Arsip Kategori: Aneh Tapi Nyata

7 Keajaiban Dunia Di Planet Mars

Mars dikenal sebagai “bintang api” oleh astronom kuno China. Peneliti masa kini sering menyebutnya sebagai planet merah.

Meskipun puluhan wahana ruang angkasa telah dikirimkan ke Mars, masih banyak hal yang menjadi teka-teki dan memunculkan pertanyaan mengenai planet tersebut. Inilah beberapa misteri Planet Mars yang menarik disimak, seiring dengan rencana NASA meluncurkan wahananya, Mars Science Laboratory Curiosity, ke sana pada 25 November mendatang.

1. Mengapa Mars memiliki dua wajah berbeda?

Para peneliti sejak lama bertanya-tanya mengapa dua sisi Planet Mars memiliki perbedaan yang mencolok? Belahan utara Mars bisa dikatakan datar dan berupa dataran rendah, bahkan termasuk salah satu permukaan paling datar, paling halus di tata surya. Kondisi itu barangkali terbentuk oleh air yang diduga pernah mengalir di permukaan planet merah.

Sementara itu, kebalikannya, belahan selatan Mars memiliki permukaan yang terjal, berkawah, dan sekitar 4 km hingga 8 km lebih tinggi dibanding belahan utara. Bukti-bukti terkini memunculkan perkiraan bahwa perbedaan antara sisi utara dan selatan Mars itu diakibatkan oleh batu raksasa dari ruang angkasa yang menghantam Mars pada masa lalu.

2. Dari mana asal gas metana di Mars?

Metana—molekul organik paling sederhana—pertama kali ditemukan di atmosfer Mars oleh wahana Mars Express milik Badan Antariksa Eropa pada tahun 2003. Di Bumi, sebagian besar gas metana di atmosfer dihasilkan oleh makhluk hidup. Gas metana diduga sudah ada di atmosfer Mars sejak 300 tahun lalu. Artinya, apa pun sumbernya, keberadaan gas tersebut belum lama.

Meski begitu, gas metana bisa juga muncul di luar kehidupan, seperti misalnya dari aktivitas vulkanik. Wahana ExoMars milik ESA yang akan diluncurkan pada 2016 bakal meneliti komposisi kimia atmosfer Mars dan mempelajari keberadaan metana di sana.

3. Di manakah lautan Mars?

Banyak misi ke Mars menemukan bukti-bukti bahwa planet tersebut pernah memiliki kondisi cukup hangat sehingga air tidak membeku dan bisa mengalir di permukaannya. Bukti-bukti itu antara lain berupa wilayah yang seperti bekas lautan, jaringan-jaringan lembah, delta-delta sungai, dan sisa-sisa mineral yang seolah terbentuk oleh air.

Meski begitu, pemodelan iklim Mars belum bisa menjelaskan bagaimana temperatur hangat itu bisa terjadi, mengingat cahaya Matahari jauh lebih lemah dahulu. Ada dugaan, bentuk-bentuk di atas terbentuk bukan oleh air, melainkan oleh angin atau mekanisme lain. Namun masih tetap ada bukti bahwa Mars pernah cukup hangat untuk mendukung keberadaan air dalam bentuk cair, setidaknya di satu tempat di permukaannya.

4. Apakah ada air mengalir di permukaan Mars saat ini?

Meski sebagian besar bukti menunjukkan bahwa air pernah mengalir di permukaan Mars, masih menjadi teka-teki apakah masih ada air yang mengalir di permukaan planet tersebut saat ini. Tekanan atmosfer Mars terlalu rendah, sekitar satu per seratus tekanan di Bumi sehingga air sulit berada di permukaannya. Namun ada jalur gelap dan sempit di lereng-lereng Mars yang memunculkan dugaan bahwa ada air yang mengalir tiap musim semi.

5. Apakah ada kehidupan di Mars?

Wahana pertama yang berhasil mendarat di Mars, Viking 1 milik NASA, memunculkan teka-teki yang masih misterius saat ini: Adakah bukti kehidupan di Mars? Viking adalah wahana yang secara khusus ditugaskan untuk mencari kehidupan di Mars, dan apa yang ditemukan masih menjadi perdebatan hingga hari ini. Wahana itu telah menemukan adanya molekul organik seperti metil klorida dan dichloromethane. Walau demikian, senyawa-senyawa itu bisa jadi merupakan kontaminasi dari Bumi yang terbawa saat wahana bersiap meluncur di Bumi.

