Informasi Tentang Dunia Teknologi Terkini

Entries categorized as ‘Computer’

Waspadai Jebakan Conficker, Jangan Terkecoh Patch Palsunya Yang Merupakan Conficker Itu Sendiri

April 2, 2009 · 1 Komentar

Masih ingat Conficker bukan? Worm ini diperkirakan telah menjangkiti 9 juta komputer di seluruh dunia, dan dikategorikan sebagai ancaman serius oleh para pakar sekuriti. Serangan terbarunya dijanjikan akan berlangsung hari ini, 1 April.
Salah satu teknik yang digunakan worm Conficker adalah mem-patch komputer berbasis Microsoft yang sudah diinvasinya agar ia bisa bersembunyi dan mencegah malware lain menyusup. Menurut salah satu vendor, Qualys, scanner-nya yang telah di-upgrade Selasa kemarin mampu membedakan patch Microsoft yang asli dengan patch susupan Conficker.

“Minggu lalu para peneliti dari University of Bonn mendapatkan bahwa begitu meng-install dirinya sendiri, worm menutup kelemahan (terkait dengan MS08-067] karena ia tidak ingin orang lain mengambil alih mesin,” kata Wolfgang Kandek (CTO, Qualys). “Tetapi patch Conficker tampak berbeda.”

Karya peneliti Bonn yang membedakan patch asli Microsoft dari patch palsu milik Conficker telah memungkinkan Qualys meng-upgrade scanning engine-nya agar bisa membedakan kedua patch tersebut. Begitu kata Kandek seperti dikutip networkworld. “Patch Conficker tampak berbeda. Sebelumnya, kita akan mengatakan, Anda kelihatannya sudah di-patch,” katanya.Scan ini dapat mengungkap mesin-mesin yang tidak diduga terinfeksi oleh Conficker.

Lalu bagaimana dengan pemilik komputer di rumah? Bagaimana ia tahu kalau komputernya sudah disusupi Conficker? Sederhana saja. Jika ia tidak mampu terkoneksi ke situs Web solusi sekuritinya atau tidak dapat mengunduh detection/removal tools yang gratis, berarti komputernya terinfeksi Conficker.
Nah, agar komputer Anda tidak melambat atau kacau gara-gara infeksi Conficker, silakan jalankan tool-tool untuk mendeteksi dan juga membasmi Conficker yang ditawarkan oleh beberapa vendor antimalware, di antaranya versi free trial dari Symantec dan McAfee, maupun Microsoft.

Kategori: Computer · Internet

Penurunan Tarif Internet Akan Di Umumkan April 2009

Maret 15, 2009 · & Komentar

Menteri Komunikasi dan Informatika, Muhammad Nuh, mengemukakan, rencana penurunan tarif internet saat ini masih dalam pembahasan di Depkominfo dan akan diumumkan ke masyarakat pada bulan April mendatang.

Muhammad Nuh mengemukakan hal itu, usai menandatangani prasasti pembangunan Pondok Pesantren Entrepreneur Muhammadiyah di rumah pengusaha H. Bisri Ilyas, Perumahan Rewin Sidoarjo, Jatim, Sabtu (14/3).

“Memang beberapa waktu lalu saya pernah menyampaiakn adanya kebijakan penurunan tarif internet. Itu betul dan masih dalam penggodokan. Mudah-mudahan April sudah bisa diumumkan mengenai rencana penurunan tarif tersebut,” katanya.

Nuh menyatakan, kalau diperhatikan sekarang dari tahun ke tahun tarif internet semakin menurun, tetapi pihaknya ingin kedepan turunnya lebih besar lagi, sehingga akses masyarakat terhadap informasi akan semakin luas.

“Saya belum bisa memastikan berapa persen penurunannya. Tetapi yang jelas, kami sudah melakukan analisis dengan menggunakan `cost structure analysis`, taruhlah sekarang per kbbs X rupiah, misalkan, per kbbs tadi `cost structure`-nya seperti apa, siapa yang bertanggung jawab pada `cost structure` tersebut,” katanya.

Penanggung jawab tentang penurunan tarif internet ada di pemerintah, kebijakannya ada di perusahaan “internet service provider” (ISP) dan “network provider”. “Kami harus duduk bersama agar yang bisa diturunkan, diturunkan, agar `price`-nya terjangkau,” katanya menjelaskan.

