Arsip Kategori: Internet

Inilah Data Data Pesawat Siluman AS Sentinel RQ-170 Yang Bakal Dirilis Iran Ke Publik Agar Dapat Ditiru

Iran menyatakan akan merekayasa ulang sebuah pesawat siluman AS Sentinel RQ-170 yang jatuh di wilayahnya. Namun hal itu diragukan oleh Barat yang menganggap Iran tak memiliki kemampuan teknologi untuk melakukannya. Mampukah Iran mengkloning pesawat itu?

Nick Brown, pemimpin redaksi Jane’s International Defence Review, mengatakan hal itu tergantung pada kondisi pesawat saat mereka mendapatkannya.

“Bisa saja pesawat itu jatuh dan hancur. Versi yang terlihat di klip video bisa saja hasil rekonstruksi. Tapi jika pesawat ini relatif utuh, Anda bisa mengambil sedikit manfaat.”

Satu hal yang mungkin dilakukan Iran adalah mengujinya dengan radar di ruang bebas gema untuk mengukur seberapa terdeteksi benda itu. Iran juga bisa belajar beberapa bentuk dan bahan pesawat yang dapat mengecoh radar.

Beberapa bagian dari RQ-170 telah dilepas dari pesawat, sehingga tidak akan menawarkan banyak hal yang baru. “Tapi tambang emas yang sebenarnya mungkin muatannya. Kita tidak tahu muatan apa saja di sana, tapi mungkin ada sinyal intelijen, sensor elektro-optik atau radar.”

“The RQ-170 tidak membawa senjata dan dua gundukan di bagian atas pesawat adalah sebuah pemindai atau struktur pelindung uplink satelit yang mengirim informasi dari sensor ke stasiun pengendali pesawat.”

Untuk RQ-170 itu sendiri tantangannya bukan pada membangunnya, tapi membuatnya layak terbang, kata Brown.

“Ada algoritma rumit yang mengendalikan pesawat. Membuat obyek berbentuk bumerang terbang sesuai dengan keinginan Anda adalah susah dan hanya benar-benar mungkin dengan model penerbangan lanjutan, komputer, dan perangkat lunak yang bagus.”

“Jadi, jika tidak memiliki informasi yang diperoleh dari perangkat keras dan sirkuit pesawat, Anda tidak akan dengan mudah dapat melakukan apa-apa, tapi Anda hanya akan membangun sesuatu yang berbentuk sama.”

Semua algoritma kontrol dienkripsi, sehingga tidak semudah membaca hard drive dan kemudian mereplikasinya, tambahnya.

Mungkinkah Iran melakukannya?

Menurut Brown, Iran cukup menguasai rekayasa ulang dan mereka mempunyai banyak kemampuan tanpa bantuan pihak lain. Namun dengan berbagi platform itu Iran bisa mendapatkan manfaat politik.

“Apa pun mungkin dan secara teoretis Iran dapat meniru cukup banyak dari platform dasar, tapi kontrol dan avionik yang membuatnya dapat digunakan.”

Teknologi pesawat tak berawak sangat penting bagi Iran, Rusia, dan Cina, kata Elizabeth Quintana, seorang peneliti senior di Royal United Services Institute.

“Tapi seberapa besar manfaatnya tergantung pada seberapa utuh pesawat itu, dan apakah dia punya kemampuan merusak dirinya sendiri, atau memiliki mekanisme penonaktifan sendiri. Saya menduga ia memilikinya. Tampaknya itu di satu bagian.”

Jika mampu membukanya, ujarnya, cukup banyak informasi di pesawat itu–bagaimana ia bekerja, bagaimana ia berkomunikasi dengan satelit dan bagaimana Amerika mengoperasikannya. Juga mengidentifikasi material yang memungkinkan pesawat menyerap energi yang dipancarkan–bukan membalikkannya–yang akan sangat berguna.