Permukaan Mars sendiri sangat tidak bersahabat bagi makhluk hidup dalam hal suhu yang sangat rendah, radiasi, kondisi kering, dan faktor-faktor lain. Walau begitu, ada makhluk-makhluk hidup yang bisa bertahan di lingkungan ekstrem di Bumi, seperti di Lembah Kering Antartika yang dingin dan kering, atau wilayah amat kering di Gurun Atacama di Cile.

Secara teori, selalu ada kehidupan, seperti ada air dalam bentuk cair di Bumi. Kemungkinan pernah adanya lautan di Mars memunculkan pertanyaan apakah pernah ada kehidupan di sana. Bila ada, apakah sampai saat ini makhluk-makhluk hidup itu tetap eksis? Jawaban atas pertanyaan itu mungkin membantu memberikan sedikit pencerahan terhadap pertanyaan seberapa umumkah kehidupan di jagat raya.

6. Apakah kehidupan di Bumi berawal dari Mars?

Meteorit yang ditemukan di Antartika dan berasal dari Mars—terlempar dari planet merah akibat tabrakan kosmis—memiliki struktur serupa dengan batuan yang dihasilkan mikroba di Bumi. Meski penelitian lebih jauh menunjukkan bahwa struktur itu terbentuk karena proses kimia dan bukan biologi, perdebatan mengenai Mars sebagai asal-usul kehidupan di Bumi masih berlanjut. Beberapa orang masih memegang teori bahwa kehidupan di Bumi berasal dari Mars, dan terbawa ke Bumi bersama meteorit.

7. Bisakah manusia hidup di Mars?

Untuk menjawab apakah kehidupan pernah ada atau masih ada di Mars, barangkali manusia perlu pergi ke sana dan mencarinya sendiri.

Pada tahun 1969, NASA pernah merencanakan misi berawak ke Mars pada tahun 1981 dan membangun stasiun permanen di sana tahun 1988. Namun perjalanan antarplanet itu ternyata menghadapi tantangan ilmiah dan teknologi yang tidak kecil.

Para ilmuwan harus mengatasi berbagai masalah perjalanan antarplanet, seperti makanan, air, oksigen, efek gravitasi mikro, kemungkinan radiasi yang berbahaya, dan kenyataan bahwa astronot yang pergi ke sana akan berada jutaan kilometer dari Bumi sehingga tidak mudah untuk mendapat bantuan bila terjadi sesuatu. Selain itu, mendarat, bekerja, dan hidup di planet lain lalu kembali ke Bumi bukan perkara mudah.

Meski begitu, banyak peneliti yang ingin melakukan misi itu. Tahun ini, enam sukarelawan hidup terisolasi seolah sedang berada dalam wahana ruang angkasa selama 520 hari dalam proyek yang disebut Mars500. Simulasi penerbangan ruang angkasa terlama ini bertujuan untuk meniru perjalanan ke Mars.

Banyak sukarelawan bahkan bersedia diterbangkan ke Mars meski kemungkinan tidak bisa kembali. Berbagai rencana juga dibuat, misalnya dengan mengirimkan mikroba pemakan batu terlebih dahulu, sebelum manusia didatangkan. Teka-teki mengenai apakah manusia akan pernah menjejakkan kaki ke Mars memang masih tergantung pada alasan, mengapa kita harus mencoba menjelajahi planet merah itu.

Ular Berkepala Dua Ditemukan di Samarinda Kalimantan Timur

Seekor ular primitif yang biasa disebut ular kepala dua ditemukan di Samarinda Seberang, Kalimantan Timur. Ular tersebut bentuknya mirip jenis milk snake yang terkenal di California, Amerika Serikat, dengan tubuh belang-belang warna-warni kombinasi hitam, putih, dan oranye.

“Ular khas Borneo itu ditemukan seminggu lalu dan saat ini dikarantina di kawasan Sempaja,” ujar pembina Komunitas Pencinta Reptil Samarinda (Koper’s), Gatot, Minggu (13/11/2011) di stan Koper’s Mahakam Expo. Selama ini ular jenis tersebut juga ditemukan di sejumlah daerah di Indonesia.