Nuh menegaskan, kisaran penurunan tarif belum bisa diumumkan hanya akan menggunakan pendekatan yang sama seperti tarif seluler, tarif internet juga bisa diturunkan.

“Saat ini penjajagan sudah dilakukan, kami tidak ingin membuat kebijakan yang ujung-ujungnya merupakan pihak lain. Masyarakat, operator dan industri harus sama-sama mendapatkan keuntungan,” katanya menambahkan.

Pada kesempatan yang sama, Muhammad Nuh juga mengatakan, kalau Depkominfo sudah mengeluarkan izin operasional Arah Dunia TV (ADTV) atau Ahmad Dahlan TV yang diajukan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Yogyakarta

Kategori: Computer · Internet · Telecomunication · Web Development

Jumlah Penguna Google Book Search Indonesia Paling Banyak

Maret 9, 2009 · 1 Komentar

Jumlah pengguna Google Book Search Indonesia berada di peringkat kedua di Asia, mengalahkan China dan Malaysia. Tingginya angka tersebut merupakan hasil kontribusi nyata dan kerja keras para penerbit buku Indonesia yang aktif mengirimkan data buku-buku mereka ke dalam Google Book Search. Google Inc mendapuk India untuk menempati posisi teratas di Asia. Sementara itu, di urutan pertama “top ten” jumlah pengguna Google Book Search di seluruh dunia ditempati oleh AS.

Data tersebut diungkapkan oleh Erik Hartmann, Strategic Partner Development Google, saat mempresentasikan Google Book Search pukul 09.00 pagi tadi (6/3) di Gedung PBMM (Penerbit Buku Kompas Gramedia), Palmerah Selatan. Kedatangan Erik, perwakilan Google dari Singapura itu, dalam rangka memenuhi undangan ‘Diskusi Terbatas Google – PBMM’, yang dimoderatori oleh Edi Taslim dari Kompas.com.

“Teknologi selalu berubah dan ini baru terjadi pada kami, yaitu sebuah model baru bisnis teknologi,” tutur Erik kepada Kompas.com seusai presentasi. “Dan kami berterima kasih kepada para penerbit di grup Gramedia yang telah begitu aktif mengirimkan data-data buku mereka kepada kami,” tambahnya.

Erik mengatakan, hadirnya Google Book Search ini bukan tidak mungkin semakin menyemarakkan nadi bisnis bidang penerbitan di Indonesia. “Kemungkinan itu besar sekali mengingat online channel di Indonesia juga terus mengalami perkembangan yang signifikan, baik itu dari sisi kebijakan, jumlah provider, serta media yang bermain di industri ini,” tambahnya.

Terkait perkembangan tersebut, Erik menyontohkan prospek industri penjualan buku online di AS tahun lalu. Penjualan online mampu mencetak angka 13 persen, hanya selisih 5 persen lebih kecil dari penjualan langsung di toko buku. Jualan online tersebut bahkan mampu mengalahkan penjualan di klub baca buku yang hanya mencapai 5 persen.

“Dan tentu saja, penjualan dengan cara ini akan membuat strategi pemasaran para penerbit akan semakin luas, apalagi tidak perlu biaya untuk calon konsumen mengaksesnya,” tandas Erik.

Kategori: Computer · Gadget · Internet · Web Development

Serba Digital Tahun 2015 Di Indonesia

Maret 7, 2009 · 1 Komentar

Indonesia paling lambat pada tahun 2015 akan serba digital untuk seluruh perangkat elekronik termasuk televisi.

“Pada 2015-2016 Indonesia diharapkan sudah ‘totally digital’,” kata Direktur Jenderal SKDI (Sistem Komunikasi dan Diseminasi Informasi) Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo), Freddy H. Tulung, di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan, pada 2015-2016 peralatan analog diperkirakan mulai ditinggalkan karena umurnya semakin tua dan tidak diproduksi lagi.

“Kami bahkan mengharapkan lebih cepat dari itu karena setiap tahun kami ada evaluasi tahunan yang mengupayakan agar ‘totally switch off analog’ dengan digital,” katanya.

Freddy mengemukakan terdapat tiga tahap untuk program digitalisasi seluruh peralatan di Indonesia.