“Saya tidak tahu tingkat keahlian ilmiah yang ada di Iran. Tapi jika benar Rusia dan Cina telah mengirim delegasi, maka mereka memiliki keahlian itu.”

Mari Mengaji Lewat Facebook

Kemajuan teknologi dimanfaatkan Masjid Al Akbar Surabaya, Jawa Timur. Selama Ramadan 1432 Hijriah ini di masjid itu digelar “ngaji Internet”, yang akan dipandu melalui situs jejaring sosial Facebook ataupun Twitter.

Pengajian tersebut dimulai sejak puasa pertama hari ini hingga Lebaran mendatang. “Ngaji Internet kami gelar tiap hari mulai pukul 13.00 hingga 14.30 WIB,” kata Helmy M. Noor, Humas Masjid Al-Akbar Surabaya, Senin, 1 Agustus 2011.

Untuk mengaji, para jemaah membawa perangkat komputer atau laptop. Komputer atau laptop tersebut lantas dihubungkan dengan WIFI yang ada di masjid Al-Akbar.

Dipandu seorang moderator, peserta ngaji Internet lantas diminta browsing atau mencari tema-tema yang telah ditentukan. “Setelah bahan dari Internet ditemukan, barulah secara bersama-sama kami lakukan kajian yang dipandu oleh para ustad yang telah kami tunjuk,” ujar Helmy.

Para ustad yang akan membimbing peserta ngaji Internet di antaranya Prof. Dr. Ahmad Zahro MA yang akan memandu mengenai pembahasan fikih kontemporer, Prof. Dr. Roem Rowi dengan spesialisasi tafsir tematik, atau Dr. Hasniah Hasan mengenai gaya hidup dan keluarga sakinah.

Ngaji Internet ini juga akan dipandu secara khusus oleh beberapa ustad terkenal di antaranya Jefri Albukhori. Juga Ustad Yusuf Mansur yang secara khusus akan memandu peserta ngaji Internet melalui jejaring sosial Facebook ataupun Twitter.

Bagi peserta yang tidak memiliki laptop, pengurus masjid setidaknya telah menyediakan 10 sarana komputer yang bisa digunakan untuk ikut pengajian ini.

Terpisah, Prof. Ahmad Zahro berharap ngaji Internet tak hanya untuk menambah pengetahuan mengenai agama, tapi juga memanfaatkan teknologi untuk kemajuan umat. “Selama ini Internet dinilai negatif, tapi Masjid Al-Akbar sudah dua tahun ini bisa mengubahnya,” kata guru besar Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya itu.

Facebook Terbukti Menyebabkan Seks Bebas dan Nikah Dibawah Umur Di Provinsi Yogyakarta

Facebook atau situs jejaring sosial diduga memicu nikah usia dini atau di bawah umur di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kata Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Kabupaten Gunung Kidul, Siti Haryanti.

“Saat di persidangan kami selalu menanyakan apakah pasangan di bawah umur berkenalan melalui Facebook. Pasangan ternyata mengakui berkenalan lewat situs itu dan melanjutkan hubungan hingga hamil di luar nikah,” kata dia di Wonosari, Kamis.

Menurut dia, Facebook menyebabkan permohonan nikah usia dini di kabupaten ini melonjak drastis pada tahun ini.

Remaja usia sekolah, kata dia di kabupaten ini menjalin pergaulan secara bebas melalui situs itu.

“Situs itu mudah diakses bahkan hingga ke pedesaan sehingga memicu remaja hamil di luar nikah,” katanya.

Ia mengatakan lonjakan pengajuan nikah di bawah umur terjadi dalaam dua tahun terakhir.

Pada 2011, kata dia tercatat sebanyak 130 pasangan di bawah umur mengajukan pernikahan di Pengadilan Agama.

Jumlah pemohon nikah usia dini pada tahun ini, menurut dia mengalami kenaikan drastis, yakni sebesar 100 persen dibandingkan sepanjang Tahun 2010.

“Pada tahun lalu, pasangan di bawah usia yang menikah sebanyak 120 pasangan,” katanya.