Ular yang memiliki nama ilmiah Cylindrophis ruffus itu berwarna hitam mengilat bergaris kuning. “Warnanya jauh lebih indah dibanding ular yang selama ini saya temukan. Sebab, warna hitam pada kulit ular khas Borneo itu mengkilat,” katanya.

Gatot mengungkapkan, ular itu disebut sebagai ular primitif karena tidak menggigit dan tidak berbisa. Bahkan, ular ini cenderung menghindari manusia. Ketika merasa terancam, ular berbentuk agak bulat itu justru menyembunyikan kepala di bagian lingkaran tubuhnya, tetapi ekornya naik, layaknya ular kobra yang hendak menyerang. Karenanya, ular itu disebut ular berkepala dua.

“Jenis ular ini hidupnya di dataran rendah dan daerah yang kering. Ular ini justru banyak dikejar dan dibunuh warga sehingga kami berharap ada upaya untuk melindungi Cylindrophis ruffus agar tidak punah karena ini menjadi salah satu kekayaan alam Samarinda, Kaltim, umumnya,” ungkap Gatot.

Komunitas Pencinta Reptil Samarinda dibentuk lima bulan lalu. Saat ini, komunitas itu memelihara sekitar 200 ekor ular dari berbagai belahan dunia. Gatot sendiri memelihara sembilan ekor ular.

Kucing Kembar Siam Bermuka Dua Hidup Selama 12 Tahun Pecahkan Rekor Dunia

Dua belas tahun sudah, Frank dan Louie, berbagi hidup di tubuh yang sama. Keduanya terlahir siam, menempel dalam satu tubuh dengan dua mulut, dua hidung, tiga mata, dan dua telinga. Hingga hari ini, tak ada gangguan kesehatan yang berarti pada keduanya.

Sara Wilcox, juru bicara Guinness World Records, menyatakan mereka adalah kucing jenis Janus tertua di dunia. Disebut ‘Janus’ berdasar klasifikasi zoologis Inggris, Dr Karl Shuker, yang menamakannya sesuai nama Dewa Romawi yang bermuka dua.

Frank dan Louie mengalami duplikasi craniofacial, sebuah kondisi kongenital yang sangat jarang. Dikenal juga sebagai diprosopia, individu yang bersangkutan akan memiliki dua wajah yang mirip dalam satu kepala.

Di dunia kucing, kata Wilcox, hal ini sangat jarang terjadi. kalaupun terjadi, biasanya individu yang bersangkutan tak akan hidup lama.

Frank dan Louie lahir pada 8 September 1999. Merayakan ulang tahunnya, nama keduanya dicatat dalam edisi terbaru Guinness World Records yang akan diterbitkan tahun 2012.

Marty, seorang dokter hewan yang juga pemilik kucing itu, menemukannya secara tak sengaja. Tahun 1999, ia kedatangan pengunjung membawa anak kucing seukuran telapak tangannya, memintanya untuk melakukan suntik mati atau eutanasia. Marty menolak. Wanita asal Massacusetts ini menawarkan ganti: sanggup memelihara keduanya.

“Membesarkan kedua, tiap hari bagai sebuah keajaaiban bagi saya,” kata Marty.

Wanita Dengan Lidah Terpanjang Di Dunia

Pepatah kuno pernah mengatakan, janganlah memanjang-panjangkan lidah nanti bisa terselip karena lidah itu tak bertulang.

Namun demikian, kalimat bijak itu agaknya tak berlaku bagi mahasiswa 21 tahun asal California, Amerika Serikat. Justru karena bagian anatomi tubuh yang sangat panjang itulah, cewek ini dinobatkan sebagai pemilik lidah terpanjang di dunia.

Guiness World Records mencatat lidah Chanel Tapper memiliki panjang 9,75 centimeter. Itu artinya, dua kali lipat rata-rata dari milik lidah orang normal atau panjangnya hampir sama dengan Apple iPhone . “Dia sanggup menggigit burger sekali lahap.”

