenakan mereka memakai `clustering mail server distributed` yakni jaringan surat elektronik `email`-nya banyak dan lokasinya menyebar meskipun, alamat emailnya unik misal user@yahoo.com,” katanya.

Hal tersebut, tambah dia, akan berdampak terhadap tingginya arus lalu lintas “traffic” itu sehingga menyebabkan “email” yang masuk ke kotak suratnya mengantre masuk “congestion”.

“Risiko lainnya bisa menghilangkan data yang dimiliki si pengguna jasa tersebut,” katanya.

Peristiwa itu, lanjut dia, memang berdampak bagi kondisi perekonomian nasional. Para pengguna jasa yang beralamat di operator tertentu menjadi tidak nyaman dalam melanjutkan kinerjanya, terutama kalangan pebisnis.

“Apalagi, ketika mengakses kadang `email` yang diterima melebihi waktu yang diharapkan,” katanya.

Kategori: Computer · Gadget · Telecomunication

Ambisi IPB Untuk Pecahkan Rekor MURI Gagal Total Karena Kesalahan Teknis

Desember 20, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Kegiatan Blogging Day 2009 yang disiapkan untuk masuk dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) kategori Post Blog dengan 1000 laptop secara bersamaan, gagal karena kesalahan teknis pada akses Internet.

Koodinator Humas Panitia Komunitas Blogger IPB Fawzia Defrida menyebutkan bahwa kegagalan tersebut karena kesalahan akses point internet.

“Kita gagal karena ada kesalahan terhadap akses poin-nya. Para peserta tidak bisa mengakses Internet pada waktu yang telah ditetapkan,” ucapnya.

Kegiatan Blogging Day 2009 tersebut digelar oleh Komunitas Blogger IPB dan berlangsung di gedung Graha Widya Wisuda (GWW) IPB Bogor.

Pada acara Blogging Day 2009 juga digelar seminar dan pertunjukan seni dari mahasiswa IPB.

Kegagalan pemecahan rekor itu terlihat sekitar pukul 11.00 WIB, saat pemecahan rekor MURI dimulai, peserta yang hadir seharusnya berjumlah 1000 orang namun yang ada hanya sekitar 800 orang dan mereka tidak bisa mengakses Internet di laptop masing-masing.

Hingga pukul 13.00 WIB akses Internet juga belum bisa dibuka dan tak satupun laptop para peserta yang mampu mengakses jaringan Internet.

Fawzia menyebutkan pihaknya telah menyiapkan delapan akses point, satu akses point diperuntukkan untuk 200 orang.

“Dua hari sebelum acara kita telah melakukan uji coba dengan satu akses poin untuk 200 orang peserta, dan selama proses uji coba lancar dan tidak ada gangguan,” ungkap Fawzia.

Namun, pada waktu penentuan pemecahan rekor MURI, jaringan Internet tidak dapat diakses oleh para peserta, padahal, hingga sebelum dimulai perhitungan rekor MURI, beberapa peserta dapat mengakses Internet.

“Sebelum waktu pemecahan rekor MURI dimulai, akses poin kita hidupkan. Sebagian peserta ada yang menggunakan jaringan akses point. Pada saat memulai pencatatan rekor MURI, operator berusaha menstabilkan jaringan, tapi ternyata menstabilkan saat semua laptop sudah hidup, sulit dilakukan,” jelas Fawzia.

Alhasil pada waktu yang sudah ditentukan para peserta tidak bisa membuka program bloggernya.

“Kita sangat menyayangkan, selama satu bulan kita mempersiapkan konsepnya ternyata gagal karena akses poin tidak lancar,” ujar Fawzia.

Hingga pukul 14.00 WIB, tidak satupun dari sekitar 800 orang peserta yang hadir dapat menangkap akses pointnya Internetnya.

Satu persatu peserta mulai pulang dengan mimik kecewa.”Udah dari tadi dicoba juga tidak bisa, apalagi baterai laptop sudah drop. Kemungkinan untuk bisa diakses sangat kecil, makanya kita memilih pulang,” ungkap salah satu peserta yang juga mahasiswa IPB.