Sebelumnya, ia mengatakan pemohon nikah rata-rata berusia di bawah 16 tahun untuk perempuan dan di bawah 19 tahun untuk laki-laki.

“Sesuai Undang-Undang Perkawinan No 1 Tahun 1974 batas usia pernikahan adalah 16 tahun untuk perempuan dan 19 tahun laki-laki,” katanya.

Namun, kata dia Pengadilan Agama (PA) Gunung Kidul harus menerima pengajuan nikah usia dini karena rata-rata pasangan hamil di luar nikah.

“Setiap tahun angka pernikahan usia dini di kabupaten ini terus meningkat, padahal pemkab Gunung Kidul telah melakukan banyak sosialisasi untuk menguranginya,” kata dia.

Ia mengatakan dampak dari nikah usia dini adalah pasangan mengalami putus sekolah dan menanggung beban psikologis.

“Pasangan yang menikah di bawah umur tidak siap secara ekonomi sehingga memicu terjadinya perceraian,” katanya.

Untuk menekan tingginya angka nikah usia dini, kata dia, pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten lebih gencar menyosialisasikan dampak nikah usia dini kepada seluruh masyarakat.

“Sosialisasi bisa dilakukan melalui Forum Penanganan Korban Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (FPK2PA),” kata dia.

Mahasiswa UGM Kembangkan Alat Lacak ATM Yang Bisa Langsung Terhubung Ke Facebook Pelaku Perampokan ATM

Facebook dimanfaatkan oleh lima mahasiswa UGM untuk melacak mesin ATM yang dicuri. Dikombinasikan dengan beberapa teknologi sederhana dan situs web-situs web lain, pelaku bisa dilacak dengan cepat.

“Situs jejaring sosial, seperti Facebook dan Twitter, dimanfaatkan untuk mengakses keberadaan si pelaku. Bahkan posisi pelakunya pun dapat diketahui dengan fasilitas Google Maps,” papar Muhammad Anis Al Hilmi, salah satu mahasiswa yang mengembangkan sistem tersebut.

Alat dengan sensor khusus dipasang di mesin ATM. Sensor tersebut didesain khusus agar bisa terhubung pada sebuah akun Facebook atau Twitter. Akun tersebut hanya dapat diakses kepolisian. Ketika perampokan terjadi, akun Facebook tersebut akan menerima pesan khusus berisi nama bank, nama dan nomor mesin, serta keberadaan pelaku.

“Kerja alat ini berbeda dengan CCTV yang harus selalu diawasi. Keberadaan pelakunya pun tidak bisa dideteksi langsung. Kalau dengan alat ini, sambil bermain Facebook, kejahatan bisa dikontrol,” jelas Anis.

Alat yang dikembangkan sejak Januari lalu ini sudah diuji di kantor Polda Daerah Istimewa Yogyakarta. Pihak Polda pun memberikan apresiasi pada alat tersebut dan mengharapkan ada pengembangan lebih lanjut. Anis mengaku sudah ada beberapa bank yang tertarik dengan sistem buatannya.

Sistem ini dihargai Rp 10 juta. Anis mengatakan bahwa tingkat akurasi posisi pelaku akan ditingkatkan dari radius 8 meter menjadi 1 meter. Jadi, kalau brankas yang dicuri dibawa pergi, polisi bisa lebih cepat menyisir pelaku yang mungkin masih ada di sekitarnya.

Anis dan timnya, yang terdiri dari Abdul Rokhman Assyukur, Fajar Aji Nugroho, dan Sean Satya Henura, meraih medali emas dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional XXIV di Makassar, 22 Juli lalu, atas pembuatan sistem keamanan ini

Facebook dan Twitter Membuat Pengusaha Merugi Milyaran Karena Pegawai Jadi Malas Kerja

Para pegawai yang membuang-buang waktu dengan menggunakan Facebook, Twitter dan laman lain jejaring sosial membuat para pengusaha Inggris rugi miliaran poundsterling, demikian hasil penelitian baru.