Lidah Tapper mulai mendapatkan banyak perhatian ketika dia berusia delapan tahun saat foto bersama di acara Halloween. Namun penampilannya dianggap lebih tua dibandingkan dengan usia sebenarnya. Untuk itu, tim penilai mengulang pengambilan gambar. “Mereka meragukanku.”

“Anak-anak gadis atau kaum perempuan bakal berteriak histeris jika mereka melihat aku melet atau memperlihatkan lidah di depannya,” ujar Tapper.

“Aku kerap mendapatkan pertanyaan seperti ini, ‘Dapatkah lidahmu menyentuh hidung atau siku? Dan, apakah orang-orang akan tersedak jika menciummu?”

Monyet-Monyet Gunung Kidul Suka Intip Perempuan Mandi

Perilaku monyet di Gunungkidul, Yogyakarta aneh-aneh saja. Mereka lebih takut pada manusia lelaki daripada perempuan. Kera-kera itu juga gemar mengintip perempuan mandi di telaga. Keberadaan kawanan monyet ekor panjang yang berada di wilayah Dusun Duwet, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Gunung Kidul, DI Yogyakarta, makin meresahkan warga.
Mungkin hewan primata ini terlepas dari kawanannya dan saat ini memasuki musim kawin.

Kepala Dusun Duwet Tugimin mengatakan, kera-kera itu berani memasuki rumah warga dan bersembunyi di antara genteng rumah penduduk. “Selain mengambil hasil panen yang disimpan di dalam rumah, mereka juga mengintip warga yang tengah mandi di telaga atau sumber mata air. Saya menduga kera-kera tersebut berjenis kelamin jantan karena yang diincar adalah warga perempuan yang lagi mandi,” katanya, Kamis (4/8/2011).

Sementara warga lain, Sawikem (60), mengatakan, monyet tersebut tidak takut dengan perempuan. Pernah ia mengusir monyet yang masuk ke dalam rumahnya dengan sabit, tetapi monyet tersebut tidak takut. “Kalau diusir oleh laki-laki, baru dia baru takut, Mas. Warga perempuan di sini sangat takut dengan perilaku aneh monyet-monyet jantan tersebut,” katanya.
Kepala Seksi Perlindungan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Gunung Kidul Neo Emirensiana mengatakan, ia telah mendapatkan laporan dari warga bahwa monyet yang diperkirakan berjenis kelamin jantan tersebut sering kali mengintip perempuan dari atas genteng dan pohon. Kemungkinan besar monyet-monyet tersebut belajar dari manusia karena monyet cepat belajar dan suka meniru tingkah laku manusia disekitarnya seperti monyet di Jepang yang suka mandi air panas dan makan kentang pakai garam.

“Mungkin hewan primata ini terlepas dari kawanannya dan saat ini memasuki musim kawin,” kata Neo.
Dari data yang ada, serangan monyet ekor panjang sudah mencakup tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Tepus, Panggang, Paliyan, Semin, Purwosari, Girisubo, dan Ponjong. Namun, belum ada upaya konkret guna menanggulangi serangan monyet ekor panjang ini.

Seorang Gadis Mendadak Jadi Pelukis Hebat Setelah Kehilangan Seluruh Otak Kirinya

Seorang gadis yang hidup dengan setengah otak karena mengalami kecelakaan mobil mengerikan sadar dari keadaan koma dengan kemampuan artistik baru. Taisia Sidorova, 21 tahun, dari St Petersburg, Rusia, itu telah dinyatakan tidak punya harapan hidup setelah kecelakaan tiga tahun lalu yang membuat setengah tengkoraknya hancur dan fragmen-fragmen tulang menjepit otaknya.

Para dokter harus menyingkirkan otak kirinya yang rusak, yang berperan dalam urusan logika dan analisis, dan menempatkan pelat pelindung ke dalam kepalanya. Mereka tidak banyak berharap pada pemulihannya dan memberi tahu ibunya, Irina, bahwa Taisia kemungkinan akan cacat selama sisa hidupnya.