Sepanjang 2008 lalu pihaknya mengalokasikan waktu untuk sosialisasi peralatan digital.

Pada 2009-2010 pihaknya mulai melakukan uji coba dan terus menyosialisasikan pada kawasan yang lebih luas.

“Secara bertahap kami juga mulai menerbitkan izin-izin digital dan menghentikan untuk wilayah tertentu izin analog,” katanya.

Pada periode 2012-2015, pihaknya akan memperlebar jangkauan digital untuk berbagai wilayah tidak hanya di kota-kota besar tetapi juga kota sedang dan kota kecil.

Maret 2009 ini misalnya, siaran televisi digital sudah mulai dapat disaksikan oleh masyarakat di Jabodetabek pada tahap awal.

Siaran televisi digital atau penyiaran digital  merupakan jenis siaran televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal video, audio, dan data ke pesawat televisi.

Televisi digital dikembangkan karena perubahan lingkungan eksternal, yaitu pasar TV analog sudah jenuh dan karena adanya kompetisi dengan sistem penyiaran satelit dan kabel.

Selain itu, faktor penyebab yang lain adalah adanya perkembangan teknologi terutama pemrosesan sinyal digital, teknologi transmisi digital, teknologi semukonduktor, serta teknologi peralatan yang beresolusi tinggi

Kategori: Computer · Gadget · Telecomunication

Pemakai Internet Indonesia Tumbuh Melonjak Gila-Gilaan

Maret 7, 2009 · & Komentar

Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan teknologi informasi yang berlangsung cepat.

Managing Partner Asia Public Relation (PR), Silih Agung Wasesa di Semarang, Selasa mengatakan berdasarkan perhitungan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) terdapat sekitar 25 juta pengguna internet.

“Peningkatan pengguna internet terus meningkat sekitar 25 persen setiap tahunnya,” kata Silih saat menjadi pembicara dalam talkshow “Kompetensi Profesional Komunikasi di Era Kekuasaan Media Baru” di kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

Kenaikan tersebut, katanya, disebabkan adanya kemudahan dalam mengendalikan informasi yang berada di tangan publik. Dengan internet, mereka dapat berinteraksi secara bebas dan membentuk komunitas hanya dengan menekan tombol “enter”.

Dengan cara tersebut, lanjutnya, akan melahirkan koneksi antar individu yang semakin membuat percaya diri serta mengurangi tingkat stress seseorang. Sebab, rasa percaya diri mudah terbangun dalam konteks sosial secara personal. “Berbeda dengan kontak sosial,” katanya.

Ia mengatakan, pengguna yang memanfaatkan internet di kafe atau warung internet (warnet) paling tinggi, yaitu sebesar 60 persen.

Sedangkan pengguna yang memanfaatkan internet di kantor sebesar 20,4 persen, di kampus dan sekolah 10 persen, dan pengguna internet di rumah hanya sebesar 0,4 persen, kata Silih.

“Setiap pengguna rata-rata dapat menghabiskan waktu 1-2 jam per hari dalam menggunakan internet,” katanya.

Ia menjelaskan, kenaikan pengguna internet juga dicerminkan data dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Aplikasi Telematika Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) bahwa pertumbuhan pengguna situs yang berakhiran “.id” tumbuh sekitar 53 persen per tahun dalam kurun waktu antara tahun 1998-2006.

“Pada tahun 2008 tercatat ada lebih dari 70 ribu situs, sementara tahun 2009 diperkirakan ada tambahan lima ribu pengguna baru,” katanya.

Silih menambahkan, jumlah “blogger” (pengguna `blog` di internet) di Indonesia juga mengalami peningkatan. ” Semula, jumlah `blogger` tahun 2007 hanya berjumlah 130.000 orang, kemudian tahun 2008 menjadi 600 ribu `blogger`, dan meningkat menjadi 1.2 juta `blogger` pada tahun 2009,” katanya

Kategori: Computer · Internet · Telecomunication · Web Development

Nokia Tak Pandang Ponsel China Sebagai Ancaman Karena Masih Jadul

Maret 7, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Produsen telepon selular (ponsel) merek Nokia tak memandang ponsel produk China sebagai ancaman serius.

