Informasi Tentang Dunia Teknologi Terkini

Entries categorized as ‘Gadget’

Virus Mengancam Facebook

Desember 20, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Ancaman virus ditengarai memicu perlambatan koneksi jaringan operator jejaring sosial dan pencari data di internet, seiring tingginya jumlah pengguna jasa layanan seperti “facebook”, “yahoo”, “google”, “twitter”, dan sejenis itu di dunia.

“Kecepatan akses data yang tidak sesuai harapan kemungkinan karena serangan `Denial of Services/DOS` dari penyusup atau virus, sehingga berakibat kinerja layanan drop,” kata Kepala Laboratorium Komputasi Berbasis Jaringan, Jurusan Teknik Informatika, FTIF Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS), M. Husni, Selasa.

Menurut dia, biasanya waktu yang diperlukan untuk memperbaiki lemahnya akses tersebut tidak sampai 12 jam.

“Perbaikan selama itu mengingat tenaga Teknologi Informasi (TI) harus menganalisis dan melakukan `scanning` terhadap semua `port`,” ujarnya.

Namun, jelas dia, pada umumnya data-data yang disimpan di sejumlah operator seperti “yahoo”, “google”, “facebook”, “twitter”, cukup aman atau tidak hilang, bahkan ada kemungkinan operator tersebut menggunakannya untuk keperluan sendiri.

“Untuk itu, ada baiknya secara berkala pengguna jasa layanan itu rajin mem-`back up` datanya. Jangan sampai menyimpan data rahasia dalam operator tanpa adanya jaminan,” katanya.

Terkait ketidakstabilan akses sejumlah operator beberapa waktu lalu, ia mengaku, kondisi itu bisa disebabkan tingginya jumlah pengguna layanan itu di dunia dan penggunaan untuk “mailing list” meluas.

“Kejadian ini juga bisa dikarenakan mereka memakai `clustering mail server distributed` yakni jaringan surat elektronik `email`-nya banyak dan lokasinya menyebar meskipun, alamat emailnya unik misal user@yahoo.com,” katanya.

Hal tersebut, tambah dia, akan berdampak terhadap tingginya arus lalu lintas “traffic” itu sehingga menyebabkan “email” yang masuk ke kotak suratnya mengantre masuk “congestion”.

“Risiko lainnya bisa menghilangkan data yang dimiliki si pengguna jasa tersebut,” katanya.

Peristiwa itu, lanjut dia, memang berdampak bagi kondisi perekonomian nasional. Para pengguna jasa yang beralamat di operator tertentu menjadi tidak nyaman dalam melanjutkan kinerjanya, terutama kalangan pebisnis.

“Apalagi, ketika mengakses kadang `email` yang diterima melebihi waktu yang diharapkan,” katanya.

Kategori: Computer · Gadget · Telecomunication

Jumlah Penguna Google Book Search Indonesia Paling Banyak

Maret 9, 2009 · 1 Komentar

Jumlah pengguna Google Book Search Indonesia berada di peringkat kedua di Asia, mengalahkan China dan Malaysia. Tingginya angka tersebut merupakan hasil kontribusi nyata dan kerja keras para penerbit buku Indonesia yang aktif mengirimkan data buku-buku mereka ke dalam Google Book Search. Google Inc mendapuk India untuk menempati posisi teratas di Asia. Sementara itu, di urutan pertama “top ten” jumlah pengguna Google Book Search di seluruh dunia ditempati oleh AS.

Data tersebut diungkapkan oleh Erik Hartmann, Strategic Partner Development Google, saat mempresentasikan Google Book Search pukul 09.00 pagi tadi (6/3) di Gedung PBMM (Penerbit Buku Kompas Gramedia), Palmerah Selatan. Kedatangan Erik, perwakilan Google dari Singapura itu, dalam rangka memenuhi undangan ‘Diskusi Terbatas Google – PBMM’, yang dimoderatori oleh Edi Taslim dari Kompas.com.