Jejaring tenaga kerja Inggris, MyJobGroup.co.uk menyatakan lembaga itu melakukan jajak pendapat terhadap 1.000 pekerja Inggris dan mendapati bahwa hampir enam persen atau 2 juta dari 34 juta tenaga kerja di negeri tersebut menghabiskan waktu lebih dari satu jam per hari di jejaring sosial sewaktu mereka di tempat kerja.

Jumlah itu naik jadi lebih dari satu per delapan dari seluruh hari kerja mereka.

“Hasil kami secara jelas memperlihatkan bahwa tenaga kerja di Inggris menghabiskan makin banyak waktu sewaktu di tempat kerja untuk mengunjungi jejaring media sosial, yang tanpa diketahui, dapat memiliki dampak negatif pada produktivitas banyak perusahaan di seluruh negeri ini,” kata Direktur Pelaksana Myjobgroup.co.uk Lee Fayer dalam satu pernyataan mengenai hasil survei tersebut sebagaimana dikutip Reuters Life!

MyJobGroup.co.uk menyatakan hilangnya jam kerja di Facebook, Twitter dan jejaring lain media sosial dapat berpotensi membuat Inggris menderita kerugian sampai 14 miliar pound (22,16 miliar dolar AS).

Penelitian itu memperlihatkan lebih separuh dari seluruh tenaga kerja di Inggris –55 persen– mengaku mereka mengakses profil media sosial di tempat kerja, dan banyak menghabiskan waktu sangat banyak untuk ngobrol dengan teman, mengirim pesan, menambah foto dan video, serta memperbarui profil mereka. Akibat ulah mereka, produktivitas perusahaan mengalami pukulan.

Kendati memiliki dampak negatif pada bidang ekonomi di tengah pemulihan yang masih rapuh, banyak pekerja yang ditanyai membantah adanya dampak negatif media sosial pada efisiensi mereka.

Hanya 14 persen responden mengakui jadi kurang produktif akibat media sosial dan 10 persen bahkan mengaku media sosial “membuat mereka lebih produktif”.

Terlebih lagi, masih ada penentangan luas terhadap pelarangan akses ke jejaring sosial di tempat kerja. lebih dari dua-pertiga (68 persen) menyarankan suatu bentuk akses selama jam kerja. Hanya sepertiga mengingini laman seperti Facebook, Twitter, Flickr dan YouTube dilarang selama jam kerja. Itu memperlihatkan bertambahnya kepentingan media sosial bagi kehidupan rutin setiap hari dan penentangan luas jika aksesnya dibatasi.

“Meskipun kami tentu saja tak ingin membunuh kegembiraan, orang yang menghabiskan waktu lebih dari satu jam kerja per hari di Facebook dan Twitter sangat menghambat upaya perusahaan untuk mendorong produktivitas, yang lebih penting daripada sebelumnya mengingat rentannya kondisi ekonomi kita,” kata Fayer.

“Semua perusahaan harus berusaha sebaik mungkin untuk memantau penggunaan laman jejaring sosial selama jam kerja dan memastikan bahwa pegawai mereka tak menyalah-gunakan kebebasan akses ke semua laman itu,” katanya.

Teknologi Kendali Absen Sidik Jari Harus Dipakai Di DPR

Ketika teknologi pemindaian sidik jari disinggung sebagai bagian dari upaya meningkatkan tingkat kehadiran anggota parlemen di republik ini dan sampai sekarang tidak diterapkan di DPR, kita melihatnya ada ketakutan karena anggota DPR yang terhormat tidak bisa bolos lagi.

Sebenarnya, teknologi pemindai sidik jari bukan teknologi baru dan menjadi bagian penting meningkatkan produksi di skala perusahaan. Sekaligus sebagai alat bantu manajemen untuk mengatur ketertiban administrasi perusahaan yang rumit seperti uang makan, uang lembur, dan menghitung efisiensi tenaga manusia dalam produksi.