Acara tersebut juga dihadiri oleh pihak MURI yang diwakili oleh Notaris, dosen IPB, pembicara seminar Blogger Wicaksono dari majalah Tempo dan Prof. Dr. Ir Syafri Mangkuprawira

Kategori: Internet · Telecomunication

Opera 5 Diluncurkan dan Makin Keren Saja

September 20, 2009 · & Komentar

Opera Mini 5 Beta bisa menjadi pilihan terbaik browser web untuk smartphone atau ponsel-ponsel berbasis Java. Software gratis ini sudah dilengkapi fitur-fitur akses internet secara mobile yang makin senyaman akses di komputer seperti menyediakan tab, speed dial, dan password manager.

Dengan tab, banyak alamat web dapat dibuka secara bersamaan misalnya membuka alamat Facebook, Twitter, KOMPAS.com, dan Google. Pengguna tinggal berpindah dari satu alamat ke alamat lain dengan bebas tanpa harus meninggalkan alamat yang dibuka sebelumnya. Apalagi tak ada batasan berapa halaman yang bisa dibuka.

Speed dial menampilkan 9 thumnail alamat web pilihan pengguna di halaman depan saat browser aktif. Fitur ini memudahkan akses ke halaman-halaman populer atau yang paling sering dikunjungi dengan lebih cepat karena hanya menge-klik thumbail tersebut tanpa harus mengetik alamat webnya.

Opera Mini 5 Beta juga sudah mendukung password manager yang akan menyimpan alamat login dan password pengguna ke berbagai situs. Dengan fitur ini, browsing ke situs yang meminta identitas dan password seperti email, situs sosial, dan forum dapat dilakukan lebih cepat tanpa mengetik ulang.

Selain fitur-fitur tersebut, Opera Mini 5 Beta juga hadir dengan penampilan baru yang lebih segar. Didesain untuk nyaman dipakai pada perangkat berbasis keypad maupun layar sentuh, navigasinya menggunakan panel khusus. Panel tersebut menyediakan tombol ke speed dial, back, next, reload, dan shut down. Pada bagian tengah juga terdapat menu untuk setting, bookmark, history, saved pages, find in page, dan help.

Di halaman muka juga langsung tersedia menu pencarian Google untuk mempercepat melakukan pencarian. Namun, tak ada pilihan mengubah warna tema dasar seperti versi sebelumnya.

Untuk mendapatkan software ini download saja secara langsung dengan mengetik m.opera.com/next di browser web yang sudah Anda pakai. Opera Mini 5 Beta tidak akan me-replace versi sebelumnya sehingga Anda bisa membanding-bandingkan keandalannya

Kategori: Internet · Telecomunication

Akses Mobile Broadband Makin Banyak Penggemar

April 2, 2009 · & Komentar

Apa situs Internet yang paling banyak dibuka orang Indonesia? Jawabnya adalah Yahoo.com. Begitu menurut catatan Torsten Leibner (Global Network Solution Manager, Nokia Siemens Network) yang mengutip data situs Alexa.com tanggal 25 Maret 2009.

Urutan-urutan berikutnya berturut-turut adalah Google.co.id, diikuti oleh Facebook.com, Google.com, Blogger.com, Friendster.com, YouTube.com, dan WordPress.com. Sementara itu situs-situs lain, seperti detik.com, Windows Live, kompas.com, dan detiknews.com, dan klikbca ada di bawah situs-situs pertemanan sosial di atas.

“Social network adalah yang paling populer, seperti juga di negara-negara lain di seluruh dunia,” kata Torsten.

Jika ditilik dari Top 10 Mobile Internet, tambah, Torsten, tetap saja jaringan pertemanan sosial yang populer. Untuk kategori ini, urutan pertama diduduki oleh friendster.com. Urutan-urutan berikutnya, begitu dikutip dari Opera, State of Mobile Web (02/09) adalah google.com, facebook.com, yahoo.com, waptrick.com. peperonity.con, gamejump.com, getjar.com, wikipedia.org, dan digg.com.

Sementara itu chatting menjadi kegiatan yang paling banyak dilakukan oleh para pengguna aplikasi mobile. “Ini termasuk bagi pengguna berat Internet yang mengaksesnya setiap hari, dengan lebih 3 jam sekali akses, maupun bagi pengguna ringan yang mengakses Internet 2x – 3x per minggu dan melakukannya sekitar 1 – 2 jam setiap kali akses,” papar Torsten.