“Teknologi selalu berubah dan ini baru terjadi pada kami, yaitu sebuah model baru bisnis teknologi,” tutur Erik kepada Kompas.com seusai presentasi. “Dan kami berterima kasih kepada para penerbit di grup Gramedia yang telah begitu aktif mengirimkan data-data buku mereka kepada kami,” tambahnya.

Erik mengatakan, hadirnya Google Book Search ini bukan tidak mungkin semakin menyemarakkan nadi bisnis bidang penerbitan di Indonesia. “Kemungkinan itu besar sekali mengingat online channel di Indonesia juga terus mengalami perkembangan yang signifikan, baik itu dari sisi kebijakan, jumlah provider, serta media yang bermain di industri ini,” tambahnya.

Terkait perkembangan tersebut, Erik menyontohkan prospek industri penjualan buku online di AS tahun lalu. Penjualan online mampu mencetak angka 13 persen, hanya selisih 5 persen lebih kecil dari penjualan langsung di toko buku. Jualan online tersebut bahkan mampu mengalahkan penjualan di klub baca buku yang hanya mencapai 5 persen.

“Dan tentu saja, penjualan dengan cara ini akan membuat strategi pemasaran para penerbit akan semakin luas, apalagi tidak perlu biaya untuk calon konsumen mengaksesnya,” tandas Erik.

Kategori: Computer · Gadget · Internet · Web Development

Serba Digital Tahun 2015 Di Indonesia

Maret 7, 2009 · 1 Komentar

Indonesia paling lambat pada tahun 2015 akan serba digital untuk seluruh perangkat elekronik termasuk televisi.

“Pada 2015-2016 Indonesia diharapkan sudah ‘totally digital’,” kata Direktur Jenderal SKDI (Sistem Komunikasi dan Diseminasi Informasi) Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo), Freddy H. Tulung, di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan, pada 2015-2016 peralatan analog diperkirakan mulai ditinggalkan karena umurnya semakin tua dan tidak diproduksi lagi.

“Kami bahkan mengharapkan lebih cepat dari itu karena setiap tahun kami ada evaluasi tahunan yang mengupayakan agar ‘totally switch off analog’ dengan digital,” katanya.

Freddy mengemukakan terdapat tiga tahap untuk program digitalisasi seluruh peralatan di Indonesia.

Sepanjang 2008 lalu pihaknya mengalokasikan waktu untuk sosialisasi peralatan digital.

Pada 2009-2010 pihaknya mulai melakukan uji coba dan terus menyosialisasikan pada kawasan yang lebih luas.

“Secara bertahap kami juga mulai menerbitkan izin-izin digital dan menghentikan untuk wilayah tertentu izin analog,” katanya.

Pada periode 2012-2015, pihaknya akan memperlebar jangkauan digital untuk berbagai wilayah tidak hanya di kota-kota besar tetapi juga kota sedang dan kota kecil.

Maret 2009 ini misalnya, siaran televisi digital sudah mulai dapat disaksikan oleh masyarakat di Jabodetabek pada tahap awal.

Siaran televisi digital atau penyiaran digital  merupakan jenis siaran televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal video, audio, dan data ke pesawat televisi.

Televisi digital dikembangkan karena perubahan lingkungan eksternal, yaitu pasar TV analog sudah jenuh dan karena adanya kompetisi dengan sistem penyiaran satelit dan kabel.

Selain itu, faktor penyebab yang lain adalah adanya perkembangan teknologi terutama pemrosesan sinyal digital, teknologi transmisi digital, teknologi semukonduktor, serta teknologi peralatan yang beresolusi tinggi

Kategori: Computer · Gadget · Telecomunication

Peluang Investasi Bisnis Storage Ditengah Krisis Ekonomi Dunia

Februari 12, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Melemahnya ekonomi global hingga 2009 ini tidak mengurangi tingkat pertumbuhan dan kebutuhan storage. Para profesional TI harus memilih solusi storage yang paling bisa memenuhi kebutuhan mereka sambil memaksimalkan tingkat pengembalian modal dan aset atau disebut juga return-on investment (ROI) dan return-on-asset (ROA).