Pada skala DPR, pemindai sidik jari bukan hanya memastikan kehadiran anggota DPR, melainkan juga menjadi pertimbangan politik penting ketika sebuah rapat mencapai kuorum atau tidak. Karena sebuah rancangan undang-undang ketika harus disahkan tidak mencapai kuorum akan menghasilkan dampak politik berkepanjangan.

Atau dalam proses pembahasan rancangan undang-undang, ketidakhadiran anggota akan menyebabkan produk hukum negara ini compang-camping karena tidak dibahas secara serius dan ekstensif. Dan, mungkin ini sebabnya banyak produk perundang-undangan yang ternyata tidak mampu menyerap aspirasi rakyat.

Kendali keamanan

Penggunaan pemindai sidik jari adalah teknologi yang mudah digunakan, dan pemasangannya pun tidak terlalu sulit. Salah satu di antaranya di pasaran sekarang adalah buatan Chiyu Technology Limited. Produk buatan Taiwan ini terdiri dari dua jenis, yakni BF-630, pemindai sidik jari berbasis web (foto kiri), dan WebPass IP Reader (foto kanan atas) menggunakan kartu sensor radio atau elektromagnetik.

Kedua sistem pemindai elektronik ini dikendalikan melalui teknologi protokol internet (IP), yang memungkinkan untuk mengatur kendali keamanan melalui situs web lokal. Perangkat BF-630 memiliki kapasitas untuk memuat data 950 orang, sedangkan WebPass IP Reader sampai dengan 20.000 orang menggunakan kartu pas.

Sistem pemindai jari BF-630, selain mengandalkan sidik jari, juga bisa menggunakan kombinasi keamanan tambahan, termasuk angka PIN (personal identification number), serta menggunakan kartu pas yang memanfaatkan teknologi RFID (radio frequencies identification). Sistem WebPass juga bisa menggunakan kombinasi PIN.

Kemudahan instalasi dan kecanggihan sistem algoritma kedua perangkat merek Chiyu ini bisa menjadi alat bantu keamanan serta mesin absensi digital yang menarik untuk digunakan di berbagai lingkungan. Harganya yang terjangkau dan pemasangannya yang mudah akan memudahkan sistem administrasi sumber daya manusia yang cepat dan efisien untuk digunakan di sektor mana pun termasuk DPR

Perbesar Kapasitas Jaringan Internet Untuk Migrasi IPV6

Internet banyak digunakan sebagai media yang mengakses informasi dan hiburan yang sangat kaya. Beragam informasi diperoleh dengan singkat di layar komputer kita, hiburan dalam bentuk lagu, film, dan permainan dapat dengan mudah dinikmati saat terhubung ke internet.

Tanpa disadari, kemudahan dan kekayaan itu bisa terwujud karena jutaan komputer saling terhubung berbagi akses komunikasi melalui media internet.

Komputer satu bisa berkomunikasi dengan komputer lain, terhubung beragam media fisik, seperti kabel, wireless, VSAT, dan mobile data, dimungkinkan oleh sistem pengarahan (routing) dan pengalamatan. Setiap komputer memiliki sekurang-kurangnya satu buah alamat protokol internet (IP address).

Pengguna internet semakin hari semakin bertambah, beragam aplikasi baru muncul. Tentu jumlah IP address juga bertambah banyak. Sistem pengalamatan IP yang saat ini digunakan menggunakan sistem IP versi 4, yang totalnya berjumlah 4 miliar IP address.

Pada saat mulai digunakan secara terbuka awal tahun 1980-an, jumlah ini diperkirakan cukup. Namun, jumlah IPv4 yang tersisa saat ini hanya sekitar 7 persen. Pertumbuhan jumlah penggunaan IP address semakin hari semakin cepat, terutama di wilayah Asia dan Amerika Selatan yang perkembangan internetnya sangat pesat.