“Bagi kami ponsel China itu bukan merupakan ancaman. Justru kami melihatnya sebagai tantangan,” kata Manajer Produksi Nokia Indonesia, Dominikus Susanto, di Surabaya, Kamis.

Ia menilai wajar produsen ponsel dengan berbagai merek dari China itu melakukan penetrasi pasar karena Indonesia merupakan pasar potensial.

“Sekarang kami melihat, bagaimana kebutuhan pasar ponsel di Indonesia. Itu fokus utama kami,” katanya di sela-sela peluncuran produk baru ponsel Nokia itu.

Selain akan menawarkan ponsel dengan harga yang bisa dijangkau oleh semua lapisan masyarakat, lanjut dia, pihaknya juga mengutamakan pelayanan purna jual.

“Mungkin orang membeli Nokia, karena `after sales services` (layanan purna jual). Itu yang akan kami pertahankan terus,” katanya.

Selain maraknya ponsel produk China yang harganya semakin terjangkau, Nokia juga menghadapi tantangan dari ponsel cerdas (smartphone) “Blackberry” di pasar kelas menengah ke atas.

“Sebenarnya untuk di kelas ini, kami sudah mengeluarkan produknya sejak lama, seperti tipe E-71 dan E-63, bahkan fasilitasnya lebih lengkap,” kata Dominikus.

Selama tahun 2008, Nokia telah meluncurkan 30 ponsel model baru di Indonesia. Sedang pada Semester I/2009 Nokia akan merilis 20 model baru baik diperuntukkan bagi kalangan pemula maupun kalangan profesional.

Pada tahap pertama Semester I, Nokia telah meluncurkan tiga produk barunya berbasis GSM (Global System Mobile), yakni tipe 5130 dengan kisaran harga sekitar Rp1,5 juta per unit, 1202 (Rp400 ribu), dan 1661 (di bawah Rp1 juta).

Ditambah tiga model baru berbasis CDMA (Code Digital Multiple Access), yakni tipe 2228 dengan kisaran harga sekitar Rp1,4 juta, 2608 (Rp1,2 juta), dan 8208 yang sampai sekarang harganya belum dipublikasikan

Kategori: Computer · Telecomunication

Kaspersky Rilis 20 Virus Paling Ganas Bulan Februari 2009

Februari 12, 2009 · & Komentar

Tak semua program jahat virus dan sejenisnya merusak komputer korban. Beberapa serangan ringan hanya mengganggu. Namun, program jahat yang ganas sampai mengubah atau merusak file bahkan mengmabil alih sistem komputasi korbannya.

Kaspersky merilis daftar Top 20 program paling ganas bulan ini yang dinilai berdasarkan jumlah objek yang diserang pada komputer korban. Program-program jahat yang mampu menginfeksi file-file menjadi mayoritas dalam peringkat ini.

Varian virus Sality mendominasi daftar tersebut. Sality.y merupakan varian baru dari Virus.Win32.Sality yang masuk ke Daftar Top 20 bulan ini. Sality.z telah muncul pada Daftar Top 20 untuk kedua kalinya. Ini menunjukkan kembali tingginya aktivitas dari keluarga ini sebagai program self-replicating.

Sebuah pendatang baru yang menarik di peringkat ke-2 adalah P2P-Worm.Win32.Deecee.a. Worm ini menyebar melalui jaringan peer-to-peer DC++, dan mampu mengunduh file-file jahat lainnya. Ia telah meraih peringkat pada Daftar Top 20 kedua kalinya bukan karena jumlah mesin yang diinfeksi olehnya, tapi karena jumlah kopian dirinya pada tiap komputer yang terinfeksi.

P2P-Worm.Win32.Deecee.a mengkopi dirinya sendiri berkali-kali ketika sedang terinstall. Sekali terinstall, worm ini membuat kopian dirinya tersebut dapat diakses oleh publik. File-file yang terjangkit dengan sebaran semacam ini mungkin saja memiliki nama dengan sebuah pola berikut: sebuah prefiks seperti “(CRACK)”, “(PATCH)”, kemudian nama sebuah aplikasi populer: “ADOBE ILLUSTRATOR (semua versi)”, “GTA SAN ANDREAS ACTION 1 DVD”, dan lainnya.