Dalam kondisi perekonomian saat ini, sangat penting bagi profesional TI untuk tetap berpedoman pada hal-hal yang mendasar dan fokus pada ROA serta berupaya mencapai titik impas secepat mungkin. Hu Yoshida, Chief Technology Officer Hitachi Data Systems membagi pandangannya tentang prioritas investasi storage 2009:

Menuetnya prioritas pertama adalah pemilihan layanan storage tervirtualisasi. Satu jalan yang bisa ditempuh para profesional TI pada 2009 ini adalah virtualisasi pada storage eksternal.

“Dengan menerapkan storage tervirtualisasi, lalu menggabungkannya dengan lapisan storage yang lebih rendah biayanya dan thin provisioning, profesional TI bisa menampung lebih banyak data sekaligus memaksimalkan investasi yang sudah ada saat ini,” jelas Hu dalam siaran persnya.

Menurutnya, cukup banyak instalasi storage yang kapasitasnya minim, bahkan rata-rata utilisasinya hanya 20-30 persen dari kapasitas tersedia. Dengan mem-virtual-kan aset yang sudah ada, utilisasi storage pun bisa ditingkatkan.

Prioritas kedua adalah pengaturan sistem arsip untuk pertumbuhan data tak terstruktur. Data terus tumbuh dengan kecepatan tinggi, di antaranya ada data tak terstruktur yang sulit dikelola. Data tak terstruktur ini terus menjadi tantangan selama 2009 ini. Profesional TI akan mulai melihat sistem pengarsipan sebagai jalan keluar.

Ketika aksesibilitas semakin penting, informasi harus dibuat berlapis dengan cara baru, dari berdasarkan kebijakan ke berdasarkan tujuan sehingga sistem pengarsipan bisa membawa manfaat penghematan biaya. Solusi pengarsipan akan menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya organisasi mengelola informasinya. Banyak organisasi akan memindahkan lapisan storage kedua menjadi lapisan arsip. Para pelanggan akan menginginkan solusi yang menyederhanakan pengelolaan, memangkas total biaya kepemilikan dan mengurangi risiko.

Ketiga, deduplikasi data. Di tengah kondisi pasar saat ini, perusahaan dituntut bisa menghasilkan lebih banyak sehingga membutuhkan apa saja yang bisa mengurangi biaya sambil mendongkrak produktivitas.

“Backup pada disk dan de-duplikasi data adalah dua hal penting yang bisa menghemat biaya operasional (Opex) dengan cara mengkompres data dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk backup,” urai Hu.

Langkah keempat adalah mitigasi risiko. Hal ini selalu menjadi fokus ketika membicarakan data center dan storage. Namun semakin banyak perusahaan mengabaikan hal ini demi penghematan sehingga mereka membutuhkan solusi yang bisa membantu memangkas biaya daya dan pendinginan namun sekaligus juga bisa meningkatkan ROI dan ROA. Perusahaan akan mencari solusi dan layanan storage yang membantu mereka menjaga data yang ada-baik melalui mengarsipkan dan mencari data.

Masalah terpenting lainnya yang perlu diperhatikan adalah daya dan pendinginan. Biaya energi yang mulai turun juga membuat daya dan pendinginan juga mulai dilupakan orang. Namun sangat penting bagi profesional TI untuk tetap mengingatnya karena situasi dan kondisi bisa berubah dengan cepat, apalagi di saat seperti ini.