Namun, secara perlahan, dengan cinta dan dukungan keluarganya, dia mulai sadar, mulai berbicara, dan akhirnya diizinkan pulang ke rumah. Irina mengatakan, sebagaimana dikutip Daily Mail, Kamis (21/7/2011), “Dia butuh istirahat dan memulihkan kekuatan ketika ia berada di sini, masih harus ada operasi lagi untuk membentuk kembali tengkoraknya. Saat itulah ia mulai membuat sketsa untuk terapi meskipun dia tidak pernah tertarik dengan hal semacam itu sebelumnya. Ternyata dia benar-benar bagus.”

Guru seninya, Ostrowski Ludmilla, mengatakan, “Saya tidak pernah menilai kemampuan artistiknya sebelumnya, tetapi dia seperti orang yang baru sekarang, dia punya bakat alami untuk seni. Ini luar biasa.”

Ibunya menambahkan, “Dia lemah pada awalnya. Para dokter tidak percaya dia akan bertahan. Saya tidak mau menerima kondisi itu dan saya berada di samping tempat tidurnya, berdoa, memijat, dan berbicara kepadanya.” Dia mengatakan, sesuatu terjadi pada malam Tahun Baru ketika ia menangis di samping tempat tidur putrinya. Taisia lalu menggerakkan tangannya untuk menyeka air mata ibunya. Dua tahun kemudian, dia telah belajar cara memegang pensil di tangan kirinya sebelum mengambil sebuah kuas cat.

Dokter yang merawat Taisia menambahkan, “Otak manusia merupakan hal yang luar biasa. Dalam kasus dia, bagian yang tersisa tampaknya telah berkembang untuk mengimbangi bagian yang hilang, dan pada saat yang sama memberinya bakat seni yang sebelumnya belum ditemukan.”

Taisia yang kehilangan otak kirinya hanya bisa menggerakkan secara terbatas tangan kanannya, penglihatan pun terbatas. Dia sekarang menggambar dengan tangan kiri.

Berkat Teknologi Canggih Lukisan Yesus Disalib Karya Michelangelo Seharga 1,4 Triliun Ditemukan Di Asrama Universitas Oxford

Sebuah lukisan yang telah tergantung sejak 1930-an di dinding sebuah aula asrama mahasiswa di Universitas Oxford, Inggris, diyakini sebagai karya Michelangelo. Ada pula yang menyatakan lukisan yang dibuat pada pertengahan abad ke-16 itu buatan Marcello Venusti.

Namun, menurut ahli dari Italia, Antonio Forcellino, hasil tes dengan teknologi infra merah menunjukkan lukisan berukuran panjang 68,58 sentimeter dan lebar 30,48 sentimeter itu asli buatan Michelangelo. “Tak seorang pun kecuali Michelangelo yang bisa membuat sebuah karya agung,” tulis Forcellino dalam bukunya berjudul The Lost Michelangelos.

Ahli Michelangelo dari Universitas Washington, Amerika Serikat, Profesor William Wallace, mengatakan yang membuat hal ini menarik lantaran Forcellino menyatakan lukisan Yesus Disalib itu asli buatan Michelangelo. “Ia seorang ilmuwan yang memiliki reputasi,” ujarnya.

Menurut Clare Dawey dari asuransi Axa, lukisan itu bakal menjadi karya seni paling mahal yang pernah dijual. “”Karya itu bisa menembus angka Rp 1,4 triliun jika para ahli percaya itu benar-benar asli,” katanya.

Jika perkiraan itu benar, karya Michelangelo ini bakal mengalahkan lukisan Pablo Picasso yang terjual melalui lelang tahun lalu seharga Rp 963,5 miliar.

Lukisan Yesus Disalib dengan Madonna, Santo Yohannes, dan dua malaikat yang bersedih itu kini disimpan di Museum Ashmoleon, Oxford. Karya itu bakal dipamerkan di Milan dan Roma musim gugur mendatang.

Jamur Hantu Yang Mampu Bersinar Dalam Gelap Ditemukan Tumbuh Kembali Setelah 150 Tahun Mati

Spesies jamur Neonothopanus gardner berhasil ditemukan kembali di wilayah Brazilia pada tahun 2009 oleh tim ilmuwan yang dipimpin Dennis Desjardin dari San Fransisco State University. Sebelumnya, spesies itu dinyatakan menghilang sejak tahun 1840.