Perilaku di atas – selalu ingin terhubung dengan teman – itulah yang juga membuat kian banyak pengguna yang memilih broadband Internet ketimbang mobile Internet saat ini. “Bisa membuat hidup lebih nyaman dan menyenangkan,” kata Torsten. “Lebih efisien bagi kehidupan profesional, juga hemat uang dan meningkatkan kehidupan sosial untuk kehidupan pribadi,” urainya.

Menurut Torsten, setelah beralih ke broadband Internet yang cepat, biasanya para pengguna akan lebih sering lagi mengakses Internet. “50% akses setiap hari di rumah, 15% akses setiap hari secara mobile untuk mereka yang bekerja maupun yang tidak bekerja.” Ia mengatakan bahwa mobile broadband kini penting secara ekonomi.

Kategori: Internet · Telecomunication · Web Development

Jaringan Mata-Mata Internet Terbesar GoshNet Berhasil Dibongkar

Maret 30, 2009 · & Komentar

Sebuah jaringan mata-mata siber yang berbasis di China terbongkar. Jaringan itu berhasil membobol dokumen rahasia milik pemerintah dan organisasi swasta dari 1.295 komputer yang ada di 103 negara, di antaranya milik pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama.

Para peneliti Kanada, Sabtu (28/3), mengatakan, jaringan mata-mata siber, yang mereka sebut ”GoshNet” itu juga menyusupi komputer Kementerian Luar Negeri Iran, Banglades, Latvia, Indonesia, Filipina, Brunei, Barbados, dan Butan. Komputer di sejumlah kedutaan besar, seperti India, Korea Selatan, Indonesia, Romania, Siprus, Malta, Thailand, Taiwan, Portugal, Jerman, dan Pakistan, juga dibobol.

Penyelidikan terhadap jaringan mata-mata siber itu berlangsung selama 10 bulan oleh Monitor Perang Informasi (IWM) yang terdiri atas peneliti dari SecDev Group yang berbasis di Ottawa dan Pusat Kajian Internasional Munk di University of Toronto. Mereka melakukan penyelidikan atas permintaan kantor pribadi Dalai Lama.

”Kami menemukan bukti program perusak yang menyusupi sistem komputer Tibet, mengekstrak dokumen sensitif dari kantor pribadi Dalai Lama,” kata Greg Walton, salah satu peneliti.

Awalnya penyelidikan itu difokuskan pada dugaan mata-mata siber China terhadap komunitas Tibet di pengasingan. Dari situ ditemukan jaringan yang lebih luas.

Para peneliti yakin sistem itu difokuskan pada pemerintah negara-negara di Asia. Meskipun analisis mengarah pada China sebagai sumber utama jaringan, identitas dan motivasi pembobol itu belum bisa disimpulkan.

Peneliti juga tidak memiliki bukti konklusif bahwa Pemerintah China berada di balik jaringan mata-mata tersebut. Beijing juga membantah terlibat dalam jaringan mata-mata siber.

Aktivis Mahasiswa untuk Tibet Merdeka, Bhutila Karpoche, mengatakan, komputer di organisasinya sering disusupi selama 4-5 tahun terakhir. Dia sering menerima surat elektronik berisi virus yang merusak komputer.

Terbesar

Dengan memasang program perusak pada jaringan komputer, pembobol bisa mengendalikan komputer itu untuk mengirim dan menerima data rahasia kepada mereka. Dalam kasus ini, perangkat lunak juga memberi pembobol kemampuan untuk menggunakan alat rekaman video dan audio untuk memonitor ruangan di mana komputer-komputer itu berada.

Dua peneliti pada Cambridge University di Inggris, Shishir Nagaraja dan Ross Anderson, mengatakan, serangan menggunakan program perusak bukan hal yang baru. Namun, serangan dari ”GoshNet” ini harus diwaspadai karena kemampuannya mengumpulkan tindakan atau aksi-aksi intelijen yang digunakan polisi dan aparat keamanan di negara represif. Konsekuensinya sangat fatal apabila tindakan tersebut diekspos.

Menurut surat kabar The New York Times, jaringan mata-mata ini merupakan yang terbesar yang pernah dibongkar dalam hal jumlah negara yang terkena dampaknya.