Dari perhitungan matematis, diperkirakan IP address versi 4 sekarang akan habis pada tahun 2012. Setelah IP address ini habis, perkembangan internet tentu terganggu. Sulit melakukan penambahan jumlah server.

Sistem IPv6

Seluruh dunia kini bersiap mengimplementasikan sistem pengalamatan baru, yang disebut IP versi 6. Sistem baru ini mampu menampung jumlah komputer yang jauh lebih banyak, sekitar 3 triliun triliun triliun triliun (sebanyak 36 angka nol di belakangnya). Diperkirakan jumlah ini tidak akan pernah habis. Ibarat per sentimeter permukaan bumi diberi IP address pun, IPv6 masih banyak tersisa.

IPv6 tidak hanya memiliki jumlah yang lebih banyak, tetapi juga memiliki beragam keunggulan dibandingkan dengan IPv4. Packet header yang lebih sederhana menyebabkan sistem pengarahan bisa bekerja jauh lebih cepat.

Akan ada masa peralihan dari IPv4 ke IPv6, dikenal dengan istilah dual stack. Komputer dan jaringan menggunakan IPv4 dan IPv6 secara bersamaan sehingga jaringan dapat terkoneksi ke jaringan IPv4 dan secara bersamaan juga ke jaringan IPv6.

Jika pada kemudian hari akan banyak server yang menggunakan IPv6 tanpa memiliki IPv4, pengguna internet yang belum menggunakan IPv6 tidak akan bisa mengakses konten tersebut. Salah satu konten terlaris, Google, sudah mulai melakukan migrasi ke IPv6.

Migrasi Indonesia

Sampai dua tahun ke depan adalah saat untuk memigrasikan sistem jaringan untuk mengadaptasi penggunaan IPv6. Beberapa operator dan ISP (internet service provider) di Indonesia sudah memulai proses ini dan terus berupaya meningkatkan penetrasi IPv6.

Indonesia Network Information Center (IDNIC) yang mengelola alokasi IP address di Indonesia telah memberikan kemudahan mendorong proses migrasi ini. Lembaga atau perusahaan yang memiliki IPv4 dapat mengajukan permohonan alokasi IPv6 tanpa biaya.

Proses migrasi diyakini dapat dilakukan karena beragam unsur pendukung telah siap secara teknis. Perangkat-perangkat jaringan sebagian besar telah siap menggunakan IPv6, demikian juga sistem operasi di sisi server dan pengguna. Beragam sistem operasi, seperti Linux, MacOS, dan Windows, sudah bisa digunakan dengan IPv6.

Di sisi pengguna memang tidak terlalu banyak hal harus dilakukan, selain meyakinkan pembelian perangkat baru harus sudah siap untuk IPv6. Dorongan pengguna ke pihak operator dan ISP diyakini bisa mempercepat proses migrasi ini, selain adanya peran serta dan dukungan dari pihak pemerintah.

Tidak dapat dimungkiri, internet akan sulit berkembang lebih besar kalau proses migrasi ke IPv6 tidak terlaksana. Mau tidak mau, jaringan internet harus dimigrasikan ke sistem penomoran yang lebih besar dan solid.

Tidak hanya untuk jaringan internet, banyak pihak yang meyakini bahwa IPv6 ini akan menjadi sistem penomoran di masa depan. Jangan heran kalau suatu saat seluruh perangkat elektronik di rumah kita, kulkas, mesin cuci, lampu, alarm, dan pintu elektronik, juga akan memiliki penomoran berbasis IPv6, bahkan bukan tidak mungkin nomor identitas penduduk dan pajak pun akan mengadopsi sistem penomoran IPv6 ini.

Privat Digital Dalam Kehidupan Sehari Hari

Penggunaan teknologi komunikasi informasi sangat melekat dengan perilaku kehidupan kita sehari-hari. Apa pun yang kita lakukan di dunia nyata akan secara jelas tecermin juga di dalam kehidupan kita di era jejaring internet.