Penemuan kembali spesies tersebut dimuat dalam jurnal Mycologia bulan Juli 2011. Neonothopanus gardner unik karena bisa bercahaya (bioluminescence) dalam gelap seperti kunang-kunang. Jamur yang bisa memproduksi cahaya acapkali disebut jamur hantu.

Untuk menemukan spesies ini, Desjardin dan rekannya harus keluar di malam hari, mengarungi hutan dan waspada dengan serangan ular dan jaguar. Dengan kamera digital, mereka memotret jamur yang diduga bioluminescence dan menganalisa sinarannya, kadang yang tak bisa dilihat mata.

“Jamur ini bercahaya 24 jam sehari, selama oksigen dan air ada,” kata Desjardin. Hal itu berlainan dengan hewan bioluminescence yang hanya mengeluarkan cahaya dengan pola semburan. Menurut Desjardin, hal itu menunjukkan bahwa senyawa penyebab cahaya tersedia dalam jumlah melimpah.

Menurut Desjardin, cara jamur ini memproduksi cahaya sama dengan cara kunang-kunang, yakni dengan senyawa luciferin. Enzim luciferace akan memacu interaksi senyawa tersebut dengan air dan oksigen sehingga menghasilkan senyawa baru yang mengemisikan cahaya.

Luciferin dan luciferace pada jamur sampai kini belum diidentifikasi. Alasan jamur mengeluarkan cahaya juga masih misteri. Ilmuwan menduga, cahaya berperan menarik serangga, tetapi pada kasus jamur foxfire yang mengeluarkan cahaya di mycelium-nya (unit vegetatif jamur yang terdiri dari benang-benang halus), cahaya justru membahayakan.

“Kita belum tahu mengapa hal itu terjadi. Mungkin mycelium (dalam kasus fiorefox) bercahaya untuk menarik pemangsa serangga dan akan memakannya sebelum serangga sendiri berhasil memakan mycelium. Tapi sejauh ini kita belum punya data pendukung pendapat ini,” urai Desjardin

Cacing Yang Dapat Hidup Di Otak Manusia Ditemukan Pada Wanita Di China

Cacing parasit hidup ditemukan di otak wanita muda di Cina. Cacing tersebut berhasil diangkat setelah operasi otak di Provinsi Jiangsu, Cina.

Menurut Yangtze Evening Post, Rabu, 6 Juli 2011, wanita tersebut didiagnosis menderita epilepsi pada Desember 2010. Akan tetapi, setelah tes darah, dokter mendeteksi wanita itu terinfeksi pathogens (mikroba). Pemeriksaan CT juga menunjukkan titik yang tidak diketahui terdapat di otaknya. Sekitar enam bulan kemudian, karena kejang-kejang tidak terkendali, pasien itu menjalani operasi.

Saat operasi, tim dokter menemukan granuloma, tipe khusus peradangan, di otak pasien. Dokter menduga itu penyebab epilepsi yang diderita pasien.

Akan tetapi, tim dokter kemudian juga menemukan cacing parasit sepanjang 23 centimeter yang diduga sebagai penyebab granuloma dan epilepsi.

Para ahli mengatakan cacing parasit kemungkinan masuk ke otak setelah pasien memakan makanan yang mengandung telur cacing tersebut. Namun, asal cacing itu hingga kini belum diketahui.

Fenomena Jabal Magnet Madinah Muncul Di Purwokerto dan Banyumas: Mobil Bisa Jalan Sendiri Di Tanjakan

Sejumlah ahli meyakini fenomena ‘Jabal Magnet’ Purwokerto sebagai ilusi optik. Artinya apa yang dilihat mata tidak selalu sesuai dengan kenyataan yang ada.

Fenomena ilusi optik sejak zaman filsuf Plato telah menjadi perdebatan hangat. Bermula pada 450 SM, Epicharmus dan Protagorus berselisih pendapat terkait ilusi optik.

Epicharmus percaya bahwa indera manusia hanya bisa mendengar, melihat, mengecap, mencium dan menyentuh saja. “Sisanya buta dan tuli,”kata filsuf ini.

Tapi, Protagorus punya pendapat lain. Ia mengatakan pengalaman manusia di dunia dipengaruhi lingkunganya. “Manusia tidak lain hanyalah sekumpulan sensasi,”kata Protagorus.