Nagaraja dan Anderson mengatakan, pencegahan serangan siber sangat sulit karena pertahanan tradisional terhadap program perusak di badan pemerintah memerlukan langkah yang mahal, mulai dari kontrol akses hingga prosedur keamanan operasional yang panjang

Kategori: Internet · Telecomunication · War Machine · Web Development

Penurunan Tarif Internet Akan Di Umumkan April 2009

Maret 15, 2009 · & Komentar

Menteri Komunikasi dan Informatika, Muhammad Nuh, mengemukakan, rencana penurunan tarif internet saat ini masih dalam pembahasan di Depkominfo dan akan diumumkan ke masyarakat pada bulan April mendatang.

Muhammad Nuh mengemukakan hal itu, usai menandatangani prasasti pembangunan Pondok Pesantren Entrepreneur Muhammadiyah di rumah pengusaha H. Bisri Ilyas, Perumahan Rewin Sidoarjo, Jatim, Sabtu (14/3).

“Memang beberapa waktu lalu saya pernah menyampaiakn adanya kebijakan penurunan tarif internet. Itu betul dan masih dalam penggodokan. Mudah-mudahan April sudah bisa diumumkan mengenai rencana penurunan tarif tersebut,” katanya.

Nuh menyatakan, kalau diperhatikan sekarang dari tahun ke tahun tarif internet semakin menurun, tetapi pihaknya ingin kedepan turunnya lebih besar lagi, sehingga akses masyarakat terhadap informasi akan semakin luas.

“Saya belum bisa memastikan berapa persen penurunannya. Tetapi yang jelas, kami sudah melakukan analisis dengan menggunakan `cost structure analysis`, taruhlah sekarang per kbbs X rupiah, misalkan, per kbbs tadi `cost structure`-nya seperti apa, siapa yang bertanggung jawab pada `cost structure` tersebut,” katanya.

Penanggung jawab tentang penurunan tarif internet ada di pemerintah, kebijakannya ada di perusahaan “internet service provider” (ISP) dan “network provider”. “Kami harus duduk bersama agar yang bisa diturunkan, diturunkan, agar `price`-nya terjangkau,” katanya menjelaskan.

Nuh menegaskan, kisaran penurunan tarif belum bisa diumumkan hanya akan menggunakan pendekatan yang sama seperti tarif seluler, tarif internet juga bisa diturunkan.

“Saat ini penjajagan sudah dilakukan, kami tidak ingin membuat kebijakan yang ujung-ujungnya merupakan pihak lain. Masyarakat, operator dan industri harus sama-sama mendapatkan keuntungan,” katanya menambahkan.

Pada kesempatan yang sama, Muhammad Nuh juga mengatakan, kalau Depkominfo sudah mengeluarkan izin operasional Arah Dunia TV (ADTV) atau Ahmad Dahlan TV yang diajukan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Yogyakarta

Kategori: Computer · Internet · Telecomunication · Web Development

Tarif Telepon Seluler Indonesia Paling Murah Di Asia

Maret 9, 2009 · & Komentar

Tarif telepon selular di Indonesia dewasa ini yang berkisar 0,015 dolar AS per menit merupakan yang termurah di Asia dan semakin dinilai unggul karena tarif murah itu diberlakukan semua operator. “Laporan itu Itu berdasarkan dari Depkominfo yang mengutip dari Deutsche Bank,” kata Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno dalam siaran persnya di Medan, Minggu. Menurut dia, dengan langkah semua operator yang memberlakukan tarif murah, menjadikan kompetisi lebih pada kualitas layanan yang berfokus pada peningkatan kapasitas dan kualitas jaringan (network) serta pelayanan pelanggan (customer service). “Telkomsel sendiri sebagai service leader selalu berupaya memberikan yang terbaik bagi pelanggan dengan memenuhi lima parameter pokok kebutuhan pengguna ponsel yakni jaringan yang luas, network berkualitas, inovasi produk, mutu pelayanan pelanggan, dan tarif yang semakin terjangkau,” katanya. Untuk terus meningkatkan mutu layanan tahun ini, kata dia, Telkomsel menginvestasikan 1,5 miliar dolar AS untuk memperluas coverage, peningkatan kapasitas dan kualitas jaringan, serta new business (mobile wallet, mobile broadband and content). Dari sisi jaringan, sepanjang tahun 2008 Telkomsel sudah membangun sekitar enam ribu Base Transceiver Station (BTS) sehingga total BTS mencapai 27 ribu yang menjangkau lebih dari 95 persen wilayah populasi Indonesia. Sarwoto menambahkan, angka penetrasi selular di Indonesia masih sekitar 60 persen dari 240 juta penduduk. Adapun pertumbuhan pelanggan baru di tahun 2009 diperkirakan sekitar 20-30 juta, dimana 50 persennya ditargetkan bisa diraih Telkomsel dengan didominasi pelanggan di luar Jawa . “Pertumbuhan pelanggan di Jawa memang masih tetap ada, tapi tidak sebesar di luar Pulau Jawa. Di Jawa, kebutuhan layanan selular ke arah fitur dan layanan,” katanya, Tingginya kepercayaan pengguna selular terhadap kualitas layanan Telkomsel, tercermin dari angka pertumbuhan pelanggan yang sangat fantastis yakni 1,9 juta pelanggan baru hanya dalam waktu 1 bulan di Januari 2009. Dengan penambahan 1,9 juta ini per Januari 2009, Telkomsel melayani 67, 2 juta pelanggan atau sekitar 50 persen pengguna ponsel di Indonesia