Bahkan, kemajuan teknologi digital yang begitu pesat sering kali kita tidak sadar kalau tingkah laku kita dalam berkomunikasi dan berteknologi ikut memengaruhi kita untuk memberdayakan sepenuhnya kehadiran gadget dengan segala macam fitur yang mampu menghadirkan realitas secara maya di jejaring digital internet.

Ketika teknologi 3G (baca triji) menjadi kehidupan sehari-hari, banyak pengamat memperkirakan kemajuan teknologi seluler kecepatan tinggi ini akan marak dengan tiga abjad G, games (permainan), gambling (perjudian), dan girls (wanita).

Pada kenyataannya, G yang terakhir menjadi marak dan selalu menarik minat siapa saja karena cakupannya menjadi lebih luas memasuki wilayah seks dan pornografi. Dan, persoalan G yang ini memang masuk ke dalam teknologi komunikasi informasi yang karena memiliki cengkeraman dan turunan yang panjang di dunia nyata.

Ini menjelaskan hebohnya pemberitaan dan pergunjingan mengenai beredarnya video porno mirip artis Luna Maya dan Ariel, menembus masuk ke dalam situs-situs jejaring sosial, seperti Facebook dan Twitter.

Dan, seperti halnya di dunia nyata, pergunjingan yang menjadi hajat hidup orang banyak ini akan selalu ramai menjadi pembahasan. Ada upaya untuk menganalisis keaslian video tersebut, ada juga yang melakukan bantahan, terutama mereka yang dituduh menjadi lakon dalam episode multimedia digital yang sebenarnya mudah untuk ditelusuri balik sumber asalnya.

Apa pun perdebatannya, kita hanya ingin menekankan huruf G ini akan selalu melekat dalam kemajuan teknologi komunikasi informasi. Kita pun ingin menekankan masalah privat pun bisa menjadi persoalan di jejaring digital yang mudah menyebar ke mana-mana.

Kita perlu menyadari sepenuhnya bahwa kemajuan teknologi digitalisasi tidak melulu menjadi dominasi orang dewasa karena anak-anak di sekitar kita yang belum mencapai masanya untuk masuk ke dalam persoalan G ini tidak ingin kita kotori dengan persoalan yang akan tiba juga waktunya buat mereka.

Menjadi tidak adil bagi kita mempercepat proses ini terhadap anak-anak yang juga berhak menikmati kemajuan teknologi komunikasi informasi. Dan, persoalan privat pun harus memiliki pagar dan norma, yang perlu diberlakukan melalui penyelesaian dan penegakan hukum.

Aplikasi Skype 3G Banyak Diminati Orang

Hampir lima juta konsumen telah mengunduh aplikasi ponsel Skype yang diluncurkan Minggu (30/5), memungkinkan pengguna iPhone Apple untuk menggunakan layanan swasta, Skype, melalui jaringan selular untuk pertama kalinya, kata Skype pada Rabu.

Sebelum dikenalkan aplikasi jaringan generasi ketiga (3G) berkecepatan tinggi pada 30 Mei, konsumen hanya menggunakan Skype di iPhonenya ketika mengakses Wi-Fi, sebuah teknologi nirkabel jarak dekat yang bisa ditemukan di tempat-tempat seperti kedai kopi, rumah-rumah, dan kantor.

“Sampai saat ini sudah terdapat jutaan download,” kata Russ Shaw, general manager ponsel Skype kepada Reuters dan merujuk pada pengguna iPhone global. “Itu benar-benar positif.”

Seorang juru bicara Skype mengatakan jumlah download aplikasi hampir lima juta pada Rabu pagi waktu bagian timur.

Shaw mengatakan, aplikasi itu menunjukkan permintaan bagus di tiga daerah operasi utama Skype: Eropa, Amerika Utara, dan wilayah Asia Pasifik.