“Data center yang hijau dan bersih adalah satu keharusan. Mungkin saja tuntutan untuk hal itu mulai berkurang tahun ini, namun penting untuk tetap waspada dan mengambil langkah antisipatif ketimbang reaktif. Apalagi dengan munculnya berbagai regulasi baru terkait lingkungan di seluruh dunia, meningkatkan efisiensi data center akhirnya menjadi keharusan yang sekaligus juga membawa manfaat penghematan,” pungkas Hu.

Kategori: Computer · Gadget

Pengguna Internet Di Indonesia Masih 10 Persen Saja

Desember 9, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Akses internet masih belum menjangkau seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, padahal internet merupakan salah satu upaya dalam mempercepat perkembangan pendidikan, ekonomi dan pembangunan sosial.

“Dibandingkan dengan beberapa negara tetangga seperti Singapura, Filipina, Thailand atau Malaysia, pengguna internet di Indonesia masih relatif rendah atau hanya sekitar 10 persen saja dari jumlah penduduk Indonesia,” kata Chief Marketing Officer AXIS Johan Buse, di Medan, Minggu.

Untuk itu, kata dia, pihaknya meluncurkan program “Akses Axis” yang menyediakan layanan akses internet terjangkau bagi masyarakat Indonesia dengan tujuan membawa manfaat internet bagi seluruh masyarakat serta mengakhiri kesenjangan dalam pemanfaatan alat digital di Indonesia.

Akses Axis merupakan paket 3in1 dengan satu Modem 3G plug and play (Huawei E160G), MicroSD Slot dan MicroSD Card berkapasitas 1GB, serta akses internet 6GB gratis selama setahun.

Karena itu, kata dia, saat konsumen membeli paket ini, mereka dapat menikmati 500MB akses internet per bulan selama satu tahun tanpa perlu memikirkan lagi biaya yang harus dikeluarkan.

Paket ini dirancang dengan semangat untuk mengembalikan kontrol kepada konsumen karena Axis percaya biaya akses internet menjadi kendala yang menghalangi masyarakat Indonesia untuk untuk mencoba dan menggunakan layanan internet, katanya.

“Program ini adalah program jangka panjang yang akan terus berkembang mengikuti pasar dan mencari cara baru untuk membantu para konsumen mendapatkan akses ke internet. Program ini sekaligus juga menjadi solosi bagi masyarakat untuk memudahkan akses internet,” katanya

Kategori: Computer · Gadget · Internet · Web Development

Design Unik Notebook Dell Khusus Buat Yang Kreatif

November 12, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Senang bukan bila melihat barang yang indah tampilannya? Notebook jaman sekarang pun harus indah dipandang, dan kalau bisa membuat orang yang melihatnya kagum.

Dalam rangka mengundang decak kagum itu, Dell akan memperluas jajaran notebook Studio-nya dengan tiga edisi khusus. Warna casingnya merah. Ada tiga pilihan karya tiga artis berbeda pada casing yang bisa dipilih. Artis pertama adalah Joseph Amedokpo. Dua artis lainnya masing-masing adalah Siobhan Gunning dan Bruce Mau.

Desain custom tersebut akan tersedia pada seri Studio 15 dan 17 dengan harga masing-masing US$ 649 dan US$ 799. Dari uang itu, US$ 20 akan disisihkan untuk dana program The Global Fund for AIDS di Afrika.

Menurut Dell, karya artistik tersebut tahan lama dan secara permanen di-infused di casing. Ini mirip tato, jadi berpikirlah sebelum membelinya. O ya, notebook cantik tersebut bisa diperoleh secara online.

Kategori: Computer · Gadget

Teknologi Informasi Telepon Genggam Seluler Semakin Inovatif

November 10, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Menghadirkan telepon seluler yang semakin cerdas tanpa mengubah faktor bentuk menjadi impian penting produsen ponsel dunia. Dan persaingan untuk secara konstan menghadirkan produk yang semakin cerdas telah memacu industri menghadirkan produk yang lebih canggih, inovatif, cerdas, terjangkau, dan futuristik.