Kategori: Telecomunication

Serba Digital Tahun 2015 Di Indonesia

Maret 7, 2009 · 1 Komentar

Indonesia paling lambat pada tahun 2015 akan serba digital untuk seluruh perangkat elekronik termasuk televisi.

“Pada 2015-2016 Indonesia diharapkan sudah ‘totally digital’,” kata Direktur Jenderal SKDI (Sistem Komunikasi dan Diseminasi Informasi) Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo), Freddy H. Tulung, di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan, pada 2015-2016 peralatan analog diperkirakan mulai ditinggalkan karena umurnya semakin tua dan tidak diproduksi lagi.

“Kami bahkan mengharapkan lebih cepat dari itu karena setiap tahun kami ada evaluasi tahunan yang mengupayakan agar ‘totally switch off analog’ dengan digital,” katanya.

Freddy mengemukakan terdapat tiga tahap untuk program digitalisasi seluruh peralatan di Indonesia.

Sepanjang 2008 lalu pihaknya mengalokasikan waktu untuk sosialisasi peralatan digital.

Pada 2009-2010 pihaknya mulai melakukan uji coba dan terus menyosialisasikan pada kawasan yang lebih luas.

“Secara bertahap kami juga mulai menerbitkan izin-izin digital dan menghentikan untuk wilayah tertentu izin analog,” katanya.

Pada periode 2012-2015, pihaknya akan memperlebar jangkauan digital untuk berbagai wilayah tidak hanya di kota-kota besar tetapi juga kota sedang dan kota kecil.

Maret 2009 ini misalnya, siaran televisi digital sudah mulai dapat disaksikan oleh masyarakat di Jabodetabek pada tahap awal.

Siaran televisi digital atau penyiaran digital  merupakan jenis siaran televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal video, audio, dan data ke pesawat televisi.

Televisi digital dikembangkan karena perubahan lingkungan eksternal, yaitu pasar TV analog sudah jenuh dan karena adanya kompetisi dengan sistem penyiaran satelit dan kabel.

Selain itu, faktor penyebab yang lain adalah adanya perkembangan teknologi terutama pemrosesan sinyal digital, teknologi transmisi digital, teknologi semukonduktor, serta teknologi peralatan yang beresolusi tinggi

Kategori: Computer · Gadget · Telecomunication

Pemakai Internet Indonesia Tumbuh Melonjak Gila-Gilaan

Maret 7, 2009 · & Komentar

Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan teknologi informasi yang berlangsung cepat.

Managing Partner Asia Public Relation (PR), Silih Agung Wasesa di Semarang, Selasa mengatakan berdasarkan perhitungan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) terdapat sekitar 25 juta pengguna internet.

“Peningkatan pengguna internet terus meningkat sekitar 25 persen setiap tahunnya,” kata Silih saat menjadi pembicara dalam talkshow “Kompetensi Profesional Komunikasi di Era Kekuasaan Media Baru” di kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

Kenaikan tersebut, katanya, disebabkan adanya kemudahan dalam mengendalikan informasi yang berada di tangan publik. Dengan internet, mereka dapat berinteraksi secara bebas dan membentuk komunitas hanya dengan menekan tombol “enter”.