Namun, Skype menghadapi banyak keluhan dari para komentator Web setelah Skype Minggu mengatakan bahwa baru akan melayani panggilan 3G untuk pengguna Skype tahun depan.

Ini terlihat sebagai perubahan besar karena alasan utama Skype menjadi populer dikarenakan panggilan Skype-to-Skype selalu digunakan pelanggan pada komputer atau ponsel mereka.

Shaw mengatakan perusahaan perlu meningkatkan jaringan untuk layanan sehingga mendapatkan dana investasi yang diperlukan agar kualitas panggilan Skype 3G tetap tinggi.

Dia menolak memberikan rincian spesifik mengenai rencana harga, hanya saja layanan akan masih kompetitif dengan layanan rivalnya termasuk panggilan ponsel tradisional.

“Kami tidak ingin harga kami keluar dari pasar,” katanya. “Saya tidak bisa mengabaikan fakta bahwa konsumen (saat ini) menggunakan kita secara gratis.”

Apple akan mengumumkan iPhone baru pada 7 Juni. Shaw mengatakan Skype untuk mendukung iPhone berikutnya juga, tapi dia tidak mempunyai rincian tentang pengumuman Apple.

AT & T Inc merupakan penyedia eksklusif jaringan iPhone di AS, demikian Reuters.

Indonesia Adalah Pengguna Terbanyak Jejaring Sosial Di Dunia

Berdasarkan statistik menujukkan bahwa masyarakat Indonesia merupakan salah satu negara dengan pengguna jejaring sosial terbanyak di dunia.

General Manager Nokia Indonesia, Bob McDougall, di Medan, Sabtu, mengatakan, bahwa di antara jejaring sosial yang banyak digunakan masyarakat Indonesia tersebut diantaranya adalah facebook, twitter, taggged dan friendster.

Ia mengatakan, sebagian besar masyarakat Indonesia menggunakan jejaring sosial tersebut dari ponsel mereka masing-masing. Ini merupakan perwujudan nyata dari conneting people yang selalu menjadi inti dari merk Nokia.

Tingginya pengguna jejaring sosial tersebut menjadi salah satu latar belakang nokia meluncurkan produk terbaru tipe C3 yang dilengkapi dengan Nokia messaging yang memungkinkan pengguna untuk mengatur email dan chat langsung dari perangkat tanpa komputer pribadi (PC).

Nokia Messaging mendukung akun email seperti Ovi Mail, Gmail, Yahoo Mail, Windows Live Hotmail, beberapa penyedia email lokal dam juga chat lewat ovi Chat, Yahoo massenger, Windows Live Mesengger dan Google Talk.

Termasuk fitur penting lainnya adalah konektivitas Wi-Fi, kamera, 2 megapiksel, layar warna, dan dukungan untuk kartu memori hingga 8 GB.

Nokia C3 akan tersedia dalam warna golden White, Slate grey dan Hot Pink. Ovi store tersedia di nokia C3 bagi pengguna untuk mengunduh aplikasi, permainan, audio dan video dan opsi personalisasi.

Untuk mengenalkan Nokia C3 tersebut, lanjut dia, Nokia mengadakan berbagai kegiatan untuk mempromosikannya. Salah satunya dengan mengadakan kompetisi Online “Nokia C3 eksismeter:se-eksis apa sih kamu”.

Dalam kompetisi ini para peserta mengumpulkan nilai terbanyak lewat aktivitas di jejaring sosial seperti facebook dan twitter dengan mendapatkan lebih banyak pengikut dan teman, memperbaharui status dan mengomentari komentar teman.

Tiap minggunya sepasang peserta pria dan wanita akan dipilih berdasarkan nilai tertinggi dan masing-masing akan mendapatkan Nokia C3.

“Diakhir kompetisi online ini, dua pemenang utama akan diumumkan.Para pemenang bis amengundnag teman-teman mereka untuk menonton film secara eksklusif disalahsatu studio di bioskop pilihan mereka yang akan di buka hanya untuk mereka,” katanya.