Berikut daftar program jahat paling ganas yang dicatat Kaskersky:

Position
Change in position
Malicious program
1
0
Virus.Win32.Sality.aa
2
0
Worm.Win32.Mabezat.b
3
2
Net-Worm.Win32.Nimda
4
-1
Virus.Win32.Xorer.du
5
1
Virus.Win32.Alman.b
6
3
Virus.Win32.Sality.z
7
0
Virus.Win32.Parite.b
8
2
Virus.Win32.Virut.q
9
-5
Trojan-Downloader.HTML.Agent.ml
10
-2
Virus.Win32.Virut.n
11
1
Email-Worm.Win32.Runouce.b
12
1
Worm.Win32.Otwycal.g
13
1
P2P-Worm.Win32.Bacteraloh.h
14
4
Virus.Win32.Hidrag.a
15
5
Virus.Win32.Small.l
16
-5
Virus.Win32.Parite.a
17
Return
Worm.Win32.Fujack.bd
18
New
P2P-Worm.Win32.Deecee.a
19
-4
Trojan.Win32.Obfuscated.gen
20
New
Virus.Win32.Sality.y

Kategori: Computer · Internet · Web Development

Kasus Pembajakan Software Di Indonesia Menurun

Februari 12, 2009 · 1 Komentar

Kanit I Indag Direktur II Eksus Mabes Polri, Toni Hermanto mengatakan bahwa berdasarkan data Polri dari tahun 2007-2008 menunjukkan penurunan cukup signifikan. “Pada tahun 2008 terdapat 5889 kasus pelanggaran hak cipta, sementara itu pada tahun 2008 turun menjadi 200 kasus,”papar Toni.

Hal tersebut disampaikannya pada acara konferensi pers peluncuran kampanye nasional HKI anti penggunaan software illegal di The Darmawangsa Hotel, Jakarta, Kamis (12/02). Menurutnya penurunan tersebut dapat tercapai karena pemberian efek jera yang cukup besar bagi para pelaku.

Berdasarkan UU No.19 tahun 2002, Pasal 72 ayat 3, para pelaku yang ketahuan menggunakan program komputer bajakan akan dipidana penjara paling lama lima tahun dan/atau denda Rp 500 juta. “Selama ini kita telah mengejar para pengecer, distributor, bahkan produsen. Malah ada beberapa pabrik yang tidak beroperasi karena masih dalam penyelidikan,” tegas Tony.

Selain itu ia juga bependapat agar produksi cakram optik tidak menjadi usaha rumahan, karena membuka kesempatan pembajakan. Harapannya di tahun ini kegiatan pelanggaran hak cipta semakin menurun dengan adanya kampanye ini.

Kategori: Computer

Peluang Investasi Bisnis Storage Ditengah Krisis Ekonomi Dunia

Februari 12, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Melemahnya ekonomi global hingga 2009 ini tidak mengurangi tingkat pertumbuhan dan kebutuhan storage. Para profesional TI harus memilih solusi storage yang paling bisa memenuhi kebutuhan mereka sambil memaksimalkan tingkat pengembalian modal dan aset atau disebut juga return-on investment (ROI) dan return-on-asset (ROA).

Dalam kondisi perekonomian saat ini, sangat penting bagi profesional TI untuk tetap berpedoman pada hal-hal yang mendasar dan fokus pada ROA serta berupaya mencapai titik impas secepat mungkin. Hu Yoshida, Chief Technology Officer Hitachi Data Systems membagi pandangannya tentang prioritas investasi storage 2009:

Menuetnya prioritas pertama adalah pemilihan layanan storage tervirtualisasi. Satu jalan yang bisa ditempuh para profesional TI pada 2009 ini adalah virtualisasi pada storage eksternal.

“Dengan menerapkan storage tervirtualisasi, lalu menggabungkannya dengan lapisan storage yang lebih rendah biayanya dan thin provisioning, profesional TI bisa menampung lebih banyak data sekaligus memaksimalkan investasi yang sudah ada saat ini,” jelas Hu dalam siaran persnya.

Menurutnya, cukup banyak instalasi storage yang kapasitasnya minim, bahkan rata-rata utilisasinya hanya 20-30 persen dari kapasitas tersedia. Dengan mem-virtual-kan aset yang sudah ada, utilisasi storage pun bisa ditingkatkan.