Dengan cara tersebut, lanjutnya, akan melahirkan koneksi antar individu yang semakin membuat percaya diri serta mengurangi tingkat stress seseorang. Sebab, rasa percaya diri mudah terbangun dalam konteks sosial secara personal. “Berbeda dengan kontak sosial,” katanya.

Ia mengatakan, pengguna yang memanfaatkan internet di kafe atau warung internet (warnet) paling tinggi, yaitu sebesar 60 persen.

Sedangkan pengguna yang memanfaatkan internet di kantor sebesar 20,4 persen, di kampus dan sekolah 10 persen, dan pengguna internet di rumah hanya sebesar 0,4 persen, kata Silih.

“Setiap pengguna rata-rata dapat menghabiskan waktu 1-2 jam per hari dalam menggunakan internet,” katanya.

Ia menjelaskan, kenaikan pengguna internet juga dicerminkan data dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Aplikasi Telematika Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) bahwa pertumbuhan pengguna situs yang berakhiran “.id” tumbuh sekitar 53 persen per tahun dalam kurun waktu antara tahun 1998-2006.

“Pada tahun 2008 tercatat ada lebih dari 70 ribu situs, sementara tahun 2009 diperkirakan ada tambahan lima ribu pengguna baru,” katanya.

Silih menambahkan, jumlah “blogger” (pengguna `blog` di internet) di Indonesia juga mengalami peningkatan. ” Semula, jumlah `blogger` tahun 2007 hanya berjumlah 130.000 orang, kemudian tahun 2008 menjadi 600 ribu `blogger`, dan meningkat menjadi 1.2 juta `blogger` pada tahun 2009,” katanya

Kategori: Computer · Internet · Telecomunication · Web Development

Nokia Tak Pandang Ponsel China Sebagai Ancaman Karena Masih Jadul

Maret 7, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Produsen telepon selular (ponsel) merek Nokia tak memandang ponsel produk China sebagai ancaman serius.

“Bagi kami ponsel China itu bukan merupakan ancaman. Justru kami melihatnya sebagai tantangan,” kata Manajer Produksi Nokia Indonesia, Dominikus Susanto, di Surabaya, Kamis.

Ia menilai wajar produsen ponsel dengan berbagai merek dari China itu melakukan penetrasi pasar karena Indonesia merupakan pasar potensial.

“Sekarang kami melihat, bagaimana kebutuhan pasar ponsel di Indonesia. Itu fokus utama kami,” katanya di sela-sela peluncuran produk baru ponsel Nokia itu.

Selain akan menawarkan ponsel dengan harga yang bisa dijangkau oleh semua lapisan masyarakat, lanjut dia, pihaknya juga mengutamakan pelayanan purna jual.

“Mungkin orang membeli Nokia, karena `after sales services` (layanan purna jual). Itu yang akan kami pertahankan terus,” katanya.

Selain maraknya ponsel produk China yang harganya semakin terjangkau, Nokia juga menghadapi tantangan dari ponsel cerdas (smartphone) “Blackberry” di pasar kelas menengah ke atas.

“Sebenarnya untuk di kelas ini, kami sudah mengeluarkan produknya sejak lama, seperti tipe E-71 dan E-63, bahkan fasilitasnya lebih lengkap,” kata Dominikus.

Selama tahun 2008, Nokia telah meluncurkan 30 ponsel model baru di Indonesia. Sedang pada Semester I/2009 Nokia akan merilis 20 model baru baik diperuntukkan bagi kalangan pemula maupun kalangan profesional.

Pada tahap pertama Semester I, Nokia telah meluncurkan tiga produk barunya berbasis GSM (Global System Mobile), yakni tipe 5130 dengan kisaran harga sekitar Rp1,5 juta per unit, 1202 (Rp400 ribu), dan 1661 (di bawah Rp1 juta).

Ditambah tiga model baru berbasis CDMA (Code Digital Multiple Access), yakni tipe 2228 dengan kisaran harga sekitar Rp1,4 juta, 2608 (Rp1,2 juta), dan 8208 yang sampai sekarang harganya belum dipublikasikan

Kategori: Computer · Telecomunication