Tidak ada yang menyangkal bahwa iPhone buatan Apple Inc telah mengubah jalannya kehadiran ponsel cerdas merek lain dengan mulai memperkenalkan berbagai fitur canggih yang intuitif. Fenomena iPhone memang memacu industri teknologi komunikasi informasi untuk mampu menghadirkan ponsel cerdas, secerdas komputer yang digunakan sehari-hari di kantor maupun rumah.

Konsumen dunia ternyata membutuhkan gadget canggih yang memiliki fitur mobilitas sebagai pengisi aktivitas digital dalam perjalanan mereka, baik menuju ke kantor maupun ke tempat tujuan tertentu. Kehadiran jenis perangkat ini sekarang menjadi bagian penting, apakah hanya sekadar untuk mengakses informasi di jejaring internet, membaca atau membalas e-mail, mendengarkan musik, atau meneruskan sambungan film serial yang sedang disaksikan di televisi semalam.

Kemajuan teknologi komunikasi informasi sekarang memberikan peluang dan terbentang sangat luas untuk terus-menerus mengisi jalannya kehidupan digital para konsumen, memanfaatkan akses internet yang semakin terjangkau karena kecepatan tinggi, nuansa digital sosial yang berkembang pesat, serta informasi yang semakin luas dan mendalam.

Di pasaran sekarang tersedia beragam pilihan ponsel cerdas yang mampu mengubah jalannya industri teknologi komunikasi informasi, serta menyediakan berbagai alternatif menarik bagi konsumen untuk menelusuri aktivitas digital mereka. Pilihan tak hanya pada faktor bentuk, tetapi juga sistem operasi yang beragam, seperti Mac OS untuk iPhone, Symbian pada produk Nokia, dan Windows Mobile pada berbagai ponsel kategori personal digital assistant.

Dipatahkan

Secara awam, kita pun menyaksikan perkembangan berbagai ponsel cerdas yang dibuat Nokia, Samsung, Sony Ericsson, dan berbagai manufaktur dunia lainnya adalah menyaingi kehadiran iPhone buatan Apple Inc dan menjadi fenomena penting untuk menghadirkan berbagai kecerdasan dalam bentuk perangkat keras, perangkat lunak, maupun rancang desain dalam faktor bentuk yang futuristik.

Selama ini Nokia asal Finlandia, yang menguasai pangsa pasar terbesar ponsel cerdas dunia, berhasil mengejawantahkan produk inovatifnya dalam beberapa seri penting, seperti E90 yang sangat sukses di Indonesia dan E71 yang sangat powerful di kalangan bisnis. Dominasi Nokia ini secara perlahan mulai dipatahkan dengan kehadiran produk iPhone 3G yang sangat intuitif dan futuristik, mudah digunakan, dan dijajakan terjangkau untuk konsumen yang memiliki kontrak dengan operator.

Kehadiran iPhone pada umumnya tidak hanya mengubah lanskap ponsel cerdas, tetapi juga pola bisnis baru tersinkronisasinya gadget futuristik dengan jejaring internet memberikan kemudahan mengakses. Kombinasi iPhone dan iTunes yang memungkinkan untuk mengunduh musik dan video digital maupun berbagai aplikasi memberikan pandangan baru tentang peluang bisnis yang bisa dikembangkan untuk melakukan konvergensi digital secara luas.

Fenomena ini pun akhirnya ditangkap Sony Ericsson, produsen ponsel gabungan yang termasuk dalam lima besar dunia, memperkenalkan seri terbaru ponsel cerdas yang tidak kalah inovatif dengan rancang desain futuristik. Produk yang diberi seri XPERIA X1 ini adalah ponsel cerdas pertama Sony Ericsson yang menggunakan sistem operasi Windows Mobile 6.1 Professional buatan Microsoft.