Prioritas kedua adalah pengaturan sistem arsip untuk pertumbuhan data tak terstruktur. Data terus tumbuh dengan kecepatan tinggi, di antaranya ada data tak terstruktur yang sulit dikelola. Data tak terstruktur ini terus menjadi tantangan selama 2009 ini. Profesional TI akan mulai melihat sistem pengarsipan sebagai jalan keluar.

Ketika aksesibilitas semakin penting, informasi harus dibuat berlapis dengan cara baru, dari berdasarkan kebijakan ke berdasarkan tujuan sehingga sistem pengarsipan bisa membawa manfaat penghematan biaya. Solusi pengarsipan akan menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya organisasi mengelola informasinya. Banyak organisasi akan memindahkan lapisan storage kedua menjadi lapisan arsip. Para pelanggan akan menginginkan solusi yang menyederhanakan pengelolaan, memangkas total biaya kepemilikan dan mengurangi risiko.

Ketiga, deduplikasi data. Di tengah kondisi pasar saat ini, perusahaan dituntut bisa menghasilkan lebih banyak sehingga membutuhkan apa saja yang bisa mengurangi biaya sambil mendongkrak produktivitas.

“Backup pada disk dan de-duplikasi data adalah dua hal penting yang bisa menghemat biaya operasional (Opex) dengan cara mengkompres data dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk backup,” urai Hu.

Langkah keempat adalah mitigasi risiko. Hal ini selalu menjadi fokus ketika membicarakan data center dan storage. Namun semakin banyak perusahaan mengabaikan hal ini demi penghematan sehingga mereka membutuhkan solusi yang bisa membantu memangkas biaya daya dan pendinginan namun sekaligus juga bisa meningkatkan ROI dan ROA. Perusahaan akan mencari solusi dan layanan storage yang membantu mereka menjaga data yang ada-baik melalui mengarsipkan dan mencari data.

Masalah terpenting lainnya yang perlu diperhatikan adalah daya dan pendinginan. Biaya energi yang mulai turun juga membuat daya dan pendinginan juga mulai dilupakan orang. Namun sangat penting bagi profesional TI untuk tetap mengingatnya karena situasi dan kondisi bisa berubah dengan cepat, apalagi di saat seperti ini.

“Data center yang hijau dan bersih adalah satu keharusan. Mungkin saja tuntutan untuk hal itu mulai berkurang tahun ini, namun penting untuk tetap waspada dan mengambil langkah antisipatif ketimbang reaktif. Apalagi dengan munculnya berbagai regulasi baru terkait lingkungan di seluruh dunia, meningkatkan efisiensi data center akhirnya menjadi keharusan yang sekaligus juga membawa manfaat penghematan,” pungkas Hu.

Kategori: Computer · Gadget

Revolusi Kartu Memory SD Card Mencapai 2 TeraByte atau TB

Januari 9, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Kejutan baru saja diberikan oleh SD Association, lembaga yang menaungi kartu memori, dengan mengumumkan generasi baru kartu memori. Kalau selama ini kita mengenal Secure Digital High Capacity (SDHC) yang kapasitasnya di atas 2GB, kini ada SDXC. Inilah sebuah standar baru untuk kartu dengan kapasitas di atas SDHC.

SDXC adalah singkatan dari SD Extended Capacity. Maksudnya, kapasitasnya mengembang luar biasa. Tidak berhenti di 32GB seperti SDHC saat ini, tetapi melompat sampai 2 terabyte (TB)!

Yang juga penting, kecepatan baca SDXC ini dijanjikan akan mencapai 104 megabyte per detik, yang kelak akan digenjot sampai 300 megabyte per detik. Spesifikasi embedded SD dan SDIO juga akan meningkat akibat antarmuka baru.

Menurut SD Association, dengan kartu jenis baru ini kita bisa menampung 100 film HD, 60 jam rekaman HD, dan 17.000 foto resolusi tinggi. Sayang belum dijelaskan kompatibilitas dan ketersediaannya—apakah bisa dipakai di perangkat lama dan kapan akan tersedia di pasar. Namun, jika menilik sejarah sebelumnya, SDXC tidak dapat dipasang pada perangkat lama.

Kategori: Computer