Plato sebagai filsuf ternama saat itu menengahi dengan pemikiran bijaknya. “Epicharmus dan Protagorus keduanya benar dan salah,”kata Plato guru dari Aristoteles itu. Plato menyatakan indera manusia bisa dipercaya, tapi dengan mudah tertipu.

Nah jika benar ilusi optik, artinya apa yang dirasakan penduduk sekitar Banjarsari itu hanyalah tipuan dari indera manusia.

Sebelumnya puluhan warga merasakan kendaraan yang mereka tumpangi bergerak meski kasat mata jalan yang dilaluinya menanjak. Mereka menyamakan fenomena ini serupa Jabal Magnet sesungguhnya di Madinah, Arab Saudi.

Selain di Purwokerto, fenomena mirip terdeteksi ada di Gunung Kelud. Meski tidak ada magnet yang menarik, kedaraan di jalan menanjak itu bisa bergerak naik tanpa bantuan apapun.

Terdapat video YouTube menampilkan sebuah mobil seolah ditarik suatu gaya, mobil itu berada dalam keadaan mati. Kejadian di Baturaden, Purwokerto, ini sekilas mirip bukit magnet yang ada di Madinah.

Warga lokal pun meyakini adanya magnet yang menarik mobil tersebut. Namun, para ahli mengklaim mobil itu bergerak bukan karena daya tarik magnet melainkan mobil tersebut berada pada jalan menurun, bukan tanjakan.

Berbeda, video Madinah, ketika terdapat bis yang sudah dimatikan dan berada pada permukaan datar, bis tertarik dengan sendirinya oleh gaya magnet. Supir tak perlu menyalakan mesin karena mobil bisa berjalan sendiri berkat gaya aneh ini.

Bukit magnet paling banyak muncul di Amerika Serikat (AS), termasuk Alaska, Alabama, California, Florida dan lainnya. Namun, beberapa sumber AS mengklaim, bukit magnet hanyalah ilusi optik, meski sering kali ditemani klaim adanya medan magnet atau bahkan gaya supernatural.

BANYUMAS-Sebuah fenomena alam yang mirip seperti terjadi di Madinah, Arab Saudi berupa Jabal Magnet terjadi di kabupaten Banyumas Jawa Tengah. kekuatan daya tarik magnet ini mampu menarik mundur hampir semua jenis kendaraan yang dalam kondisi mesin dimatikan. kejadian ini membuat geger dan menjadi tontonan warga.
Bagi anda yang sudah pernah menyaksikan Jabal Magnet di Madinah, barangkali seperti inilah yang terjadi di Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, kabupaten Banyumas Jawa Tengah, atau tepatnya di area Balai Besar Pembibitan Ternak Sapi Perah (BB-PTSP) Baturaden.

Kekuatan daya tarik magnet ini bahkan bisa menarik mundur hampir semua jenis kendaraan roda empat dan roda dua dengan kondisi mesin dimatikan.

Beberapa warga yang mencoba mematikan mesin kendaraannya dibuat terkejut, saat kendaraan itu bisa bergerak mundur sendiri. Bahkan sebuah mobil polisi yang ditumpangi belasan warga, mampu bergerak mundur , meskipun jalan sepanjang sekitar 200 meter tersebut dalam posisi menanjak.

Menurut warga, munculnya Jabal Magnet di Limpakuwus Banyumas ini sejak awal April lalu. saat itu seorang pengendara motor yang parkir di lokasi tersebut tiba tiba motornya bergerak sendiri. Warga yang mengetahui fenomena alam ini kemudian beramai ramai mencobanya. “Kami penasaran dan langsung mencobanya ke sini,” ujar Heri, warga Purwokerto.

Sementara itu, Tim Peneliti Geologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto yang dipimpin Ir Muhammad Azis MT,saat melakukan penelitian di lokasi mengatakan, belum berani memastikan apakah lokasi tersebut sama dengan yang ada di Madinah. meski begitu, alat pengukur yang dibawa menunjukan, daya magnit di atas jalan aspal tersebut cukup tinggi. ” Kita akan akan kembali melakukan penelitian dengan menggali bebatuan yang ada di bawah jalan. Supaya hasilnya lebih akurat, ” ujar Azis