Perubahan sistem operasi ini sendiri memang selama ini ditutup rapat oleh Sony Ericsson sehingga menjadi pertanyaan sejumlah pengamat ponsel cerdas tentang pergeseran dari sistem operasi ponsel UIQ (user interface quartz) berbasis Symbian. Selama bertahun-tahun Sony Ericsson menggunakan UIQ untuk berbagai ponsel cerdasnya, seperti P800 yang gagal sampai seri P910 yang termasuk berhasil.

Kombinasi kecerdasan

Perpindahan penggunaan Windows Mobile oleh Sony Ericsson kemungkinan merupakan strategi antisipasi menghadapi Research in Motion asal Kanada yang menghadirkan keberhasilan push e-mail. Kita sudah mendengar Nokia melakukan kerja sama dengan Microsoft untuk mengintegrasikan push e-mail ke berbagai produknya, dan Sony Ericsson sendiri tidak mau mengambil risiko ”ketinggalan kereta” dan mengadaptasi langsung Windows Mobile yang lebih mudah terintegrasi dengan Microsoft Exchange, aplikasi e-mail yang populer.

Sebagai ponsel cerdas, XPERIA X1 termasuk produk terobosan menghadirkan kombinasi kecerdasan dalam mengakses dan menjalankan berbagai aplikasi digital maupun menggabungkannya dengan teknologi layar sentuh menggunakan stylus. Rancang desain dengan menggunakan bahan metal pada bagian papan ketik QWERTY menjadikan produk ini menyenangkan digunakan.

Harus diakui, produk Sony Ericsson ini adalah ponsel cerdas paling berhasil yang pernah dihasilkan gabungan perusahaan teknologi elektronik asal Swedia, LM Ercisson, dan Sony Corporation asal Jepang. Kecerdasan XPERIA X1 ini antara lain tecemin dalam penggunaan prosesor MSM7200A buatan Qualcomm yang mampu mengintegrasikan teknologi seluler (HSDPA maupun HSUPA) dan GPS-A sebagai kesatuan dengan kecepatan 528 MHz.

Kecerdasan lain ponsel dengan kamera digital 3,2 megapiksel ini adalah tata letak papan ketik QWERTY yang memasang 12 tombol paling atas tidak terlalu dekat layar monitor dan disembunyikan di balik layar monitor 3 inci (diagonal 7,62 cm) dengan resolusi 800 x 480 piksel. Setelah mencoba menggunakan XPERIA X1 ini, terasa bahwa para insinyur Sony Ericsson mempersiapkan produk ini secara matang dengan produk akhir yang sangat inovatif.

Menggunakan panel sentuh pada posisi vertikal, akses XPERIA X1 menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Tampilan layar yang tajam, serta aplikasi yang responsif, produk ini sangat impresif dan menjadi ponsel cerdas yang memadai untuk digunakan di tengah maraknya jejaring sosial internet.

Kategori: Gadget · Internet · Telecomunication

Hasil Riset BPPT Mulai Dilirik Pengusaha dan Kalangan Industri

November 7, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Hasil riset Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi atau BPPT mulai dilirik industri. Pemilik perusahaan Ciputra Grup, Ciputra, dan PT Martina Berto, Martha Tilaar, Kamis (6/11), menandatangani nota kesepakatan dengan BPPT untuk mengembangkan riset aplikatif.

”Ciputra Grup mengharapkan riset kantong aspal yang tahan panas sampai 120 derajat Celsius. PT Martina Berto mengharapkan riset pengembangan alat ekstraksi tanaman untuk minyak aroma herbal,” kata Pelaksana Tugas Kepala BPPT Wahono Sumaryono dalam konferensi pers seusai penandatanganan nota kesepakatan atau letter of intent (LoI) tersebut.

Menurut Wahono, momentum ini mempertemukan inventor (penemu) dengan investor yang jarang terjadi. Selama ini banyak temuan-temuan BPPT yang kurang dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, termasuk kalangan industri. Temuan tersebut merupakan hasil kerja keras periset BPPT yang sekitar 500 orang berjenjang pendidikan doktor dan sekitar 600-700 orang berjenjang pendidikan master.

Harus dipasarkan

Ciputra mengatakan, hasil-hasil riset BPPT jangan cuma didokumentasikan, tetapi harus bisa dikomersialkan. Caranya, bisa saja BPPT menawarkan hasil risetnya ke pasar, atau mencari tahu riset apa yang dibutuhkan pasar. Ciputra tidak menyalahkan sepenuhnya periset yang lebih berorientasi kepada riset, tanpa berorientasi komersial.

”Pendidikan di Indonesia memang lebih suka melahirkan akademisi semata. Seharusnya, juga mendidik entrepreneur yang bisa mengomersialisasikan hasil-hasil riset,” kata Ciputra.

Martha Tilaar mengkritik, selama ini banyak periset sampai tingkat profesor pun masih menyimpan hasil-hasil risetnya sendiri. ”Tidak ada upaya untuk menjadikan hasil-hasil riset tersebut sebagai komoditas yang bermanfaat untuk masyarakat banyak,” ujar dia.

Wahono mengungkapkan, perspektif riset sekarang cenderung terbatas pada kepentingan periset, karena minimnya dana dan infrastruktur. Semestinya dalam kondisi seperti sekarang, riset lebih berorientasi pada kebutuhan pasar.

”Peneliti atau perekayasa masih banyak yang mengejar kepuasan batin semata. Ke depan, ini tinggal diarahkan saja supaya penelitian bisa bersinergi dengan kebutuhan entrepreneur, termasuk kalangan industri, sehingga bisa lebih berguna bagi masyarakat,” kata Wahono.

Paten lama

Menurut Wahono, kendala aplikasi riset untuk menunjang sektor industri terletak pada proses memperoleh paten yang sangat lama. Dalam 10 tahun terakhir, misalnya, BPPT hanya memperoleh 79 paten dari ratusan temuan yang diusulkan patennya.

”Proses pengajuan paten tidak pernah dijawab dengan tegas, bisa atau tidak. Seperti hasil riset saya, sudah delapan tahun tidak pernah jelas bisa memperoleh paten atau tidak,” kata Wahono.

Kesulitan memperoleh paten juga dialami Martha Tilaar. Dalam lima tahun terakhir, perusahaan yang dipimpinnya mengusulkan 29 paten, tetapi baru satu paten yang diperoleh.

”Teknologi yang berkembang sangat cepat, semestinya bisa diimbangi dengan proses memperoleh paten yang cepat pula,” kata Martha Tilaar.

Menurut Wahono, pengujian untuk memperoleh paten paling cepat 18 bulan. Waktu ini dinilai terlalu lama

Kategori: Bio Fuel · Biology · Energy · Environment · Food · Gadget · Health · Math · Medicine · Telecomunication · Transportation

Google Chrome Akan Segera Diupdate Dan Kini Gmail Bisa Mengirim SMS Gratis

November 3, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Sebentar lagi Chrome akan diperbarui dengan versi 03.154.9. Tambahannya adalah perbaikan terhadap isu keamanan dan tentu saja kinerja.

Fitur utamanya adalah menghapus bug yang berpotensi membiarkan laman-laman men-spoof alamat-alamat. Selain itu kestabilannya dengan add-on pihak ketiga, seperti Adobe Flash dan Adobe Reader, disebutkan lebih baik.

Sementara itu oleh Google, Gmail ditambahi fungsionalitas SMS melalui Gchat IM client yang terintegrasi. Artinya, Anda bisa mengirimkan pesan SMS via Gmail Chat, dan pada saat sama mengaitkan sebuah nomor telepon permanen dengan akun Gmail Anda. Untuk mengaktifkan fitur ini, Anda hanya perlu mengunjungi tab Labs di setting Gmail dan memilihnya. Seperti biasa, layanan ini gratis, alias cuma-cuma.

Sayangnya belum genap sehari diluncurkan, fitur SMS ini sudah ditarik kembali oleh Google akibat adanya bug. Google berjanji akan mengaktifkannya kembali dua minggu lagi.

Begini pesan Google di blog-nya:

“Oh snap. Last night, we started rolling out a new feature to Gmail Labs that lets you send SMS text messages right from Gmail. It combines the best parts of IM and texting: you chat from your computer and reach your friends no matter where they are. Your friends who are away from their computers get your messages as texts and can peck out replies on their little keyboards. It was pretty cool for a few minutes last night when we were sitting around texting each other.

Then we found a glitch. When you’d try to turn it on, it wouldn’t fully enable. We thought about keeping it out there — bugs and all — but the experience wasn’t that great. So, in the spirit of Labs, we’ve pulled SMS chat back to fix it, and we’ll get it back out to you as soon as it’s ready — probably within 2 weeks, so stay tuned. “

Kategori: Computer · Gadget · Internet · Telecomunication · Web Development

Pelanggan Blackberry Melonjak Tajam

November 3, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) mengklaim berhasil menggaet 9.000 pelanggan Blackberry-XL, layanan komunikasi seluler dengan teknologi generasi 3/3G dengan media smartphone Blackberry.

Budi Harjono GM Marketing and Product Development XL Business Solutions melalui siaran pers yang diterima ANTARA di Jakarta Minggu mengatakan, XL yakin jumlah pelangan tersebut akan terus bertambah seiring dengan tingginya antusiame masyarakat terhadap kemudahan dan kelengkapan yang tersedia pada layanan BlackBerry.

Pada kesempatan tersebut, XL juga meluncurkan layanan BlackBerry 1 (One) yaitu layanan penggunaan BlackBerry secara harian sesuai kebutuhan yang dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan XL prabayar dan pasca bayar mulai tanggal 1 November 2008.

“BlackBerry 1 merupakan wujud komitmen XL untuk mengembangkan inovasi layanan berkomunikasi sepuasnya bagi pelanggan seperti mengakses email, browsing, chatting, blogging dan sebagainya. Layanan ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk dapat menggunakan layanan BlackBerry secara mudah, fleksibel dengan biaya yang sangat terjangkau sesuai dengan kebutuhan,” kata Budi Harjono

Sedangkan Handono Warih, Manager BlackBerry dan Internet XL menambahkan bahwa layanan ini dapat dinikmati tidak hanya oleh pelanggan baru tapi juga oleh pelanggan lama.

Handono mengatakan tarif layanan ini juga sangat terjangkau. Hanya dengan biaya sebesar Rp5.000 (sudah termasuk PPN) maka pelanggan XL dapat menikmati layanan BlackBerry unlimited sepanjang hari, selama 24 jam, untuk browsing, email, chatting Yahoo Messenger (YM), Google Talk, BlackBerry Messenger, blogging, Facebook dan lain sebagainya (dengan menggunakan APN BlackBerry.net).

Layanan BlackBerry 1 dapat diaplikasikan dengan menggunakan BlackBerry handled maupun beberapa merek ponsel dengan tipe tertentu yang mendukung koneksi BlackBerry (BlackBerry Connect), yaitu HTC Ty Tn, HTC Diamond, Sony Ericsson G700/900, Nokia E61i dan E90.

“Kami optimis layanan BlackBerry 1 akan disambut positif baik oleh pelanggan XL maupun masyarakat luas, dan dapat mendorong pertumbuhan pengguna XL BlackBerry di Indonesia secara signifikan sekaligus memperkuat posisi XL sebagai penyedia layanan BlackBerry terdepan di Indonesia,” kata Direktur KOmersial XL, Joy Wahjudi.

Kategori: Computer · Gadget · Internet · Telecomunication · Web Development